1
22

Fungsi Usus Besar : Pengertian, Struktur, Fungsi & Bagiannya

loading...

Fungsi Usus Besar – Usus Besar merupakan salah satu organ yang terdapat pada tubuh manusia yang memiliki peran sangat penting khususnya pada pembuangan pencernaan manusia. Didalam organ tersebut terdapat bagian-bagian, struktur dan fungsinya. Untuk lebih jelasnya bisa kita baca artikel dibawah ini dengan seksama.

Pengertian Usus Besar

Fungsi Usus Besar

Fungsi Usus Besar

Usus besar merupakan salah satu organ pencernaan yang merupakan lanjutan dari organ sebelumnya yaitu usus halus. Usus besar juga memiliki sebutan dalam dunia kedokteran yakni kolon.

Usus besar mempunyai beberapa fungsi dan fungsi utamanya yakni untuk melakukan penyerapan makanan yang tidak mampu diserap di usus besar, dan dapat menyerap air dan garam sehingga bisa mengatur keseimbangan cairan dalam tubuh.

Melalui penyerapan air tersebut usus besar berperan dalam membentuk konsistensi feses.  Diameter usus besar bisa mencapai 6 cm dengan panjang 1,5 meter. Sisa dari makanan yang melewati usus besar ini nantinya akan berakhir di bagian rektum yang merupakan muara dari usus besar (anus).

 Baca Juga : Fungsi Empedu Dalam Pencernaan Manusia

Fungsi Usus Besar

Fungsi Usus Besar

Fungsi Usus Besar

loading...

Berikut ini merupakan beberapa fungsi usus besar yang perlu kalian ketahui, antara lain:

  1. Menyerap Air

Salah satu fungsi usus besar yakni sebagai penyerap air, yang mana makanan yang masuk ke dalam usus besar akan mengalami penyerapan kadar airnya. Nantinya akan terjadi proses penyerapan air dan juga penyiapan limbah yang berupa feses untuk dikeluarkan melalui anus.

  1. Menyerap Vitamin

Pada usus besar ada beberapa bakteri baik yang mampu membantu proses pencernaan. Bakteri ini merupakan salah satu penghasil vitamin K pada tubuh. Efek dari bakteri ini dapat mengeluarkan buang angin pada tubuh kita.

  1. Mengurangi Keasaman

Usus besar juga mampu mengurangi keasaman, yang mana nanti makanan yang dicerna akan diuraikan oleh bakteri, tetapi ada bakteri yang dapat mengakibatkan makanan menjadi asam.

  1. Menyerap Makanan Yang Belum DiSerap Usus Halus

Jika usus halus melakukan penyerapan nutrisi, terkadang ada nutrisi yang tertinggal. Bila di dalam usus besar ini akan menyerap ulang nutrisi yang belum terserap oleh tubuh.

  1. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Usus besar juga dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh yag mana dapat dibuktikan ketika mengalami diare. Orang yang terkena diare akan buang air besar berkali-kali hingga di dalam usus besar tidak tersisa. Maka reaksi tubuh tersebut akan mengalami lemas dan tidak berdaya.

  1. Memadatkan Feses

Salah satu fungsi usus besar ini mampu memadatkan feses. Memadatkan feses ini sangat;ah penting untuk proses pembuangan feses. Jika tidak terjadi pemadatan maka akan seakan-akan diare.

  1. Melindungi Sistem Pencernaan

Fungsi selanjutnya yakni melindungi sistem pencernaan dalam tubuh yang mana bakteri baik dalam usus besar membantu untuk melawan patogen yang dapat menimbulkan berbagai masalah pencernaan. Lapisan mukosa pada usus besar juga berfungsi mencegah penyerapan bakteri jahat yang ada di usus.

Baca Juga : Fungsi Pankreas Dalam Sistem Pencernaan Manusia

Bagian – Bagian Usus Besar

Fungsi Usus Besar

Fungsi Usus Besar

Berikut ini merupakan bagian-bagian dari usus besar yang perlu kalian ketahui, antara lain:

  1. Caecum (Sekum)

Caecum (Sekum) merupakan peralihan antara usus kecil dan usus besar. Didalam sekum ini ada juga umbai cacing atau usus buntu. Fungsi sekum juga berguna untuk menyerap sisa air dan garam, sekum juga mempunyai katup yang berfungsi mengendalikan jumlah makanan yang masuk ke dalam kolon.

