9
25

Fungsi Paru Paru : Pengertian, Bagian-Bagian & Penyakitnya

Fungsi Paru Paru – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang fungsi paru paru dalam sistem pernapasan manusia yang mana paru paru ini memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh manusia. Apa kalian sudah tau fungsi paru paru bagi tubuh manusia? Jika belum, mari kita simak artikel berikut ini dengan seksama.

Pengertian Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Paru-paru merupakan salah satu organ yang memiliki peran penting dalam menjalankan sistem respirasi (pernapasan). Saat udara sampai diparu-paru, akan terjadi pertukaran antara oksigen dari luar tubuh dengan karbon dioksida dari dalam darah.  Apabila paru-paru mengalami gangguan, maka proses ini pun akan ikut terganggu

Fungsi Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Berikut ini merupakan fungsi paru paru dalam sistem pernapasan manusia, antara lain:

  1. Melindungi Jantung

Salah satu fungsi paru-paru yakni melindungi jantung. Dengan ukurannya yang besar dan teksturnya yang empuk, dapat menjadi bantalan pelindung yang baik untuk jantung. Terutama, saat terjadi benturan.

  1. Mengatur Keseimbangan pH

Jika ada terlalu banyak karbon dioksida di tubuh, maka lingkungan dalam tubuh akan menjadi terlalu asam. Saat hal ini terjadi, maka telah menjadi bagian dari fungsi paru-paru untuk mendeteksinya.

Apabila tubuh mempunyai kesamaan yang terlalu tinggi, maka organ ini akan meningkatkan ritme pernapasan supaya gas karbon dioksida bisa lebih cepat terbuang dari tubuh.

  1. Sebagai Penyaring

Salah satu fungsi paru-paru adalah sebagai penyaring. Organ ini, bisa menyaring gumpalan darah kecil serta gelembung udara yang bisa menyebabkan kondisi yang dinamakan dengan emboli.

Emboli sendiri merupakan penyumbatan aliran darah, yang dapat menyebabkan terganggunya penyebaran oksigen ke seluruh tubuh.

  1. Sebagai Tempat Penampung Darah

Paru-paru dapat menampung darah dalam jumlah tertentu, tergantung dari kondisi tubuh Anda. Fungsi paru-paru ini dapat berfungsi saat Anda melakukan aktivitas fisik yang berat, seperti olahraga, karena paru-paru akan membantu jantung bekerja lebih efisien.

  1. Melindungi Tubuh Dari Infeksi

Pada organ paru-paru, terdapat membran yang mengeluarkan imunoglobulin . Imunoglobulin sendiri merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh, dan mampu menjaga fungsi paru-paru dan melindunginya dari infeksi tertentu.

  1. Membantu Artikulasi Bicara

Aliran udara dibutuhkan agar kita bisa melafalkan huruf-huruf tertentu. Apabila paru-paru terganggu, maka aliran udaranya pun akan terganggu.

  1. Melancarkan Fungsi Mukosiliar

Fungsi lain dari paru-paru yakni dapat melancarkan fungsi mukosiliar . Cairan lengket yang ada di jalur pernapasan, berfungsi sebagai perangkap debu dan bakteri.

Selain itu, pada saluran pernapasan juga terdapat silia yang akan membantu partikel debu dan bakteri yang terperangkap tersebut bergerak ke atas untuk dikeluarkan melalui batuk, atau ke bawah untuk dihancurkan oleh sistem pencernaan.

Bagian – Bagian Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Berikut ini merupakan bagian-bagian paru paru yang harus kalian ketahui, antara lain:

  1. Bronkus 

Bronkus adalah batang percabangan dari tenggorokan atau trakea yang memiliki fungsi menghubungkan paru-paru sebelah kanan dengan paru-paru sebelah kiri. Bronkus sebelah kiri dengan ukuran yang lebih besar dan memiliki panjang sekitar 5cm, sedangkan bronkus sebelah kanan berukuran lebih lebar, pendek dan lebih lurus.

Bronkus terdiri dari oleh tulang rawan, otot polos, dan  lapisan mukosa. Tulang rawan sendiri berfungsi sebagai jaringan penyusun rangka pada bronkus otot polos, yang berguna untuk bernapas secara otomatis tanpa disadari. Lapisan mukosa dapat menghasilkan lendir untuk melindungi paru-paru dari partikel asing seperti debu atau kotoran.

  1. Bronkiolus 

Bronkiolus adalah percabangan dari bronkus yang letaknya ada di dalam alveolus. Bronkiolus memiliki fungsi yakni sebagai jalan masuknya udara menuju alveolus.

Bronkiolus memiiki diameter sekitar 1mm atau bahkan lebih kecil yang dapat berubah sesuai tekanan udara yang masuk. Pembengkakan pada diameter bronkiolus yang disebabkan oleh rangsangan hormon epineprine dan saraf simpatik disebut dengan bronkodilasi.

Sedangkan penyempitan diameter disebabkan oleh rangsangan histamin dan saraf parasimpatis disebut dengan bronkokonstriksi.

  1. Alveolus 

Alveolus adalah salah satu percabangan dari paru paru yang merupakan tempat terjadinya pertukaran gas antara gas oksigen dengan gas karbon dioksida secara difusi, dimana oksigen akan masuk dan karbon dioksida akan dikeluarkan. Struktur alveolus terdiri dari selaput tipis dan banyak terdapat kapiler darah.

Di dalam alveolus, darah akan mengambil oksigen dari udara dan melepaskan karbon dioksida ke udara. Bentuk jamak dari alveolus disebut dengan alveoli, dengan kata lain alveoli ini terdiri dari banyak alveolus.

  1. Pleura

Pleura adalah selaput yang melapisi paru-paru. Struktur pleura yaitu halus, licin, dan berbentuk seperti kantong.

Pleura memiliki fungsi untuk melindungi paru-paru dari gesekan atau mengurangi gesekan selama proses respirasi. Pleura terdiri dari 2 lapisan tipis yakni pleura viseral dan pleura parietal. Pleura visceral merupakan pleura bagian dalam yang melapisi langsung paru-paru.

Sedangkan, pleura parietal merupakan selaput pleura bagian luar yang menempel pada rongga dada. Diantara kedua lapisan ini terdapat sedikit cairan yang mengandung glikosaminoglikan.

  1. Trakea (Tenggorokan) 

Trakea adalah salah satu percabangan dari pau paru yang merupakan bagian paru-paru yang menghubungkan laring dengan bronkus. Struktur trakea berbentuk seperti tabung dengan panjang sekitar 5 inci. Dan trakea terdiri dari tulang rawan hialin yang dilapisi oleh sel epitel bersilia dan berbentuk seperti huruf C.

Trakea sendiri memiliki fungsi sebagai saluran pernapasan. Silia pada sel epitel berfungsi untuk menyaring udara yang akan masuk ke paru-paru, serta menangkap partikel asing dan membawanya ke faring agar dapt masuk ke dalam sistem pencernaan.

  1. Diafragma 

Diafragma adalah salah satu bagian paru paru yang merupakan otot utama yang memisahkan paru-paru dan jantung dengan organ perut (limpa, lambung, usus, dan hati) atau menjadi pembatas antara rongga dada dengan perut. Diafragma berbentuk seperti kubah otot dan terletak di bawah rongga dada.

Diafragma terdiri dari pembuluh darah, otot, dan saraf frenikus. Diafragma memiliki fungsi dalam proses pernapasan perut atau proses menarik dan mengeluarkan napas.

Penyakit Pada Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Fungsi Paru Paru

Berikut ini merupakan beberapa penyakit pada paru paru dalam sistem pernapasan manusia, antara lain:

  1. Pneumonia

Pneumonia merupakan salah satu penyakit pada paru-paru yang disebabkan infeksi yang menyebabkan kantung-kantung udara di dalam paru menjadi meradang dan membengkak.

Pneumonia juga biasa disebut dengan paru-paru basah, sebab pada kondisi ini, paru-paru bisa dipenuhi oleh cairan atau nanah.

Penyebab pneumonia adalah infeksi bakteri, virus, atau jamur. Penularan infeksi ini terjadi melalui udara yang terkontaminasi kuman dari penderita yang bersin atau batuk.

  1. Tuberkulosis

Tuberkulosis (TBC) merupakan salah satu penyakit pada paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Bakteri ini tidak hanya menyerang paru-paru, tapi juga bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain, seperti tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, dan ginjal.

Bakteri TBC ini menyebar di udara melalui percikan dahak atau cairan dari saluran pernapasan penderitanya, contohnya saat kita batuk atau bersin.

  1. Bronkitis

Bronkitis merupakan adanya peradangan yang terjadi pada percabangan saluran udara yang menuju ke paru-paru atau bronkus. Salah satu penyebab yang paling sering adalah infeksi virus.

Penyebab bronkitis ini biasanya ditularkan dari penderita bronkitis melalui percikan dahak yang dikeluarkannya. Apabila percikan dahak terhirup atau tertelan oleh orang lain, maka virus akan langsung menginfeksi saluran bronkus orang tersebut.

  1. Asma

Asma merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran pernapasan, sehingga menyebabkan sesak napas.

Ada beberapa hal yang bisa memicu munculnya serangan asma, seperti paparan debu, asap rokok, bulu binatang, udara dingin, virus, dan zat kimia.

Nahh, itulah penjelasan mengenai fungsi paru paru dalam sistem pernapasan manusia yang meliputi, pengertian, bagian-bagian & penyakitnya yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan juga bisa bermanfaat untuk kita semua.Aamiin

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply