5
15

Fungsi Sel Darah Putih : Pengertian, Ciri-Ciri & Penyebab (Lengkap)

Fungsi Sel Darah Putih – Pada kesempatan kali ini Admin akan memberikan pengetahuan tentang fungsi sel darah putih dalam peredaran darah manusia. Sel Darah Putih ini memiliki peran yang sangat penting bagi tubuh. Apa kalian tau fungsi sel darah putih?. Jika belum mari kita simak artikel berikut ini dengan seksama.

Pengertian Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Sel darah putih adalah salah satu dari 4 komponen darah  manusia dan memeiliki peran penting pada sistem kekebalan tubuh. Sel darah putih juga biasa disebut dengan leukosit.

Leukosit ini memiliki tugas untuk mendeteksi dan membasmi mikroorganisme asing, seperi virus, bakteri, maupun parasit yang membawa penyakit atau infeksi. Selain itu, sel darah putih juga berfungsi dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

Leukosit sendiri terbagi lagi menjadi beberapa jenis sel dengan fungsinya tersendiri. Ada jenis sel darah putih yang bertugas sebagai ‘prajurit’, yang artinya melawan langsung mikroorganisme.

Lalu ada juga leukosit yang tugasnya memproduksi antibodi, sampai yang berfungsi sebagai pemberi sinyal bahwa tubuh telah terserang penyakit.

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Berikut ini merupakan fungsi sel darah putih yang harus Anda ketahui, antara lain:

  • Berfungsi menjaga kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terkena penyakit
  • Dapat melindungi tubuh dari serangan mikroorganisme pada jenis sel darah putih granulosit dan monosit
  • Mengepung darah yang sedang terkena cidera ataupun infeksi
  • Menangkap dan menghancurkan organisme hidup
  • Menghilangkan atau menyingkirkan benda-benda lain atau bahan lain seperti kotoran, serpihan-serpihan dan lain sebagainya.
  • Memiliki enzim yang bisa memecah protein yang dapat merugikan tubuh dengan menghancurkan dan membuangnya
  • Memberikan pertahanan yang cepat dan juga kuat pada penyakit yang ingin menyerang tubuh.
  • Sebagai pengangkut zat lemak yang berasal dari dinding usus melalui limpa kemudian menuju ke pembuluh darah
  • Pembentukan Antibodi di dalam tubuh.

Fungsi Sel Darah Putih Berdasarkan Jenisnya

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Berikut ini merupakan fungsi sel darah putih berdasarkan jenisnya yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  1. Neutrofil

Neutrofil adalah jenis sel darah putih yang mempunyai komposisi paling banyak, yaitu 50 persen dari jumlah sel darah putih. Sel darah putih neutrofil memiliki fungsi untuk merespons bakteri, virus, ataupun parasit yang ingin menyerang dengan cara menyerangnya balik.

Sebagai gerbang utama, neutrofil juga bertugas untuk mengirimkan informasi kepada sel-sel dalam sistem kekebalan tubuh lainnya untuk bereaksi pada ‘serangan’ agen penyakit tersebut. Saat Anda mengeluarkan nanah, maka disitulah neutrofil ini muncul.

Neutrofil mempunyai daya tahan sekitar 8 jam setelah diproduksi di sumsum tulang belakang. Dalam sehari, normalnya tubuh manusia akan memproduksi sekitar 100 miliar sel neutrofil.

  1. Eosinofil

Eosinofil adalah salah satu komponen sel darah putih yang memiliki tugas untuk melawan infeksi mikroorganisme seperti bakteri dan parasit (cacing).

Fungsi sel darah putih eosinofil juga berkaitan langsung dengan respons tubuh atas alergi. Eosinofil hanya berkontribusi sekitar 1 persen dari jumlah sel darah putih

  1. Monosit

Monosit adalah salah satu komponen sel darah putih yang berpindah-pindah dari satu jaringan ke jaringan lainnya di dalam tubuh untuk membersihkan dan mengangkut sel-sel mati. Monosit memegang 5 persen dari jumlah komponen sel darah putih.

  1. Limfosit

Limfosit adalah salah satu komponen sel darah putih yang memiliki fungsi menjaga sistem kekebalan tubuh. Limfosit sendiri terbagi menjadi 2, yakni limfosit T dan limfosit B.

Limfosit T memiliki fungsi untuk membasmi virus dan bakteri, sementara limfosit B memiliki fungsi untuk membuat zat antibodi yang akan digunakan untuk melawan agen penyakit.

  1. Basofil

Basofil adalah salah satu komponen sel darah putih yang memiliki fungsi untuk meningkatkan respons imun non-spesifik terhadap patogen. Basofil cuma mengisi 1 persen dari keseluruhan jumlah sel darah putih.

Basofil merupakan jenis sel darah putih yang bisa menimbulkan asma. Ketika tubuh terkena paparan seperti debu, basofil otomatis mengeluarkan zat yang disebut histamine yang lantas menyebabkan bronkokonstrisksi pada saluran pernapasan.

Ciri – Ciri Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Berikut ini merupakan ciri-ciri sel darah putih yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  1. Sel darah putih tersebut berjumlah kurang lebih 6 ribu-9 ribu butir atau mm3
  2. Sel darah putih tersebut tidak mempunyai warna ataupun tidak berwarna
  3. Memiliki inti sel ataupun nukleus
  4. Mempunyai bentuk yang banyak atau juga bisa dikatakan bentuknya tidak beraturan
  5. Bisa juga berubah bentuk
  6. Sel darah putih tersebut hanya bisa bertahan hidup antara 12 sampai dengan 13 hari
  7. Sel darah putih tersebut terbuat di dalam sumsum merah tulang pipih, limpa, dan juga kelenjar getah bening
  8. Bergerak secara ameboid (seperti dengan amoeba)
  9. Dapat juga menembus dinding pembuluh darah

Jumlah Ideal Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Berikut ini merupakan jumlah ideal jumlah sel darah putih di dalam tubuh,  yakni:

  • 13,000 – 38,000/milimeter kubik untuk bayi yang baru lahir
  • 5,000 – 20,000/milimeter kubik untuk balita & anak-anak
  • 4,500 – 11,000/milimeter kubik untuk orang dewasa
  • 5,800 – 13,200/milimeter kubik untuk wanita yang memasuki trimester tiga kehamilan

Penyebab Jumlah Sel Darah Putih Tidak Normal

Fungsi Sel Darah Putih

Fungsi Sel Darah Putih

Berikut ini merupakan penyebab sel darah putih tidak normal, antara lain:

  1. Penyebab Jumlah Sel Darah Putih Kurang

Sel darah putih yang kurang disebut sebagai Leukopenia. Seseorang yang mengalami leukopenia apabila jumlah leukosit kurang dari 4.000 – 4.500/mikroliter. Sel darah putih yang kurang dari jumlah normal menandakan ada yang tidak berfungsibagi tubuh, biasanya disebabkan oleh:

  • Infeksi Penyakit (Tuberkulosis, HIV/AIDS)
  • Gangguan Autoimun (Lupus, arthritis)
  • Malanutrisi
  • Kelainan genetik (myelokathexis, sindrom kostmann)
  • Pengobatan kanker (kemoterapi, transplantasi sumsum tulang belakang)
  • Penyakit darah (anemia, sindrom myelodysplastic)
  • Penggunaan obat-obatan (clozapine, penicillin, interferons)
  1. Penyebab Jumlah Sel Darah Putih Terlalu Banyak

Tidak hanya sel darah putih kurang, ada juga kondisi di mana jumlah sel darah putih terlalu banyak, disebut sebagai leukositosis. Seseorang didiagnosis menderita leukositosis apabila jumlah sel darah putih di dalam tubuhnya lebih dari 100,000/milimeter kubik.

Penyebab leukositosis antara lain:

  • Cedera fisik
  • Luka pasca operasi
  • Asam urat
  • Infeksi bakteri
  • Arthritis
  • Tuberculosis
  • Leukemia
  • Peradangan akut
  • TBC

Nahh, itulah penjelasan mengenai fungsi sel darah putih yang meliputi, Pengertian, Ciri-Ciri, Penyebab & Jumlah Sel Darah Putih yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan juga bisa bermanfaat untuk kita semua. Aamiin

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply