19+ Aliran Seni Rupa Beserta Penjelasannya ( harus kalian ketahui )

19+ Aliran Seni Rupa Beserta Penjelasannya ( harus kalian ketahui )

Aliran Seni Rupa – Seni rupa merupakan cabang dari seni yang bisa diterima oleh indera penglihatan dan perabaan. Dengan menciptakan kesan estetika yang didapatkan menggunakan pengolahan kepada titik, garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan.

Dalam seni juga tidak hanya aliran tetapi terdapat juga unsur seni rupa yang ada didalamnya. Dibawah ini merupakan 20 Aliran Seni Rupa beserta penjelasannya secara rinci. Okee langsung saja kita simak artikel ini dengan seksama. Selamat Membaca.

1. Aliran Seni Rupa Naturalisme

Aliran Seni Rupa Naturalisme
Aliran Seni Rupa Naturalisme

Naturalisme ialah aliran pada seni rupa yang berusaha melukiskan sebuah objek yang mempunya kesamaan dengan keadaan alam.

Ciri-ciri aliran seni rupa naturalisme merupakan wujudnya sama persis sesuai aslinya dan bisa dilihat oleh mata kita. Perspektif, proposrsi, keseimbangan, pewarnaan, dan prinsip-prinsip yang dimiliki seni rupa lainnya telah tergambar sesuai dengan pemandangan yang aslinya.

Kebanyakan dari aliran seni rupa naturalisme mengambil objek landscape ataupun pemandangan alam. Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa naturalisme merupakan Wakidi Basuki Abdullah, Gambir Anom, dan Abdullah Sudrio Subroto.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa aliran naturalisme merupakan Theodore Rousseu, Franss Hall, William Bliss Baker, dan William Hogart.

2. Aliran Seni Rupa Realisme

Aliran Seni Rupa Realisme
Aliran Seni Rupa Realisme

Realisme ialah aliran seni rupa yang menggambarkan objek dengan keadaan yang benar-benar nyata dan tidak berfokus terhadap objek. Ciri-ciri aliran seni rupa realisme merupakan penggambaran objek wajib paling diperhatikan dan detail. Khususnya untuk menciptakan kesan dan suasasna dari objek tersebut.

Kebanyakan dari aliran seni rupa realisme mengambil objek seperti manusia atau hewan dengan ekspresi yang terlihat hidup. Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa realisme merupakan Tarmizi dan Basuki Abdullah.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa realisme merupakan Charles Prancois, Fransisco de Goya, Honore Daumier, dan Gustove Corbert.

3. Aliran Seni Rupa Romantisme

Aliran Seni Rupa Romantisme
Aliran Seni Rupa Romantisme

Romantisme ialah aliran seni rupa yang lebih memperlihatkan nilai-nilai estetika, fantastis, irasional, dan absurd. Pada biasanya menggambarkan kisah-kisah yang romantis ataupun dramatis.

Ciri-ciri aliran seni rupa romantisme merupakan lebih memainkan warna cerah dan mecolok terhadap objek dan benda disekitar objek. umumnya aliran romantisme menggambarkan objek yang lebih sedikit.

Kebanyakan dari aliran romantisme ini mengambil objek manusia, khususnya objek pria dan wanita pada situasi yang romantis.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa romantisme merupakan Raden Saleh.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa romantisme merupakan Ferdinand Victor, Victor Marie Hugo, Eugene Delacroix, Theoborre dan Gerriwult.

4. Aliran Seni Rupa Ekspresionisme

Aliran Seni Rupa Ekspresionisme
Aliran Seni Rupa Ekspresionisme

Ekspresionisme ialah aliran seni rupa yang condong memperlihatkan curahan batin pembuatnya secara general dan bebas, baik dari imajinasi, pada batin maupun perasaannya.

Ciri-ciri aliran seni rupa ekspresionisme merupakan lebih menekankan pada ekspresi ketakutan, kekerasan, kesedihan, kemiskinan, dan ekpresi manusia. Aliran seni rupa ekspresionisme ini mengambil objek wajah manusia dan ekspresi yang diperlihatkannya.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa ekspresionisme merupakan Affandi, Popo Iskandar, dan Srihadi Soedarsono.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa ekspresionisme merupakan Vincent Van Gogh, Ernest Ludwig, Emile Nolde, Paul Gaugiuin, Karl Schmidt, JJ. Kandinsky, dan Paul Klee.

5. Aliran Seni Rupa Impresionisme

Aliran Seni Rupa Impresionisme
Aliran Seni Rupa Impresionisme

Impresionisme ialah aliran seni rupa yang memperlihatkan kesan pada objek yang di gambarkan secara sekilas ataupun selintas saja.

Ciri-ciri aliran seni rupa impresionisme merupakan objek yang digambarkan tanpa memperlihatkan detail yang khusus dan condong kabur ataupun blur.  Sebagian besar aliran seni rupa impresionisme mengambil objek manusia dan terdapat juga yang hewan.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa impresionisme merupakan Solichin, Kusnadi, Zaini dan Affandi.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa impresionisme merupakan Claude Monet, Casmile Pissaro, Vincent Van Gogh, Aguste Renoir, Mary Cassat, dan Edward Degas.

6. Aliran Seni Rupa Kubisme

Aliran Seni Rupa Kubisme
Aliran Seni Rupa Kubisme

Kubisme ialah aliran seni rupa yang cenderung memperlihatkan abstraksi objek ke pada bentuk geometri tertentuk untuk memperoleh nilai seni yang indah.

Ciri-ciri aliran seni rupa kubisme merupakan pada penggambarannya, objek dirubah pada kombinasi bidang-bidang seperti persegi, segitiga, lingkaran, dan sebagainya. Objek yang digambarkan umumnya berupa manusia dan hewan, dengan background alam ataupun bangunan.

Toko Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa kubisme merupakan Fajar Sidik dan Srihadi Sudarsono.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa kubisme merupakan Pablo Ruiz Picasso, Gezanne, Metzinger, Salvador Felip Jacint Dali Domenech, Albert Glazes, Barque, Fernand Leger, Robert Delaunay, Francis Picabia, dan Juan Gris.

7. Aliran Seni Rupa Fauvisme

Aliran Seni Rupa Fauvisme
Aliran Seni Rupa Fauvisme

Fauvisme ialah aliran seni rupa yang lebih menekankan pada corak warna yang random/bebas, imajinatif, dan liar. Aliran seni rupa ini muncul antara abad ke XX Masehi.

Ciri-ciri aliran seni rupa fauvisme merupakan bentuk dari objek yang digambar tidak terlalu penting, keliaran gambar paling ditonjolkan, dan mempunyai warna yang imajinatif. Beberapa pelukis terdapat yang melukis fauvisme ini pada bentuk landscape dan terdapat pula yang tidak terikat pada objek tertentu.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa fauvisme tersebut sampi saat ini belum diketahui.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa fauvisme merupakan Henry Matisse, Rauol Dufi, Andre Dirrain, Maurice de Vlamink Paul Cezanne, Paul Gauguin, Gustave Moreau, dan Kess Van Dongen.

8. Aliran Seni Rupa Dadaisme

Aliran Seni Rupa Dadaisme
Aliran Seni Rupa Dadaisme

Dadaisme ialah aliran seni rupa yang justru dinilai kontra seni dan kontra perasaan karena aliran seni rupa ini lebih menggambarkan refleksi kekerasan dan kekasaran.

Ciri-ciri aliran seni rupa dadaisme merupakan gambar suatu objek cenderung berbau kekerasan, kasar, dan bersifat kritikan, sindiran atau plesetan.

Objek yang dijadikan bahan lukisan tanpa batasan dan paling beragam, baik benda, manusia, hewan atau tumbuhan.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa dadaisme merupakan Hendra Gunawan.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran dadaisme merupakan Juan Gross, Guillaume Apollinaire, Marcel Duchamp, Max Ernst, Hans Arp, dan Picabia.

9. Aliran Seni Rupa Futurisme

Aliran Seni Rupa Futurisme
Aliran Seni Rupa Futurisme

Futurisme ialah aliran seni rupa yang paling menekankan keindahan gerak, garis, visual, dan warna sebagai aliran seni rupa anti kubisme yang dikatakan statis.

Ciri-ciri aliran seni rupa futurisme merupakan gambar suatu objek digambarkan pada bentuk sedang bergerak, sehingga mempunyai gerak bayang disekitarnya. Objek yang dijadikan bahan lukisan umumnya merupakan makhluk hidup, misalkan kuda yang berkaki lebih dari 4 karena digambarkan sedang bergerak pada contoh bayangan.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa futurisme tersebut sampai saat ini belum diketahui.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa futurisme merupakan Boccioni, Carlo Cara, Severini, Umberto, Ruigi Russalo, dan Gioccomo Ballad.

10. Aliran Seni Rupa Surealisme

Aliran Seni Rupa Surealisme
Aliran Seni Rupa Surealisme

Surealisme ialah aliran seni rupa yang ditujukan untuk menggambarkan objek yang biasa dijumpai pada mimpi ataupun imajinasi alam bawah sadar.

Ciri-ciri aliran seni rupa Surealisme merupakan penggabungan antara 2 objek nyata yang berbeda wujud dan terkesan aneh. Objek yang digabung pada lukisan bisa benda mati dan makhluk hidup, asal bisa menjadi unik.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran surealisme merupakan Gusti Putu Saderi dan Abdul Rahman.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran surealisme merupakan Andre Masson dan Salvador Dali.

11. Aliran Seni Rupa Post Modern / Kontemporer

Aliran Seni Rupa Modern
Aliran Seni Rupa Modern

Kontemporer ialah aliran seni rupa yang tidak terikat oleh pakem dan berkembang sesuai perkembangan zaman. Aliran seni rupa modern ini merefleksikan situasi dan waktu secara tematik.

Ciri-ciri aliran seni rupa pada  ini merupakan penggambaran objek berupa refleksi situasi situasi dan waktu yang tematik. Objek yang digambarkan merupakan objek yang dinamis, ekspresif, dinamis, dan mencolok.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa pada waktu ini merupakan Jim Nyoman Nuarta, Supankat, Sprinka, dan Angelina P.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa pada waktu ini merupakan Frank Auerbach, Richard Artschwager, dan Ida Applebroog.

12. Aliran Seni Rupa Konstruktivisme

Aliran Seni Rupa Konstruktivisme
Aliran Seni Rupa Konstruktivisme

Konstruktivisme ialah aliran seni rupa yang paling menekankan pada penggambaran seni sebuah bangunan.

Ciri-ciri aliran seni rupa konstruktivisme merupakan objek penting yang dilukis ialah bangunan dengan latar berada disekitar bangunan dari sudut gambar. Objek seperti bangunan klasik, modern, kuno, dan bangunan yang lainnya.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa konstruktivisme merupakan Jim Nyoman Nuarta, Supankat, Sprinka, dan Angelina P.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa konstruktivisme merupakan Laszlo Moholy-Nagy, Liubov Popova, Victor Pasmore, Oskar Schlemmer, dan Naum Gabo.

13. Aliran Seni Rupa Pop Art

Aliran Seni Rupa Pop Art
Aliran Seni Rupa Pop Art

Populer art merupakan aliran seni rupa yang muncul efek kejenuhan pada seni tanpa objek yang jelas.

Ciri-ciri aliran seni rupa pop art merupakan sebagian besar karya seni rupa pop art berupa seni rupa karikatur yang menggambarkan krritik, humor, atau sindiran. Objek umumnya berupa manusia yang digambarkan secara perspektif ataupun cara pandang lain.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa pop art merupakan Nyoman Nuarta dan Ris Purnomo.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa pop art merupakan Tom Wasselman, Claes Oldenburg, George Segal, Yoseph Benys, dan Cristo.

14. Aliran Seni Rupa Abstraksionisme

Aliran Seni Rupa Abstraksionisme
Aliran Seni Rupa Abstraksionisme

Abstraksionisme ialah aliran seni rupa yang berkembang bertujuan untuk melepaskan diri dari sensasi-sensasi figuratif suatu objek. Aliran seni rupa ini paling menghindari peniruan objek secara mentah dan menggantu bentuk dan porsinya.

Ciri-ciri aliran seni rupa Abstraksionisme merupakan mempunyai 2 aliran, yakni abstraksionisme geometri dan abstraksionisme nonfiguratif. Abstraksionisme geometri berbentuk objek abstrak geometris murni. Sedangkan abstraksionisme nonfiguratif berbentuk garis dan warna.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa abstraksionisme merupakan Fajar Sidik dan Zaini.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa abstraksionisme merupakan El Lisitzky, Wassily Kadinsky, Alexander Rodchenko, dan Naum Goba.

15. Aliran Seni Rupa Neo – Klasik

Aliran Seni Rupa Neo Klasik
Aliran Seni Rupa Neo Klasik

Neo – Klasik ialah aliran seni rupa yang bersifat klasik, objektif, dan rasional. Aliran seni rupa ini muncul awal kali sesudah pecahnya revolusi Perancis.

Ciri-ciri aliran seni rupa Neo – Klasik merupakan digambar pada bentuk hiperbolis, seimbang, dan menggunakan batasan warna yang bersih dan statis. Objek yang dogambar berlatar istana sentris dan akademis.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa Neo – Klasik sampai saat ini belum diketahui.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa Neo – Klasik merupakan Jean August dan Dominique Ingres.

16. Aliran Seni Rupa Pointilisme

Aliran Seni Rupa Pointilisme
Aliran Seni Rupa Pointilisme

Pointilisme ialah aliran seni rupa yang menggambarkan suatu objek menggunakan titik-titik.

Ciri-ciri aliran seni rupa pointilisme merupakan saat objek digambar maka tentu terlihat jelas dari kejauhan, dan lebih kurang membaur apabila dinikmati dari dekat. Titik yang dipakai terdiri dari bermacam jenis variasi, baik tebal tipis, besar kecil, atau berwarna hitam putih.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa pointilisme merupakan Keo Budi Harijanto dan Rijaman.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa pointilisme merupakan Vincent van Gogh dan Serat’s La Parade.

17. Aliran Seni Rupa Primitif

Aliran Seni Rupa Primitif
Aliran Seni Rupa Primitif

Primitif ialah aliran seni rupa yang memperlihatkan sebuah objek berlandaskan gaya penggambaran yang primitif di dinding goa.

Ciri-ciri aliran seni rupa primitif merupakan objek yang digambar berupa manusia, hewan, dan tumbuhan pada bentuk garis sederhana. Detail objek tidak di tonjolkan, cuma pada penggambaran yang minimalis berupa garis sederhana.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa primitif merupakan S. Sudjojono.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa primitif merupakan Ricardo Ponce.

18. Aliran Seni Rupa Optik

Aliran Seni Rupa Optik
Aliran Seni Rupa Optik

Optik ialah aliran seni rupa yang memperlihatkan objek manipulasi visual yang bisa menipu penglihatan mata.

Ciri-ciri aliran seni rupa optik merupakan objek yang digambar cuma berupa bidang, garis, atapun objek yang cuma berwarna hitam putih. Gambar memiliki bentuk sederhana dan tidak memiliki detail yang rumit.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa optik merupakan Agus Djaja.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa optik merupakan Walter Gropius dan Bridget Louise Riley.

19. Aliran Seni Rupa Pittura Metafisica

Aliran Seni Rupa Pittura Metafisica
Aliran Seni Rupa Pittura Metafisica

Pittura metafisica ialah aliran seni rupa yang memperlihatkan sebuah objek dengan sentuhan ataupun goresan metafisica. Aliran seni rupa ini ialah penentang aliran kubisme dan futuristik.

Ciri-ciri aliran seni rupa puttura metafisica merupakan objek yang digambarkan umumnya berbentuk boneka yang erat dengan hal yang bersifat metafisica dan umumnya berupa manusia yang sedang membuat aktifitas dengan latarbelakang tertentu.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa pittura metafisica sampai saat ini belum diketahui.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa pittura metafisica merupakan Carlo Carra dan Giorgio de Chirico.

20. Aliran Seni Rupa Gotik

Aliran Seni Rupa Gotik
Aliran Seni Rupa Gotik

Gotik ialah aliran seni rupa yang memperlihatkan suatu objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menekankan sesuatu berlandaskan pemilihan warna.

Ciri-ciri aliran seni rupa gotik merupakan objek yang digambarkan umumnya merupakan tokoh suci, raja, ratu, atau kesatria. umumnya lukisan dengan aliran seni rupa gotik ditemukan di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah, dan juga kastil ataupun bangunan klasik.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa gotik sampai saat ini belum diketahui.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa gotik merupakan Van Eyck, Mathias Grunnewald, Albert Durer, dan Pieter Droughel.

Nahh, itulah penjelasan beberapa Aliran Seni Rupa yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Leave a Comment