Saat makanan masuk ke dalam sekum, yang nantinya proses selanjutnya ke usus besar. Pada sekum, melekat juga struktur berbentuk seperti cacing yang biasa kita kenal dengan sebutan  usus buntu.

  1. Kolon Asenden

Kolon Asenden merupakan bagian paling besar dari usus besar dan memiliki arti usus besar yang menanjak.

loading...

Posisi kolon asenden ini berada di dasar perut kanan bawah dan ujungnya berakhir di samping hati. Berbeda dengan sekum, kolon asenden ini memiliki tugas lain yakni menyerap air ataupun nutrisi sebelumnya terlewatkan oleh usus halus.

  1. Kolon Transversum

Kolon Transversum merupakan salah satu bagian dari usus besar yang melintang horizontal dari kanan ke kiri. Letak kolon transversum membentang dari sisi kanan ke kiri perut ini masih terhubung langsung dengan kolon asenden.

Kolon transversum juga bagian usus besar yang langsung menempel dengan perut karena kolon ini disambungkan oleh jaringan omentum.

  1. Kolon Desenden

Kolon Desenden merupakan usus besar yang menurun. Setelah makanan melewati kolon transversum, maka makanan tersebut nantinya akan diteruskan ke kolon desenden yang letaknya di sisi perut sebelah kiri. Kolon ini memiliki tugas menampung feses sementara sebelum diteruskannya ke bagian rektum.

  1. Kolon Sigmoid

Setelah dari kolon desenden selanjutnya kolon desenden yang merupakan kolon sigmoid yang bentuknya mirip huruf S. Dalam bagian usus besar yang berukuran pendek tersebut terjadi kontraksi yang kuat agar feses dari kolon desenden dapat dikeluarkan melalui anus.

  1. Rektum

Bagian terakhir dari usus besar yaitu rektum. Rektum merupakan tempat penyimpanan akhir sebelum feses dikeluarkan lewat anus. Selain dilapisi mukosa dan pembuluh darah, rektum juga memiliki saraf yang berhubungan langsung dengan otak sehingga seseorang mampu mengendalikan kontraksi saat buang air besar.

Struktur Usus Besar

Fungsi Usus Besar

Fungsi Usus Besar

Berikut ini merupakan struktur dari usus besar yang perlu kalian ketahui, antara lain:

  1. Lapisan Serosa

Lapisan Serosa merupakan lapisan terluar yang terdiri dari pembuluh darah, limfe dan saraf. Lapisan serosa pada usus besar ini berupa jaringan ikat yang ditutupi oleh peritoneum visceral. Lapisan serosa juga memiliki rongga-rongga kecil tempat keluarnya cairan serosa yang berfungsi sebagai pelumas gerakan otot.

  1. Lapisan Otot

Lapisan otot merupakan lapisan otot polos yang bekerja tanpa kita sadari dalam usus besar. Ada 2 jenis serabut otot, yaitu serabut otot longitudinal (memanjang) dan serabut otot sirkuler (melingkar) yang memiliki tugas yang berbeda.

Kombinasi dari kontraksi kedua jenis otot ini akan menghasilkan gerakan peristaltik usus yang berfungsi untuk memecah makanan serta membawanya ke organ pencernaan berikutnya.

  1. Lapisan Submukosa

Lapisan Submukosa merupakan lapisan jaringan ikat longgar yang berisi pembuluh darah, limfe, saraf dan kelenjar lendir. Pembuluh darah di lapisan submukosa usus besar ini memegang peranan penting dalam mengedarkan makanan yang telah diserap.

  1. Lapisan Mukosa

Lapisan mukosa merupakan salah satu lapisan yang terdapat di usus besar dan disusun oleh sel epitel sederhana dan jaringan ikat tipis. Lapisan mukosa memiliki sel goblet yang mampu menghasilkan lendir.

Lendir yang ada di lapisan mukosa ini merupakan sekresi dari seluruh kelenjar yang ada di usus besar. Lapisan yang produksinya dipengaruhi oleh hormon sekretin dan enterokirin ini sering juga disebut dengan intestinal juice.

Baca Juga : Fungsi Lambung Dalam Pencernaan Manusia

Nahh, itulah penjelasan seputar fungsi usus besar yang meliputi, pengertian, struktur & bagian-bagiannya yang bisa Anda jadikan sebagai referensi atauapun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel tentang fungsi usus besar ini dapat menambah wawasan dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua.

loading...

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply