BUDAYA INDONESIA : Keragaman, Faktor, Manfaat, Beserta Penjelasannya

BUDAYA INDONESIA : Keragaman, Faktor, Manfaat, Beserta Penjelasannya

Budaya Indonesia – adalah seluruh kebudayaan nasional, kebudayaan lokal, maupun kebudayaan asal asing yang sudah ada di Indonesia sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. Budaya Indonesia tidak hanya masuk kedalam budaya asli bumiputera, tetapi juga sudah mencakup budaya-budaya pribumi yang mendapat pengaruh budaya Tionghoa, Arab, India, dan Eropa.

Budaya Indonesia

Budaya Indonesia
Budaya Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang mencakup lebih dari 17.000 pulau yang ditempati oleh sekitar 255 juta penduduk, sebuah angka yang membuat Indonesia menjadi negara di urutan keempat dalam kondisi negara dengan jumlah populasi yang terbesar di dunia. Angka ini juga keterkaitan bahwa banyak keanekaragaman budaya, etnis, agama maupun linguistik yang bisa ditemukan di dalam negara ini. Budaya tersebut sangat beragam, dari ritual Hindu yang dipraktekkan sehari-hari di pulau Bali, sampai pemberlakuan (parsial) hukum syariah di Aceh dan gaya hidup pemburu-pengumpul orang Mentawai.

Selain itu, sebelum kerangka nasional dibentuk, daerah-daerah di Indonesia mengalami sejarah politik dan ekonomi yang terpisah kondisi yang masih terlihat dalam dinamika daerah saat ini. Semboyan nasional Bhinekka Tunggal Ika (Kesatuan dalam Keragaman) mengacu pada komposisi beragam negara indonesia. Motto ini juga memperlihatkan bahwa, biarpun masyarakat multikultural, ada perasaan kesatuan sejati di pikiran dan hati masyarakat Indonesia.

Bagian Budaya di website Indonesia Investments ini bertujuan untuk membagikan informasi latar belakang penting mengenai berbagai tema kepada para pembaca. Hal ini akan menambahkan pemahaman terhadap negara ini. Pengetahuan dan pemahaman aspek-aspek budaya dan dinamika suatu negara penting sekali jika Anda berniat untuk berinvestasi secara berkelanjutan dan menghasilkan atau berniat untuk bermukim di Indonesia karena alasan bisnis maupun pribadi. Hal ini khususnya berlaku guna Indonesia yang budayanya begitu beraneka ragam dan kompleks.

Perilaku Sosial

Budaya Indonesia sangat berbeda dari budaya Barat karena ada divergensi dalam pengalaman, sistem keyakinan, hierarki, agama, pengertian tentang waktu, hubungan spasial, dan banyak lagi. Apalagi dalam Indonesia sendiri terdapat banyak budaya yang divergensi. Hal ini menjadikan Indonesia menjadi negara yang kompleks, dan karena itu negara ini menarik. Pada bagian ini kami mengusulkan beberapa do’s and don’ts untuk orang barat agar bisa berpartisipasi secara sukses dan efisien di masyarakat Indonesia.

Kolom Budaya

Dalam seri kolom ini kami mencoba untuk mengungkapkan beberapa hal yang berkaitan dengan budaya, sejarah, politik dan ekonomi Indonesia. Topik-topik yang dibahas di sini berbeda dari topik-topik mainstream yang kami tampilkan di bagian situs ini. Kolom budaya ini berguna untuk mereka yang tertarik dengan berbagai disiplin ilmu yang berhubungan dengan Indonesia. Setiap kolom bisa dianggap titik awal bagi pembaca untuk mengeksplorasi topik tertentu lebih lanjut.

Politik

Bagian politik ini menyediakan ikhtisar sejarah politik Indonesia dari masa prakolonial yaitu pada saat Indonesia terdiri dari berbagai macam kerajaan, ke masa kolonial yaitu waktu nusantara secara bertahap berubah menjadi suatu kesatuan politik, ke pemerintah independen di bawah kepemimpinan Soekarno yang mengeluarkan waktu dan perhatiannya diarahkan ke politik sedangkan ekonomi dikesampingkan, ke Orde Baru Suharto yang ditandai pemerintahan yang kuat dan masyarakat sipil yang lemah, dan akhirnya ke era Reformasi saat ini.

Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi nasional yang terpadu di Indonesia bukanlah proses yang cepat dan alamiah, melainkan suatu proses yang buatan dan cukup panjang. Sebagian besar dibentuk oleh tekanan dari penindas asing dan memimpin sebagai menjadi negara dengan pemerintahan terpusat pada masa Orde Baru. Bagian ini membahas keadaan dan struktur ekonomi Indonesia yang sekarang serta menggambarkan beberapa bab yang penting dalam sejarah ekonomi (misalnya Krismon pada akhir tahun 1990an).

Agama

Agama memainkan fungsi yang sangat penting dalam masyarakat Indonesia dan kehidupan sehari-hari penduduknya. Indonesia adalah negara yang memiliki populasi Muslim terbesar di dunia, tetapi di negara ini juga terdapat jutaan orang yang menganut agama-agama lain serta kepercayaan animisme. Bagian ini secara garis besar mengkaji agama-agama utama di Indonesia yakni Islam, Kristen (termasuk Katolik), Hindu dan Budha. Penjelasan ini meliputi kerangka sejarah dan menggambarkan peran agama di Indonesia saat ini.

Demografi

Komposisi demografi sebuah negara dan kinerja ekonominya biasanya mempunyai hubungan yang kausal karena penduduk usia muda yang akan mengakibatkan tenaga kerja yang berpotensi luas, sedangkan populasi yang sebagian besar adalah paruh baya (40-an dan awal 50-an) akan memiliki masyarakat konsumtif yang berpotensi besar. Dalam seksi ini, perhatian akan diberikan kepada komposisi demografi Indonesia serta analisis mengenai akibat komposisi ini pada kinerja ekonomi Indonesia dan prospek masa depan.

Keragaman Budaya Indonesia

Budaya Indonesia
Budaya Indonesia

Keragaman Budaya di Indonesia – Indonesia adalah salah satu Negara kesatuan yang di dalamnya dipenuhi dengan keragaman dan kekayaan. Ada beragam suku bangsa dan budaya serta ras, daerah dan juga kepercayaan agama. Selain itu, masih banyak lagi keragaman budaya yang ada di Negara Indonesia.

Akan tetapi, sekalipun dipenuhi sama keragaman, Indonesia bisa mempersatukan hal itu sesuai dengan semboyan yang dimiliki oleh Negara ini, yaitu Bhineka Tunggal Ika. Adapun makna dari Bhineka Tunggal Ika itu sendiri adalah sekalipun berbeda-beda namun tetap satu jua.

Keragaman budaya sendiri juga dikenal dengan istilah cultural diversity dan ini telah menjadi sebuah keniscayaan yang dimiliki oleh bangsa ini. Di Negara ini pula, keragaman budaya merupakan sesuatu yang tidak bisa ditolak lagi keberadaannya.

Di dalam konteks yang dimengerti oleh masyarakat beragam, di samping kebudayaan dan juga suku bangsa, Indonesia juga terdiri dari berbagai adat dan budaya daerah yang sifatnya lebih mengarah kepada kewilayahan yang menjadi pertemuan antara adat yang satu dengan adat yang lainnya. Kebudayaan sekerumunan suku yang ada di kawasan tersebut.

Dengan ditambah jumlah penduduknya yang mencapai lebih dari 200 juta orang yang berdiam di berbagai pulau di Indonesia. Mereka juga menetap di suatu wilayah dengan keadaan geografis yang berbeda dimulai dari kawasan pegunungan yang merupakan daerah dengan dataran tinggi, lalu dataran rendah dan juga pesisir, daerah pedesaan, daerah perkotaan dan lain sebagainya.

Hal tersebut juga sangat berkaitan dengan tingkat peradaban yang ada di dalam suatu kelompok tertentu di Indonesia yang notabene sangatlah beragam. Pertemuan dengan berbagai budaya dan juga adat tersebut sangatlah mempengaruhi proses percampuran kebudayaan yang terdapat di Indonesia sendiri dan itu tentu saja menimbulkan bertambahnya berbagai kebudayaan yang terdapat di Indonesia.

Selain itu, dengan semakin berkembang agama-agama besar yang juga ikut berkontribusi di Indonesia, itu juga ikut mendukung adanya perkembangan dari kebudayaan Indonesia itu sendiri sehingga menjadi sebuah cermin atas kebudayaan tertentu. Sehingga, bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan satu dari sekian Negara yang mempunyai tingkat keberagaman budaya dan juga heterohenitas yang relatif tinggi.

Tidak saja beragam dari sisi budaya dari masing-masing kelompok dalam suku bangsa, akan tetapi juga budaya yang beraneka ragam di dalam konteks peradaban, dimulai dari jaman tradisional sampai yang sifatnya modern serta kewilayahan. Dengan adanya budaya yang beraneka ragam tersebut, maka Indonesia dapat dikenal sebagai Negara yang memiliki keunggulan tersendiri bila dibandingkan dengan Negara yang lainnya.

Potret kebudayaan yang terdapat di Indonesia dapat dikatakan beragam dan juga beragam. Dan tidak kalah pentingnya juga adalah secara sosial dan juga politik, Indonesia memiliki jalinan sejarah serta dinamika interaksi di antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain secara kuat. Dan hal ini telah dimulai sejak jaman dahulu.

Interaksi antara satu adat dengan adat yang lain, serta kebudayaan yang sudah terjamin tidak hanya antara satu kelompok dengan kelompok yang berbeda. Akan tetapi antara satu peradaban dengan peradaban yang berbeda. Contohnya saja mendarat nya kapal Portugis di daerah Banten sekitar abad pertengahan sudah membuka diri Negara ini di lingkup pergaulan di kancah internasional masa tersebut.

Hubungan yang terjalin di antara pedagang kawasan pesisir Jawa dan juga Gujarat ternyata membuat dampak yang sangat penting kepada bangunan interaksi antara satu peradaban dengan peradaban lain di Indonesia. Sehingga berbagai singgungan peradaban tersebutlah yang nantinya dapat membangun daya elasitas Negara ini di dalam melakukan interaksi dengan perbedaan yang terjadi.

Pada sisi yang lain, Indonesia juga mempunyai kemampuan untuk menelisik dan juga mengembangkan budaya lokal di tengah maraknya singgungan antara bangsa satu dengan bangsa yang lainnya di kala itu. Dan sejarah sendiri sudah memberikan bukti bahwa kebudayaan yang ada di Indonesia dapat hidup dengan berdampingan, saling mengisi dan juga mampu berjalan secara paralel.

Misalnya saja adalah kebudayaan keraton atau kerajaan yang mampu berdampingan secara paralel dengan kebudayaan berburu serta meramu di beberapa kelompok masyarakat. Di dalam konteks saat ini, kita dapat menjumpai tentang bagaimana suatu kebudayaan dalam masyarakat urban dapat berjalan secara pararel dengan kebudayaan yang terdapat di pedesaan bahkan dengan kebudayaan masyarakat seperti berburu dan juga meramu di beberapa tempat.

Pola relasi dan juga hubungan yang sudah terjalin di antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain tersebut dapat berjalan dengan damai di dalam bingkai semboyan Bhineka Tunggal Ika. Yang di dalamnya tidak hanya mengacu kepada keberagaman suku bangsa dan budaya, namun juga di dalam sebuah konteks kebudayaan.

Dengan didasari pula dengan kelompok suku bangsa yang  bisa mencapai 700 an suku di berbagai wilayah nusantara ini dan disertai pula dengan Beragam karakter kelompok dari masyarakat itu sendiri yang sangat beragam dan juga berbagai keberagaman agama, rumah adat, pakaian adat, kesenian dan juga berbagai makanan yang tak kalah beragam.

Masyarakat Indonesia sendiri termasuk ke dalam jenis masyarakat yang bisa dibilang majemuk dan juga memiliki karakter unik. Salah satu ciri khasnya adalah budaya gotong royong yang ada di dalamnya. Oleh karena itu, masyarakat Indonesia khususnya bagi para generasi bangsa sudah selayaknya memiliki kemampuan untuk menjaga dan juga melestarikan kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa tercinta ini.

Jangan sampai perbedaan yang ada di dalamnya menjadikan manusia semakin lemah dan juga memunculkan adanya konflik antar budaya dan suku. Namun, mari bersama-sama menyongsong Indonesia yang memiliki kejayaan ini dengan penuh harapan indah dan juga semangat yang tinggi.

Manfaat Keberagaman Budaya Indonesia

Budaya Indonesia
Budaya Indonesia

Keragaman budaya yang terdapat di Indonesia sesungguhnya memiliki manfaat tersendiri. Di antara manfaat dari keberagaman budaya adalah sebagai berikut ini.

1. Sebagai Promotor Nilai-Nilai Kemanusiaan

Manfaat dari keragaman budaya yang pertama adalah ia bisa dijadikan sebagai promotor untuk nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri. Di saat sebuah organisasi memiliki berbagai karyawan yang memiliki berbagai budaya, maka hal tersebut tentunya menunjukkan bahwa organisasi tersebut sangat menyadari dan mengakui serta merayakan keberagaman yang ada pada seseorang yang pada dasarnya memiliki latar belakang berbeda.

Hal ini tentu saja menjadikan anggota organisasi tersebut berpikiran bahwa kontribusi dan juga nilai mereka sedang direalisasikan di dalam sebuah managemen organisasi yang baik.

2. Meningkatkan Produktifitas dan juga Profitabilitas

Untuk manfaat dari keragaman budaya yang selanjutnya adalah membantu meningkatkan produktifitas dan juga profitabilitas. Terlepas dari berbagai nilai kemanusiaan yang ada, keragaman budaya ternyata juga bisa memberikan manfaat yang nyata kepada bidang bisnis di berbagai belahan dunia.

Persuasi secara aktif soal keberagaman yang ada di berbagai tempat kerja secara langsung tentunya dapat memberikan dampak di dalam meningkatkan produktivitas dan juga profitabilitas organisasi dan juga karyawan. Juga meningkatnya produktivitas dan profitalibitas di dalam organisasi.

3. Membantu Membuat Kolam Bakat

Selain beberapa yang telah disebutkan di atas, manfaat lain dari keragaman budaya di Indonesia adalah dalam membantu membuat suatu kolam bakat. Ketika organisasi telah melakukan investasi dalam keberagaman, maka hasilnya di dalam menciptakan suatu kolam bakat tentu saja juga lebih besar.

Ini menjadi sebuah situasi win-win entah itu untuk karyawan dan juga organisasi. Sebagaimana sebuah kolom bakat yang menyediakan organisasi dengan berbagai keunggulan kompetensi yang bisa membantu memajukan dan juga membantu meningkatkan lingkungan yang besar.

4. Bertukar Ide Ide Inovatif

Ketika di dalam sebuah organisasi, di dalamnya ada berbagai orang atau anggota dengan beragam latar belakang,  budaya, pengalaman, ide yang kreatif dan juga inovatif di dalamnya, maka itu bisa menopang setiap orang di dalam pikiran yang berbeda-beda.

Hal ini amatlah wajar karena orang-orang hidup dengan beragam pengalaman dan juga beragam prespektif di dalamnya sehingga diharapkan itu akan mampu menghasilkan suatu ide jenius dan juga solusi yang terbaik untuk berbagai masalah yang sedang dihadapi. Ini merupakan sebuah nilai yang besar untuk karyawan dan juga organisasi.

Pertukaran ide yang bisa berjalan secara dinamis akan terjadi di antara orang dengan perbedaan persepsi di dalamnya dan itu bisa membuahkan suatu ide atau hasil yang lebih kreatif. Situasi semacam ini juga pernah dibuat oleh beberapa orang yang memiliki pola pikir serta budaya yang sama.

5. Manfaat Keanekaragaman

Sudah sangat banyak studi yang sangat berhubungan dengan kegiatan organisasi yang bisa menyimpulkan suatu pemahaman bahwa mempromosikan keberagaman budaya ternyata dapat mengurangi adanya ketidak hadiran.

Adanya perputaran dari karyawan yang notabene lebih rendah akan dapat mengurangi biaya yang notabene itu mempunyai hubungan dengan perekrutan karyawan baru dan juga mengurangi adanya tanggung jawab hukum di dalam menggugat diskriminasi.

Di dalam dunia saingan ini, keragaman budaya sendiri ternyata memiliki cukup banyak manfaat di dalamnya. Masyarakat Indonesia sendiri adalah masyarakat yang di dalamnya terdapat berbagai suku bangsa yang lebih dari 13 ribu pulau yang terdapat di berbagai belahan dunia Indonesia.

Dan masing-masing suku bangsa sendiri memiliki identitas budaya, sosial, politik, bahasa, adat dan juga tradisi yang ada di Indonesia sendiri.

Ciri Keragaman Kebudayaan Lokal di Indonesia

Budaya Indonesia
Budaya Indonesia

Keragaman budaya itu memiliki beberapa ciri khusus. Berikut ini adalah ciri-ciri keragaman budaya yang wajib diketahui.

1. Keragaman Suku Bangsa

Melalui ilmu antropologi, maka dapat diambil pemahaman bahwa nenek moyang bangsa ini asalnya adalah dari daerah Yunani dan juga Cina Selatan. Sekitar tahun 3000-500 SM, Indonesia sudah menjadi daerah yang ditempati oleh para penduduk migran dari Submongoloid Asia. Sesudah itu, mereka bercampur dengan penduduk asli pribumi Indonesia yang asalnya adalah dari Asia Selatan.

Klasifikasi suku bangsa yang terdapat di Indonesia sendiri menurut Van Vollenhoven yang kemudian membagi Negara ini menjadi 19 kawasan suku bangsa, di antaranya adalah:

  • Aceh
  • Bangka dan juga Belitung
  • Bali dan juga Lombok
  • Gorontalo Melayu
  • Minangkabau, Mentawai
  • Kalimantan
  • Minahasa
  • Ambon
  • Jawa Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Ternate
  • Sumatra Selatan
  • Irian
  • Timor
  • Gayo-Alas dan Batak
  • Jawa Tengah dan Jawa Timur
  • Surakarta
  • Yogyakarta
  • Toraja

2. Keragaman Bahasa

Bangsa ini masuk ke dalam jenis rumpun bahasa Austronesia (Australia-Asia). Salah seorang peneliti yang bernama Gorys Keraf kemudian membagi rumpun bahasa yang ada tersebut menjadi beberapa bagian, di antaranya adalah sebagai berikut ini:

Bahasa Austronesia Barat atau yang dikenal dengan bahasa Indonesia atau Melayu yang terdiri ari Bahasa bahasa Hesperonesia (Indonesia bagian Barat) yang terdiri dari Aceh, Batak, Gayo, Minahasa, Melayu, Minangkabau, Lampung, Melayu Tengah, Bima, Mentawai, Jawa, Sunda, Madura, Dayak, Bali, Sasak, Gorontalo, Bugis, Toraja, Makasar, Manggarai, Nias, Sabu, dan Sumba. Kemudian Bahasa Indonesia Timur yang terdiri dari Bahasa Timor-Ambon, Sula Bacan, Haimahera Selatan-Irian Barat.

Bahasa Bahasa Austronesia bagian Timur atau Polinesia yang terdiri dari bahasa bahasa Melanesia (Melanesia dan pantai di bagian Timur Irian). Melanesia sendiri asalnya adalah dari bahasa Yunani yang merupakan suatu wilayah yang bentuknya memanjang dari kawasan Pasifik Barat sampai dengan Laut Arafura, Timur dan juga bagian laut Australia. Kemudian bahasa bahasa Heonesia (bahasa Makronesia dan juga Polinesia).

3. Keragaman Religi

Indonesia juga termasuk Negara yang di dalamnya memiliki berbagai agama atau kepercayaan yang beragam. Di Negara ini setidaknya ada enam agama yang sudah diakui oleh Negara secara resmi. Ke enam agama yang dimaksud tersebut adalah Islam, Budha, Katolik, Konghucu, dan juga Protestan.

Di samping itu, ada juga berbagai kepercayaan lain yang ada di tengah masyarakat dan berkembang di dalamnya.

4. Keragaman Seni dan Budaya

Selain beberapa keragaman yang disebutkan di atas, Indonesia juga memiliki seni dan juga budaya yang sangat beragam antara kelompok satu dengan kelompok yang lainnya.  Contoh dari wujud nyata dari keragaman seni dan budaya ini adalah seni tari, seni sastra, seni musik, seni drama, seni rupa dan masih banyak lagi yang lainnya.

Masalah Akibat Keragaman Budaya Indonesia

Budaya Indonesia
Budaya Indonesia

Mengatur masyarakat yang kesemuanya mempunyai perbedaan tersendiri dalam berbagai hal tentu saja menjadi hal yang lebih sulit jika dibandingkan dengan mengatur atau mengurus masyarakat atau kalangan yang kebetulan memiliki kehendak, ciri, adat istiadat yang sama.

Adapun ide yang menarik untuk digunakan sebagai solusi mengikis kesalahpahaman dan juga pertikaian di antara kelompok satu dengan yang lain dalam rangka membangun benteng yang pengertian adalah dengan multikulturalisme dan juga sikap toleransi dan juga empati di antara budaya yang satu dengan budaya yang lain.

1. Multikulturalisme

Multikulturalisme menjadi suatu istilah yang dipakai untuk menjelaskan suatu pandangan mengenai keragaman hidup di dunia ini. Ia juga bisa di maknai sebagai sebuah kebijakan kebudayaan yang lebih menekankan kepada penerimaan kepada adanya suatu realita keragaman dan juga berbagai jenis budaya yang terdapat di dalam kehidupan bermasyarakat dan itu sangat berkaitan dengan nilai-nilai, sistem, adat atau kebiasaan, budaya serta politik yang mereka anut.

Di dalam multikulturalisme, masyarakat dituntut untuk dapat melihat serta menyikapi adanya perbedaan. Multikulturalisme sendiri juga mengajak kepada segenap masyarakat untuk melihat adanya keragaman di dalam kacamata yang setara. Sehingga tidak ada satu pun budaya yang boleh merasa lebih tinggi dari budaya yang lainnya.

Selain itu, di dalam keragaman yang ada, tidak diperkenankan adanya suatu sikap atau tindakan yang diskriminatif kepada yang lain. Karena inilah yang dapat memicu munculnya konflik antar budaya dan golongan. Sehingga, seluruh suku bangsa dan juga budayanya perlu diperlakukan secara sama dan adil di dalam berbagai sisi kehidupan entah itu secara politik, sosial, hukum, pertahanan ataupun keamanan.

Hanya dengan cara ini, semua suku bangsa akan saling bekerja sama dan saling membantu satu sama lain untuk menjadikan bangsa ini menjadi lebih baik dan maju lagi.

2. Toleransi dan Empati

Yang dimaksud dengan sikap toleransi adalah sebuah sikap menghargai dan juga menerima adanya perbedaan dengan kelompok lain. Sementara untuk empati sendiri adalah sebuah kondisi mental dimana seseorang merasa dirinya ada di dalam suatu kondisi atau perasaan yang sama dengan kelompok atau orang lain.

Kedua sikap ini sangatlah penting untuk ditumbuhkan di tengah masyarakat yang beragam seperti Negara ini. Karena cara berfikir yang demikian akan bisa membawa seseorang kepada sikap dan juga tindakan yang mengharapi satu sama lain.

Faktor Penyebab Keragaman Budaya Indonesia

Budaya Indonesia
Budaya Indonesia

Ada berbagai faktor yang menyebabkan munculnya keragaman budaya. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Faktor dari Manusia

Ada beragam budaya yang ada di antaranya adalah disebabkan karena manusia. Secara umum, manusia adalah makhluk yang sangat suka terhadap berbagai jenis seni, misalnya seni musik, tari dan lain sebagainya. Di samping itu, masih ada juga bidang lain yang amat disukai oleh manusia. Karena kesukaan tersebut, maka kebudayaan di Negara ini menjadi amat banyak. Belum lagi, manusia sendiri memang bisa dibilang aktif dalam menciptakan suatu kebudayaan.

2. Faktor Lingkungan Alam

Selain disebabkan oleh manusia, faktor lain yang mempengaruhi keragaman budaya adalah faktor lingkungan alam. Misalnya saja terjadinya gunung meletus, gempa bumi, banjir, longsor dan sebagainya yang menyebabkan musim paceklik sehingga banyak masyarakat yang memilih untuk pindah dari satu tempat ke tempat yang lain. Sehingga ketika mereka memasuki tempat yang baru, sesudah beradaptasi, maka muncullah kebudayaan yang baru.

3. Faktor Perubahan Nilai dan Sikap

Masing-masing individu senantiasa berpegang teguh kepada yang namanya norma dan juga nilai yang ada di dalam hidup bermasyarakat. Nilai tersebut tentu saja sangat berpengaruh kepada perilaku manusia, baik secara individu atau kelompok.

Sehingga, ketika sebuah nilai tertentu berubah, maka kebudayaan manusia juga akan mengalami perubahan yang akhirnya menyebabkan keragaman budaya di tengah masyarakat.

Contoh Keragaman Budaya Indoneisa

Budaya Indonesia
Budaya Indonesia

1. Keragaman bahasa

Bahasa juga masuk dalam keragaman budaya di Indonesia. Padahal sebenarnya bahasa ini adalah alat komunikasi yang dimiliki oleh setiap negara. Namun untuk Indonesia, bahasa menjadi salah satu jenis keragaman budaya, karena ada ratusan bahasa Daerah di Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Bahasa Jawa dari Jawa, Bahasa Sunda di Jawa Barat, Bahasa Betawi dari Suku Betawi Jakarta, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Rumah adat

Padahal rumah itu memiliki fungsi yang sama dan setiap orang memilikinya. Namun untuk jenis rumah di Indonesia sangat beragam. Bentuknya sudah dipengaruhi oleh budaya atau adat istiadat. Seperti rumah khas Suku Jawa yang bernama Rumah Joglo. Akan berbeda dengan rumah Panggung yang ada di Kalimantan.

3. Lagu daerah

Lagu atau nyanyian daerah ini menjadi budaya yang beragam juga di Indonesia. Setiap daerah memiliki lagu daerah sendiri-sendiri. Ada lagu Apuse dari Irian Jaya, lagu lagu Ilir-ilir dari Jawa Timur, Ampar-Qmpar Pisang dari Kalbar, dan lain-lain.

4. Alat musik

Alat musik juga berbeda-beda setiap daerahnya. Ini merupakan keragaman budaya Indonesia yang sudah mendunia, seperti angklung dari Tanah Sunda, gamelan dari Jawa, dan sebagainya.

5. Tari-tarian

Tarian daerah yang khas dibawakan oleh penari-penari Indonesia yang lemah gemulai. Ada Tari Remo dari Jatim, Tari Piring Sumbar, Tari Reog dari Ponorogo, dan lain-lain

6. Upacara adat

Ini terkait dengan ritual daerah yang berbeda-beda. Ada Ngaben ( upacara pembakaran mayat ) dan Sabak ( upacara irigasi ) di Bali, Kasada di Tengger, Rambu Aplikasi Toraja, dan lainnya.

7. Seni pertunjukan

Menampilkan hiburan rakyat, seperti Wayang Kulit di Jawa Timur, Wayang Golek di Jawa Tengah, Ondel-ondel di Jakarta, dan sebagainya.

8. Suku bangsa

Inilah yang menjadi inti dari keragaman budaya Indonesia yang telah disebutkan sebelumnya. Perbedaan suku bangsa terkait dengan perbedaan latar belakang adat dan budaya. Ada ratusan suku di Indonesia, yakni Suku Jawa, Madura, Bali, Dayak, Papua, Mentawai, Melayu, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nah, itulah penjelasan mengenai Budaya Indonesia yang meliputi, Pengertian Budaya Indonesia,  Keragaman Budaya Indonesia, Ciri Budaya Indonesia, Faktor Budaya Indonesia secara lengkap. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan bisa bermanfaat.

Budaya Indonesia

Leave a Comment