Cerpen Tentang Persahabatan Yang Paling Mengesankan [Rekomended]

Cerpen Tentang Persahabatan Yang Paling Mengesankan [Rekomended]

Cerpen Tentang Persahabatan – Kali ini kita akan membahas beberapa contoh Cerpen Tentang Persahabatan yang mungkin kalian memiliki seorang sahabat yang kalian sayangi. Mari Simak Dibawah ini dengan seksama!

Cerpen Persahabatan Sejati SMP

Cerpen Tentang Persahabatan
Cerpen Tentang Persahabatan

Saat ini aku berada di kelas 3 SMP, setiap hari kujalani bersama dengan ketiga sahabatku yaitu aris, andri, dan ana. Kita berempat sudah bersahabat sejak kecil.

Suatu saat kami menulis surat perjanjian persahabatan di sobekan kertas yang dimasukkan ke dalam sebuah botol, lalu botol tersebut dikubur dibawah pohon yang nantinya surat tersebut akan kami buka saat kami menerima hasil ujian kelulusan.

Hari yang kami berempat tunggu akhirnya tiba, kamipun menerima hasil ujian dan hasilnya kita berempat lulus semua. Kami serentak langsung pergi berlari ke bawah pohon yang pernah kami datangi dan menggali tepat dimana botol yang dahulu dikubur berada.

Kami berempat membuka botol tersebut dan membaca tulisan yang dulu pernah kami tulis. Kertas tersebut yang berisikan “Kami berjanji akan selalu bersama untuk selamanya.

Kessokan harinya, aris berencana untuk merayakan kelulusan kami berempat. Malamnya kami ber 4 pergi bersama ke suatu tempat dan disitulah saat-saat yang tidak bisa aku lupakan karena aris berencana untuk menyatakan perasannya kepadaku. Akhirnya aku dan anis berpacaran.

Begitu juga dengan andri, dia pun berpacaran dengan ana. Malam itu sungguh malam yang istimewa untuk kami berempat. Kami pun bergegas untuk pulang.

Ketika perjalanan pulang, entah mengapa perasaan ku tidak enak.

“Perasaanku ngga enak banget ya?” Ucapku penuh cemas.

“Udahlah ndi, santai aja, kita ngga bakalan kenapa-kenapa” jawab andri dengan santai.

Tidak lama setelah itu, hal yang dikhawatirkan nindi terjadi.

“Arissss awasss! di depan ada juang!” Teriak nindi.

“Aaaaaaaaaa!!!”

Bruuukkk. Mobil yang kami kendarai masuk ke dalam jurang. Aku tak kuasa menahan air mata yang terus mengalir sampai aku tidak sadarkan diri.

Perlahan aku buka mataku sedikit demi sedikit dan aku melihat ibu berada di sampingku.

“Nindi.. kamu sudah sadar nak?” Tanya ibuku.

“Ibu.. aku dimana? Dimana ana, andri, dan aris?” tanyaku.

“Kamu di rumah sakit nak, kamu yang sabar ya, andri dan aris tidak tertolong di lokasi kecelakaan” Jawab ibu sambil menitihkan air mata.

Aku terdiam mendengar ucapan ibu dan air mataku menetes, tangisku tiada henti ketika mendengar pernyataan ibu.

“Aris, mengapa kamu tinggalkan aku, padahal aku sayang banget ke kamu, aku cinta kamu, tapi kamu ninggalin aku begitu cepat, semua pergi ninggalin aku.” batinku berkata.

2 hari berlalu dan aku berkunjung ke makam mereka, aku berharap kami bisa menghabiskan waktu bersama sampai tua. Tetapi sekarang semua itu hanya angan-angan. Aku berjanji akan selalu mengenang kalian.

Persahabatan Yang Indah

Cerpen Tentang Persahabatan
Cerpen Tentang Persahabatan

Aku Virda, aku beruntung mempunyai sahabat yang selalu ada untukku, kami melewati suka duka bersama. Suatu ketika aku dan sahabatku bertengkar karena masalah yang kuanggap sepele, semua itu baru kusadari bahwa sahabatku sangat penting bagiku.

Suatu hari aku pergi ke mall bersama sahabatku, aku menyuruhnya membawa belanjaanku, dan ternyata belanjaanku yang dibawanya tertinggal. Saat itu juga aku marahi dia dengan perkataan yang kasar karena keegoisanku.

“Vir, tolong pegang belajaan ku ini ya, soalnya berat banget” Kataku.

“Iya sini aku bantu bawa belanjaannya, takut kamu keberatan” Katanya.

“Siap, kamu memang sahabatku yang paling pengertian” Jawabku.

“Haha iyalah sesama sahabat memang seharusnya saling membantu” Jawabnya sambil tersenyum. Sembari berpelukan.

“Kamu lapar ngga?” Tanyanya

“Lapar si, mulai keruyukan nih perut” Jawabku.

“Makan yuk! sekarang aku yang traktir, aku juga lapar” Sambil menatapku dengan lemas.

“Hmm ya sudah ayoo” Jawabku.

Lalu sampailah kami di warung seberang mall.

“Kamu mau pesan apa vir?” Tanyanya.

“Aku ngikut kamu deh” Jawabku.

“Hmm oke deh” Jawabnya.

Beberapa menit kemudian kami selesai makan dan mulai berkendara untuk pulang.

“Eh.. kayaknya ada yang ketinggalan deh, tapi apa ya?” Tanyanya dengan muka yang heran.

“Hmm apa ya?” Aku membantu berpikir.

“Oh iya belanjaanku mana? Celetukku.

“Ya ampun.. oh iya aku lupa, ketinggalan di warung tempat kita makan tadi” Jawabnya dengan rasa bersalah

“Apa? Ketinggalan? Yang bener aja, kita kan udah jauh dari warung tempat kita makan tadi” Jawabku dengan kesal.

“Duh, maaf banget ya vir, aku benar-benar lupa” Jawabnya dengan berkeringat.

“Apa? minta maaf? kamu pikir dengan minta maaf bisa membuat barangku kembali dan masalah selesai? Enggak kan? Seenaknya aja kamu minta maaf” Jawabku dengan kesal, lalu tanpa basa basi aku pergi meninggalkannya.

Keesokan hari, dia datang membawa belanjaanku dan meminta maaf karena kejadian kemarin, tetapi aku tetap menghiraukan nya. Maka setelah beberapa lama lama, aku sadar bahwa hal yang aku lakukan adalah sebuah kesalahan, dan aku tersadar betapa egoisnya diriku. Akupun meminta maaf.

Cerpen Singkat Tentang Persahabatan di Sekolah

Cerpen Tentang Persahabatan
Cerpen Tentang Persahabatan

Namaku Sinta Putri, aku sangat senang dengan pelajaran Bahasa Indonesia dan Biologi. Aku mempunyai sahabat yang unik bernama Aulia, dan aku bingung dengannya. Dikarenakan sahabatku orang yang sangat sensitif. Menurut dia, aku tidak boleh suka dengan kedua pelajaran tersebut. Padahal itu hakku.

Suatu waktu disaat pelajaran bahasa inggris, tidak tahu mengapa tiba-tiba aku suka dengan pelajaran tersebut. Mungkin juga karena guru yang mengajarkan mempunyai cara penyampaian yang baik. Otomatis aku juga mulai aktif di kelas saat pelajaran bahasa inggris.

Teng teng teng, bunyi bel sekolah, waktu istirahat tiba.

Saat itu aku langsung menghampiri Aulia untuk mengajaknya ke kantin.

“Aul, ke kantin yuk?” ajakku.

“Ngga, aku ngga mau lagi sahabatan sama kamu!” jawabnya sembari buang muka.

Awalnya kejadian seperti itu hanya sekali dan kita berdua balikan seperti semula. Tetapi lama-kelamaan terjadi hal yang serupa. Sangat aneh.

Aulia bukannya mengerti perasaanku, justru bikin aku kesal. Ceritanya begini, waktu Ujian Tengah Semester (UTS) dia kesusahan menjawab soal pelajaran Biologi, disaat itu dia melihat ke arahku. Aku dan Aulia tidak satu bangku, Aulia tepat di depan tempat aku duduk.

“Sin, kamu tahu ngga nomor 5 essay? minta jawabannya dong satu aja!” tanya Aulia sembari memohon.

“Udah si, ini kan bukan ulangan biasa!” jawabnku.

“Yah kamu..” sembari jengkel.

Aku cuek saja akan hal itu dan berharap bahwa dia akan intropeksi diri. Coba bayangkan, dia sudah membuatku sakit hati dan dia ingin meminta jawaban UTS.

Beberapa hari kemudian hasil nilai UTS Biologi dibagikan dan diumumkan. Aku mendapat nilai 90 sedangkan Aulia mendapat nilai 75. Aku bisa melihat tatapan iri di sahabatku itu, dan aku sadar bahwa bersahabat dengan orang yang suka iri hati adalah hal yang susah.

Cerpen Persahabatan Singkat Saat SD

Cerpen Tentang Persahabatan
Cerpen Tentang Persahabatan

Perusak Persahabatan

Namaku Adel, sekarang aku duduk di kelas 5 SD. Aku di kelas 5 SD A. Aku memiliki sahabat bernama Jingga, sekarang aku tidak sekelas lagi dengannya. Tetapi aku masih semangat sekolah.

Aku memiliki kakak bernama Azmi, dimana dia menjadi guru di sekolahku. Hari ini aku akan berangkat sekolah bersama dengan kakakku itu.

Ketika telah tiba di sekolah, aku bergegas ke kelas karena tidak sabar ingin pergi ke kelasnya Jingga. Aku tiba di kelas 5 SD B dimana itu kelasnya Jingga, dan dia sudah berada disana.

“Hai Jingga!” Aku menyapanya.

“Hai juga Del!” Jawab Jingga singkat.

Dan Batinku berkata “Jingga terlihat tidak seperti biasanya, ada apa ya..”

Saat itu aku merasa sangat bosan karena Jingga dengan sengaja bersikap cuek kepadaku, akhirnya aku kembali ke kelas ku dan menuju ke lapangan.

Tuuut Tuuut Tuut.. bel  berbunyi dan aku bergegas ke kelas dan belajar

Waktu berlalu dengan cepat dan tak terasa sudah masuk waktu istirahat pertama. Sekarang saatnya sholat dzuhur seperti biasa, aku bersama Jingga tetapi dia tetap saja bersikap cuek sehingga aku lebih memilih menyendiri.

Setelah sholat dzuhur selesai, terdengar bel waktu pulang telah tiba. Padahal biasanya pulang jam 4. Ternyata para guru sedang mengadakan rapat. Akupun pulang ke rumah.

Setelah sampai rumah, aku segera membuka handphone dan mengeceknya. Saat aku buka BBM, ada sebuah pesan dari Cika, teman sekelas Jingga.

Cika: “Del, mulai sekarang dan seterusnya, kamu ngga usah dekat-dekat dengan jingga lagi! karena Jingga sudah menjadi teman deketku”

Aku: “Memangnya kenapa? ya sudahlah aku mengalah saja..”

Chattinganku dan Cika berakhir.

Aku duduk sembari merenung di atas kasur dan berkata “Kenapa jadi seperti ini? Hiks.. Hiks..” tangisku..

Akhirnya mulai saat itu, aku sudah tidak dekat lagi dengan Jingga.

Persahabatanku Hancur Karena Cinta

Salah satu hal yang dapat membuat seseorang lupa akan segalanya adalah Cinta. Cinta membuat kita rela berkorban apapun yang kita miliki. Untuk wanita, menurutku lebih baik mencintai daripada dicintai. Jangan berharap seseorang yang belum tentu mencintai kita, tetapi terima orang yang mencintai kita apa adanya.

Karena mencintai tanpa dicintai itu seperti kita olahraga dengan jangka waktu lama tetapi tidak membuat kurus. Karena itu belajarlah mencintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain. Itu sedikit basa-basi dariku.

Aku Amel, siswa kelas XI. Dulu aku selalu menolak dan mengabaikan orang-orang yang menyatakan cintanya kepadaku. Tetapi sekarang justru aku yang selalu diabadikan oleh orang yang aku cintai.

Aku suka dengan teman sekelasku, namanya Ferdin , dia merupakan  sahabat dekatku sejak lama. Awal diriku suka dengannya berawal saat aku kenalan dengannya dan berteman cukup akrab dan lama-lama dekat, sehingga sekarang diriku jatuh cinta.

Oh iya, aku punya teman bernama Afni, dia temanku sejak SMP. Sedangkan Aku, Afni, dan Ferdin sudah berteman dekat sejak masuk SMA.

Suatu waktu aku melihat Afni dan Ferdin bercanda bersama dan mereka terlihat dekat seperti orang sedang pacaran. Jujur, akupun cemburu melihatnya tetapi aku masih menyembunyikan kecemburuan itu didepan Afni.

Tetapi lama-lama rasa yang terpendam ini ingin kukeluarkan, dan akhirnya aku memutuskan untuk cerita ke Afni tentang perasaanku ke Ferdin.

“Af, aku mau ngomong sesuatu nih, tapi jangan ngomong ke siapa-siapa ya”

“Kamu mau ngomong apa mel?” tanya Afni.

“Jujur aku suka dengan Ferdin sejak lama, dan aku cemburu saat kamu dekat sama Ferdin!” Jawabku.

“Kamu suka sama Ferdin? Serius mel?” Tanya Afni.

“Iya, tapi kamu jangan bilang ke Ferdin ya” kataku.

“Iya, maaf sebelumnya kalau aku udah bikin kamu cemburu” Jawab Afni.

“Oke” Jawabku.

Semakin lama aku semakin dekat dengan Ferdin, namun aku perhatikan bahwa Ferdin pasti tidak akan pernah jatuh cinta denganku. Walau seperti itu, aku tetap berjuang sepenuh hati. Dan ternyata Afni juga suka dengan Ferdin.

Aku mengetahui kalau Afni suka dengan Ferdin ketika aku membaca buku diary Afni. Disana tertulis curhatan Afni tentang perasaannya ke Ferdin.

Akupun merasa kecewa setelah membaca buku diary tersebut, karena sahabat baikku ternyata suka dengan cowok yang sama denganku. Tetapi aku berfikir, rasa suka itu berhak untuk siapapun.

Saat di taman sekolah, aku melihat Afni dan Ferdin sedang mengobrol. Mereka terlihat lebih serius daripada biasanya, akupun penasaran dan menguping percakapan mereka dibalik pohon.

“Afni, aku suka sama kamu, kamu mau ngga jadi pacarku?” Tanya Ferdin.

Afni kaget sekaligus bingung mendengar pertanyaan itu. Tetapi pada akhirnya Afni menerima tawaran itu dan mulai menjadi pacar Ferdin tanpa memikirkan perasaanku, sahabatnya sendiri.

“Iya aku mau”  Jawab Afni.

Aku yang mendengarkan jawaban Afni langsung kaget dan keluar dari balik pohon, karena aku tak menyangka sahabatku akan tega melakukan hal itu.

“Af, kamu pacaran sama Ferdin? Selamat ya kamu udah bikin aku sakit hati”

Afni dan Ferdin kaget karena aku keluar dari balik pohon secara tiba-tiba dan langsung berkata seperti itu.

“Maafkan aku mel, tapi aku jujur cinta banget sama Ferdin” Jawab Afni.

“Yaudahlah”, aku pergi meninggalkan Afni dan Ferdin.

Aku pergi dengan perasaan campur aduk tidak karuan dan masih berpikir mengapa sahabatnya sendiri tega melakukan hal itu. Padahal afni tahu kalau diriku sudah lama mengejar Ferdin.

Maka persahabatanku dengan mereka berdua hancur karena cinta. Disini aku memberi amanat bahwa utamakanlah sahabatmu daripada pacarmu, karena orang yang selalu hadir disaat kamu senang dan susah itu sahabat.

Kepergian Sahabatku

Cerpen Tentang Persahabatan
Cerpen Tentang Persahabatan

Di pagi hari yang cerah. Aku dan sahabat ku berjalan bersama kesekolah. Di setiap perjalanan kami selalu tertawa dan bercanda. Hari-hari ku pun ku jalani bersama nya. Di setiap kali aku sedih dia pasti selalu menghibur ku, dia pun selalu bercerita kepadaku Dan dia lah tempatku mencurahkan isi hatiku.

Ia sangatlah baik dan pengertian,berbeda dengan teman-temanku yang lain.Mereka tidaklah menyukai aku, mereka selalu mengejek-ngejek aku,itu karna aku miskin dan keterbatasan.Tapi sahabatku tidak seperti itu.Bersyukurlah aku……..
Dia sering mengajakku kerumah-nya,dan aku pun sering mengajak nya kerumahku.Ia bernama DINDA dan aku bernama DITA.
Aku suka bercerita berkenaan hidupku kepadanya,itu karna ia bisa memberiku nasihat dan membuatku semangat,biarpun di ejek teman-temanku.Dinda merupakan tife orang peceria,ia selalu ceria biar terdapat yang bandel kepada-nya atau jail,tidak seperti aku Cuma di ejek aja aku telah merasa…….eeeeehhhhmmmm.

Pada suatu hari Dinda mengajakku jalan-jalan ke zona bermain, aku saaaangat senang,kami bermain sepuas-nya,semua permainan kami coba,mulai dari lawak putar hingga rollkoster.sampai-sampai kami lupa waktu.sekarang telah sore,akhirnya kami pulang kerumah masing-masing.

Selama aku tetap bersamanya,hidupku tentu terasa senang dan bahagia, biar diejek teman-temanku,karena terdapat dinda yang selalu menghiburku.

Tapi……… pada suatu hari ia tak hadir ke sekolah, sehabis pulang sekolah aku kerumah-nya.Tapi apaa………….dirumahnya pun kosong,aku sangat bingung,kenapa hari ini dinda tak ada,biasanya kalau ia mau pergi ia selalu memberi tahuku.tapi kali ini tidak.Aku bingung seeeekali.
Besok harinya,disekolah dinda masih tidak hadir.Aku pun kembali lagi kerumah-nya,dan masih tidak ada orang-nya. Besok hari nya lagi disekolah ia tetap tidak hadir,kambali lagi aku kerumah-nya dan masih tidak ada.Setiap hari aku menunggnya di sekolah tapi ia tak kunjung hadir.setiap hari pun aku kerumahnya.dan dirumah-nya masih tak ada orang-nya.

Akhirnya,hari-hariku, ku lewati sendirian,tidak lagi bersamanya,hari-hari pun berjalan dengan buruk.Teman-temanku tak ada yang mau menjadi temanku,mungkin…itu karna hidupku yang miskin.

Disekolah aku hanya berdiam dan berdiam,di rumah pun aku melakukan-nya lagi,berdiam dan berdiam.

Sekarang tak ada lagi yang menghiburku saat-saat aku sedih,seperti ini.Tak ada lagi canda tawa,yang ada hanya tangisan rasa kesedihan.

Setelah dua bulan, hari-hari ku lewati sendirian dan berdiam diri,tanpa nya
Di depan pintu aku mendapat kan sepucuk surat,ku buka dan ku baca surat itu.

Buat Sahabatku
DITA

Dit…..Bagaimana kabarmu??Mudah-mudahan baik-baik aja nya.
Aku udah lama pingin nulis surat ini ke kamu tapi baru sekarang ada kesempatan.
Maaf yaa…..waktu itu aku gak ngasih kabar atas kepergianku,aku tidak bisa ngasih kabar karna malam itu aku dan keluargaku jalan-jalan ke taman malam.Tapi……….. saat aku mau nyebrang,aku tak tau bahwa ada mobil disebelah kiri ku,mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi.
Dengan cepat aku tertabrak,dan orang yang menabrak itu tak tau entah kemana.Pada saat itu juga aku dibawa kerumah sakit, “kata dokter aku mengalami luka yang sangat parah”.Jadi aku harus tetap dirawat dirumah sakit sampai sekarang pun aku harus tetap dirumah sakit.
Semenjak aku terbaring dirumah sakit aku sangat kesepian.tak ada lagi canda tawa dari mu dan tak ada lagi curahan –curahan hati mu.
Aku sangat bosan dirumah sakit ini.

Dah dulu nya Dit……………

Salam Manis Selalu,
Sahabatmu
Dinda.

Aku tak menyangka………………………
Ternyata dia tabrakan,aku sangat sedih,air mata ku mengalir.Rasa sedih mengalir dihati.aku akan mendoakanmu agar kita bisa bersama-sama lagi.(ucapku dalam hati)
Waktu trus berjalan, aku tak pernah lagi tau akan kabar dari Dinda.Selama 5 bulan sudah dinda dirawat dirumah sakit dan tak kunjung sembuh.aku saaaangat sedih.kenapa dinda tak kunjung sembuh.

Pada suatu hari aku diajak oleh ibuku untuk menengok dinda,aku sangaaat senang,karna aku bisa ketemu dinda,setelah sampai dirumah sakit hati terasa senang sekali.Setelah tepat diruang rawat nya dinda,hatiku terasa sedih,dinda tak sadarkan diri,ia hanya terbaring ditempat tidur nya,lalu aku bertanya kepada ibu nya “bagaimana keadaan dinda saat ini,”
“dinda koma. jawab ibu dinda”
Hatiku lagsung sedih tak berdaya,
Akhirnya ibuku mengajaku pulang,dirumah aku sedih,nangis dan menangis,disekolah aku hanya merenung dan melamun.
Setelah berbulan-bulan,hingga setahun.aku mendapat kan kabar……………………..tak gembira.Dinda telah meniggal dunia

Aku sediiiiih banget.
Apa yang aku lakukan setelah dinda tak ada didunia ini.Aku sadar bahwa dunia ini tak selamanya ada,dan hidup ini pun kita hanya sementara,
Jadi aku akan mengulang nya dari awal.bagaimana hidup itu tanpa orang lain.
Tapi aku ingin di hidup dan mati aku akan tetap bersahabat bersama dinda.
Semoga kamu bahagia disana DINDA.

Antara Sahabat dan Cinta

Cerpen Tentang Persahabatan
Cerpen Tentang Persahabatan

Aku memiliki sahabat mereka riza, muna, dan dewi. Pada suatu hari kami didalam kelas sesudah bel jam pergantian mata pelajaran berbunyi kami berbincang sementara, dewi dan muna selalu ngomongin cowok sampai-sampai riza jengkel denga mereka taulah sifat riza ia tak suka mikirin pacaran apa lagi cowok, diantara kami berempat yang masih lajang aku dan riza, dan muna, dewi sudah punya pacar dan sudah beberapa kali ia putus jadian dengan cowok yang berbeda.
“mun lu tau gak cowok gue itu ganteng banget” ucap dewi
“kalau gue biar pu n kurang ganteng tapi kaya lho”sahut muna
“hello jadi kita gak dianggap nih?”tanya riza
aku hanya diam saja
“emang kenapa sih riz?, coment aja, bilang aja elo sirik”kata muna
“oh ya?, dew!, pacar elo itu yang keberapa?”rindir riza
“apa elo bilang?”kata dewi
tiba-tiba guru masuk
“selamat siang!”kata guru
kami pun bubar dan menun da percakapan kami.

Setelah kejadian itu hubunga kami semakin buyar, biasanya kami menyantap makan siang bersama kini hanya kita aku dan riza, sedangkan muna dan dewi makan siang dengan cowok mereka
“riz kelihatanya jarak kita semakin jauh”kataku
“biarkan saja mereka, ir makasih ya elo masih mau denganku!”katanya sambil matanya berkaca
aku pun memeluknya
hingga pada suatu hari muna diduakan oleh cowoknya, dan dia minta tolong kami
“plizz, bantu gue ya!”kata muna
riza diamsaja dan meninggalkan kami begitu saja
“riz!,”kata muna
akupun menjelaskan alasan kenapa riza tidak menjawabnya
“mun asal elo tau aja ya, kenapa riza tidak menjawab permintaan elo, elo pikir ya!, elo sudah menyakiti gue dan riza, gue masih dapat memaafkan elo tapi riza?, gue saranin elo harus minta maaf sama riza, pikirkan itu!”kataku
aku pun meninggalkanya, dan air mata muna yang semakin deras keluar.

setelah itu muna mencoba untuk minta maaf kepada riza,
“riz!, maafin ya?”kata muna
“elo minta maaf?, apa tujuan elo?”kata riza
aku berupaya untuk membujuk riza supaya dia enggan untuk maafin muna,
“riz maafin ya?, gue yakin pura” minta maaf cuma untuk kembalinya persahabatan kita yang dulu”kataku
“bener begitu mun?”tanya riza muna pun mengangguk mantap dengan mata berkaca, merereka berpelukan aku pun ikut terharu dengan kejadian itu.

setelah kejadian itu kami semakin dekat, pada suatu hari teman sekelas kami yaitu ifa ia mengirim pesan singkat yang berisi tentang dewi sahabat kami, membutuhkan do’a dari kami semua untuk kesembuhanya dari penyakitnya yaitu kelainan saraf otak, kami pun kaget, keesokan harinya kelas kami ramai dengan suara tangisan,
“riz maafin gue!, gue salah telah mengingkari janji kita untuk menjadi sahabat slamanya”kata dewi
“iya wi!, gue maafin”kata riza
“nah ginilah yang gue mau”kataku
kamipun berpegang tangan dan saling bersumpah untuk menjadi sahabat selamanya
“Kami berjanji untuk menjadi sahabat untuk selama-lamanya”kata kami bersamaan, tiba-tiba tawa kami meledak bersamaan.

Best Friend Forever

Cerpen Tentang Persahabatan
Cerpen Tentang Persahabatan

“Sahabat adalah teman yang selalu ada apapun, kapanpun, dan dimana pun.”

Kalimat itu selalu terngiang ditelingaku. Itu merupakan kalimat yang selalu diucapkan oleh sahabatku. Kami jarang jumpa karena sekolah kami berbeda. meskipun kami jarang bertemu, tetapi persahabatan kami tetap utuh.

“Tut..tut..tut..”Handphone ku berdering. sesudah aku meninjau ternyata Dinda yg menelepon ku. Dialah sahabatku.

“Hei sahabatku ! Apa kabarmu ?” Ucapnya semangat.

“Hei juga sahabatku ! Kabarku baik. Bagaimana dengan mu ?” Jawabku tak kalah semangat.

“Kabarku juga baik. Aku merindukanmu Cilla !” Ujarnya.

“Aku juga merindukanmu dinda !” Balasku.

“Oo. telah dulu ya, aku mau pergi dulu.: Ucapnya sembari mematikan telephone nya.

Ya ! Aku dan Dinda sebenarnya biasa telphonan. Tiap weekend kami selalu telephonan. Sekarang aku tinggal di Jakarta sedangkan dinda di Bandung.Biasanya apabila weekend aku selalu ke Jakarta untuk mengunjungi grandma dan grandfa. Tapi untuk kali tidak,, karena papa dan mama sedang bertugas muncul kota. Jadi aku tidak Bisa pergi. Oh ya ! Rumah dinda bersebelahan dengan rumah grandma.

“Enaknya ngapain ya ? Oh iya, jumat depan kan Dinda ulang tahun. Jadi hari ini aku hendak mencari sesuatu yang spesial ah !” Gumamku pada hati.

Aku pun pergi ke Mall untuk mencari kain flanel, dll. sesudah sampai ke rumah, aku langsung membuka Internet. kemudian meg-klik search dan mengetik “Karya dari kain flanel.”

“WOW ! Bagus sekali !” Pujiku saat menatap beribu karya dari kain tsb. Semuanya kelihatan indah. kemudian aku menunjuk beberapa bentuk yang tentu kubuat.

“Selesai.” Pekikku senang. kemudian barang-barang tsb aku letakkan disebelah laptop ku. Aku tentu ke Mall lagi untuk mencari hadiah tambahan.

Setelah sampai kerumah, Aku membungkus hadiah tsb dengan rapi dan tak lupa aku memasukkan kartu kedalamnya.

“Jadi deh !” Ucapku senang.

Keesokan harinya. . .

“Krinngggg!!!”

Alarm sekolah berbunyo. Ini saatnya untuk belajar.

Hari senin, selasa, rabu, berlalu dengan normal. Dan malam ini merupakan malam jumat. Berarti ??? OMG !!! Dinda besok ulang tahun!

“Aku tentu begadang malam ini ! Aku hendak menjadi orang yang paaalllliiiing awal mengucapkan selamat ulang tahun kepada dinda.” Gumamku semangat.

Saat malam hari . . .

Jam 21.00 . .

“Hmm, modern jam 9 nih. Enaknya ngapain ya ? Nonton aja deh. Kan mama dan papa gak terdapat di rumah. Jadi gak terdapat yg ngelarang aku buat nonton malam malam. Hahaha.” Ujarku sambil tertawa.

Film malam ini juga lumayan seru. Apalagi ditemani dengan susu dan cookies.

Jam 22.00 . . .
Aku mulai mengantuk, tapi aku harus bisa menahan rasa kantukku jika aku benar benar ingin menjadi orang yang pertama kali mengucapkan selamat ulang tahun kepada dinda.
Aku memandangi TV. Kini hanya ada film action. Lumayanlah untuk menemaniku malam ini.
Jam 22.30 . . .
“Kresek..Kresek..” Tiba-tiba sebuah suara mengagetkan ku. Aku terdiam.
“Hi..hi..hi..hi” Ada seseorang yang tertawa.
“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!!!!!!” Aku teriak sekencang mungkin. Tapi mana mungkin dapat terdengar oleh orang. Rumahku cukup besar dan aku hanya sendirian.
Aku mengambil HP ku dan aku pun menelephone mama. Handphone nya tidak aktif.Dengan sigap aku segera menelephone papa. Handphone nya jga gak aktif.Buyar semua apa yg ada di otakku.
“Haduhhh, gimana ya ??? Aku takut banget nihh .” Ucapku merinding.
“Tapi demi sahabat aku harus berani !” Gumamku sambil menggunakan sisa keberanian yang ada.
Jam 11 malam . . .
Masih menonton TV. Tapi dengan acara yang berbeda, yaitu acara dimana seorang peserta di bawa ke suatu tempat menyeramkan. Dan juga peserta tsb harus menggunakan keberanian yg ada pada dirinya. Lalu orang orang tsb dibiarkan sendirian.
Yap ! Itu adalah acara uji nyali !
Hiiiii, seremm .
Jamm 11.30 Malam . . .
Semuanya terjadi lagi.
Untuk kedua kalinya aku mendengar suara jejak kaki, anita tertawa, dll. Aku masih merinding. Tapi apalah dayaku. Jadi aku pun melawan rasa takut yang ada pada diriku. Aku pun mengingat tujuan ku begadang. Akhirnya rasa keberanianku muncul kembali.
Jam 00.00 . .
Aku segera menelephone dinda
“Tit..titt..titt..”
“Asalamualaikum wr.wb . ” Ucapku.
“Wa’alaikum salam wr.wb. Oh ternyata Cilla yg menelephone ku. Senang sekali rasanya !” Jawabnya senang.
“Hahaha.” Aku tertawa.
“Aku menelephone mu karena aku ingin mengucapkan…… Happy Birthday Sahabat ! Semoga panjang umur dan sehat selalu. Semoga kamu dapat menjadi anak yg berbakti kepada orang tuamu. Dan semoga semua harapanmu bisa terkabul !”
“Aminn.” Jawabku dan dinda serempak.
“Terimakasih cilla. Kamu telah memberikan kejutan yg paling spesial di hari ulang tahunku ini. Dan terimakasih karena kamu rela tidak tidur demi mengucapkan selamat ulang tahun kepada ku. I miss you ciilla. ” Ujar dnda di sela sela tangisannya.
“I miss you too dinda.” Balasku.
Akhirnya kami mengakhiri percakapan malam ini. Aku pun tertidur…
Keesokan harinya . . .
“Kriiinnnnggggg.” Bel sekolah tanda pulang berbunyi.
Berarti besok aku ke bandung.Aku sangat merindukan dinda. \(^_^)/
Keesokan harinya . . .
“Horeeeeee!!! Weekend !!!” Teriakku gembira.
“Cilla ? Kamu sudah bangun ? ” Panggiil mama.
“Sudah ma.” Jawabku sambil berlari menuju mama dan papa.
“Ma, pa, hari ini ke Bandung ya ?” Ucapku dengan semangat.
“Maafin papa dan mama ya cila, karna kami akan pergi keluar negeri.”
“Huuhh.” Aku menghembuskan napas kecewa.
:Tapi, kalo kamu memaksa, nanti kamu bisa diantar Pak Triyo.” Ujar papa.
Aku kembali bersemangat.
“Makasih ya ma, pa.” Jawabku sambil mencium kedua pipi mama dan papa.
“Iya sayang. Mama dan papa pergi ya !” Teriak mama dan papa bersamaan sembari keluar.
Setelah aku bersiap siap . . .
“Horeee !!!!!” Pekikku senang.
Aku pun di jemput oleh pak Triyo, supir papa.
Beberapa jam kemudian . . .
Aku sampai di Bandung. Saat aku akan menyebrang menuju rumah grandma. Sebuah truk melintas tepat dibadanku. Aku sudah tak sadar lagi..
Beberapa saat kemudian…
Aku terbangun. Aku mendengar sebuah tangisan. Ternyata yg menangis adalah dinda.
“Ha..p…p..py..bir…birth…day..ss…aaa…ha…bba..sahabat…” Ucapku terbata bata.
“In…ini…kk….kka…kado….unn…unnn…untuk….mu.” Ucapku lagi.
“Terima kasih sahabatku.” Jawabnya sambil menangis.
Setelah 3 hari dirawat, aku diperbolehkan keluar dari Rumah Sakit. Tapi aku belum diperbolehkan untuk bersekolah. Karena mama dan papa masih di luar negeri, aku pun sementara tinggal di rumah grandma.
Tiba-tiba ada yg menghampiriku. Ternyata dia adalah dinda.
“Sahabat selamanya apapun yg terjadi, kapanpun, dan dimanapun.” Ucap kami serempak.

Nah, itulah beberapa Contoh Cerpen Tentang Persahabatan yang perlu kalian ketahui. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Cerpen Tentang Persahabatan

 

Leave a Comment