PENGERTIAN BUDAYA : Menurut Para Ahli, Fungsi, Wujud, Ciri-Ciri [LENGKAP]

PENGERTIAN BUDAYA : Menurut Para Ahli, Fungsi, Wujud, Ciri-Ciri [LENGKAP]

Pengertian Budaya – Suatu cara hidup yang berkembang, dan dimiliki bersama pada sebuah kelompok orang, dan diwariskan dari turun-temurun. Budaya sendiri terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.

Pengertian Budaya

Pengertian budaya
Pengertian budaya

Apa yang dimaksud dengan budaya? Secara umum, pengertian budaya adalah suatu cara hidup yang ada pada sekelompok manusia, yang berkembang dan diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi selanjutnya.

Ada juga yang mengatakan bahwa arti budaya adalah suatu pola hidup yang tumbuh dan berkembang pada sekelompok manusia yang mengatur agar setiap individu paham apa yang harus dilakukan, dan untuk mengelola tingkah laku manusia dalam berinteraksi dengan manusia lainnya.

Secara bahasa, kata “budaya” berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu Buddhaya yang merupakan bentuk jamak dari kata Buddhi dimana mempunyai makna segala hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam hal ini, budaya sangat berhubungan dengan bahasa atau cara berkomunikasi, kebiasaan di suatu daerah atau adat istiadat.

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya Menurut Para Ahli
Pengertian Budaya Menurut Para Ahli

Agar lebih mengerti apa arti budaya, maka kita bisa merujuk pada pendapat beberapa ahli berikut ini:

1. Koentjaraningrat

Koentjaraningrat menyatakan bahwa pengertian budaya adalah semua sistem ide, gagasan, rasa, tindakan, serta karya yang dihasilkan oleh manusia dalam kehidupan bermasyarakat yang nantinya akan dijadikan klaim manusia dengan cara belajar.

2. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi

Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi menyatakan bahwa pengertian budaya adalah segala hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya meliputi produk teknologi dan kebendaan lainnya, rasa meliputi jiwa manusia yang selaras dengan norma dan nilai sosial, sedangkan cipta mencakup kemampuan kognitif dan mental untuk mengamalkan apa yang diketahuinya.

3. Ralph Linton

Ralph Linton menyatakan bahwa pengertian budaya adalah segala pengetahuan, pola pikir, perilaku, ataupun sikap yang menjadi kebiasaan masyarakat dimana hal tersebut dimiliki serta diwariskan oleh nenek moyang secara turun-temurun.

4. Edward Burnett Tylor

Edward Burnett Tylor menyatakan bahwa arti budaya adalah kompleksitas yang menyeluruh dari ilmu pengetahuan, kesenian, kepercayaan, moral, hukum, adat istiadat, dan lain sebagainya, yang didapatkan oleh individu sebagai anggota masyarakat.

5. Levi Strauss

Menurut Levi Strauss menyatakan bahwa pengertian budaya adalah suatu perwujudan komponen struktur sosial yang berasal dari alam pikiran manusia dan dilakukan secara berulang sampai membentuk kebiasaan.

6. Melville J. Herskovits

Melville J. Herskovits menyatakan bahwa pengertian budaya adalah produk manusia sebagai bagian dari lingkungannya.  Yang memiliki makna manusia senantiasa berada di dalam suatu lingkungan dan menghasilkan produk berupa budaya.

Unsur-Unsur Budaya

Unsur-Unsur Budaya
Unsur-Unsur Budaya

Lembaga pendidikan merupakan unsur kebudayaan

Budaya terbentuk dari beberapa unsur yang runyam, seperti sistem agama, adat istiadat, politik, bahasa, perkakas, karya seni, dan hal-hal lainnya yang menjadi bagian dari manusia. Ada beberapa pendapat dari para ahli mengenai tentang unsur-unsur budaya, diantaranya adalah:

Melville J. Herkovits & Bronislaw Malinowski

Melville J. Herkovits dan Bronislaw Malinowski berpendapat bahwa terdapat empat unsur budaya, yaitu;

Sistem norma, yaitu sesuatu yang memungkinkan terciptanya tindakan kerjasama sekelompok manusia dalam usaha menguasai alam sekitarnya.

Organisasi ekonomi merupakan sesuatu yang memungkinkan manusia untuk bertahan hidup dan mempunyai kesejahteraan.

Lembaga pendidikan merupakan sesuatu yang memungkinkan terjadinya proses sosialisasi norma dan nilai sosial di dalam masyarakat.

Organisasi kekuatan merupakan sesuatu yang memungkinkan terjadinya inisiatif untuk mengorganisir kehidupan sosial.

Clyde Kluckhohn

Clyde Kluckhohn berpendapat bahwa ada tujuh unsur yang membentuk budaya atau kebudayaan, yaitu;

Bahasa yakni mencakup bahasa lisan dan tulisan yang mempunyai fungsi sebagai cara berinteraksi, dan merupakan salah satu tanda adanya budaya suatu peradaban.

Sistem pengetahuan yakni mencakup pengetahuan mengenai berbagai hal seperti perilaku sosial, organ manusia, waktu, flora dan fauna, dan lain-lain.

Sistem religi yakni mencakup aliran kepercayaan atau agama yang dianut oleh masyarakat. Kegiatan unsur kebudayaan sistem religi contohnya upacara atau tradisi kepercayaan tertentu.

Sistem mata pencaharian manusia, yaitu mencakup cara manusia untuk bertahan hidup. Kegiatannya misalnya seperti bercocok tanam, berdagang, bertani, dan lain sebagainya.

Sistem teknologi manusia, yaitu mliputi peralatan produksi, alat transportasi, proses distribusi, komunikasi, serta tempat-tempat untuk menyimpan beda dan atau manusia. Rumah, senjata, dan peranti merupakan unsur kebudayaan yang diciptakan oleh peradaban manusia.

Sistem kemasyarakatan, yaitu meliputi sistem keluarga, kekerabatan, komunitas, organisasi, sampai negara. Sejak lahir manusia sudah menjadi bagian organisasi, yaitu keluarga dan terikat dalam kegiatan keagamaan.

Kesenian yaitu meliputi berbagai bentuk seni, seperti seni musik, seni tari, seni lukis, sastra, arsitektural, dan lain-lain. Setiap karya kreatif yang diciptakan manusia yang mengandung seni merupakan unsur budaya.

Wujud Kebudayaan

Wujud Kebudayaan
Wujud Kebudayaan

Setelah memahami pengertian budaya dan unsur-unsurnya, tentunya kita juga perlu memahami apa saja wujud dari budaya itu dalam kehidupan manusia. Adapun wujud budaya diantaranya:

1. Ide atau Gagasan

Ide atau gagasan ini berada dalam alam sadar atau pikiran manusia yang membentuk pola pikir atau cara berpikir. Dengan kata lain, manusia mempunyai ekspektasi terhadap segala hal yang mereka lihat dan jalani di dalam kehidupan setiap hari.

2. Aktivitas

Aktivitas merupakan kegiatan atau tindakan manusia yang terbentuk dalam sistem sosial dan menimbulkan terjadinya hubungani antar individu di dalam masyarakat. Kegiatan tersebut berjalan sesuai dengan kebiasaan setiap orang.

3. Hasil Budaya

Hasil Budaya adalah karya yang merupakan hasil aktivitas manusia, baik dalam bentuk fisik maupun abstrak. Ide atau gagasan yang dinyatakan dalam kegiatan manusia akan menghasilkan sesuatu yang bisa dilihat, didokumentasikan, dan diamati secara langsung.

Ciri-Ciri Budaya

Ciri-Ciri Budaya
Ciri-Ciri Budaya
  1. Suatu budaya mempunyai nilai dan juga karakteristik tertentu. Sesuai pada pengertian budaya, adapun ciri-ciri suatu budaya adalah sebagai berikut:
  2. Budaya bisa menyimbolkan suatu suku atau daerah tertentu.
  3. Budaya harus melewati proses belajar dan bukan suatu bawaan.
  4. Budaya bisa diwariskan dari turun temurun.
  5. Budaya bisa dibagikan melalui komunikasi ke individu, kelompok, maupun ke generasi selanjutnya.
  6. Budaya sifatnya dimanis karena bisa berubah dari waktu ke waktu.
  7. Budaya bersifat berubah-ubah dan menampilkan pengalaman dan pola tingkah laku manusia.
  8. Unsur-unsur budaya bisa saling berhubungan satu sama lainnya.
  9. Manusia lebih menonjol mengklaim budayanya adalah yang terbaik.
  10. Budaya bisa berubah karena adanya proses globalisasi.

Faktor-Faktor Kebudayaan

Faktor Kebudayaan
Faktor Kebudayaan

Proses terbentuknya suatu kebudayaan dipengaruhi karna banyak faktor, baik itu faktor pendorong maupun faktor penghambat.  Mengacu pada pengertian budaya, berikut ini adalah beberapa faktor tersebut:

1. Faktor Pendorong Terjadinya Budaya

  • Niat masyarakat untuk melestarikan budayanya.
  • Adanya gererasi berikutnya yang berkenan untuk meneruskan suatu budaya.
  • Adanya rasa cinta terhadap budaya dalam diri manusia.
  • Keinginan masyarakat untuk menjaga kelestarian suatu budaya agar tidak punah.
  • Terjadinya perubahan lingkungan hidup yang mengangkat berkembangnya suatu budaya.

2. Faktor Penghambat Terjadinya Budaya

  • Masuknya budaya asing yang kemudian mengalihkan eksistensi budaya lokal.
  • Masyarakat tidak mempunyai keinginan untuk melestarikan suatu budaya.
  • Generasi penerus yang sudah tidak perduli dengan adanya suatu budaya.
  • Adanya anggapan bahwa budaya tertentu sudah kuno yang menjadikan tidak ada keinginan untuk melestarikannya.

Pengertian Kebudayaan Menurut Para Ahli

Pengertian Budaya
Pengertian Budaya

Definisi mengenai kebudayaan juga dinyatakan oleh para ahli. Mungkin bahasan dari pakar ini akan dapat membuat Anda lebih memahami arti dari kebudayaan dengan lebih mudah.

1. Koentjaraningrat

Koentjaraningrat menyatakan bahwa, kebudayaan merupakan keseluruhan perilaku dari manuasia dan hasil yang diperoleh melalui proses belajar dan segalanya tersusun dalam kehidupan masyarakat.

2. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara menyatakan bahwa, didefinisikan sebagai buah budi manusia, yang merupakan hasil dari dua pengaruh besar yaitu alam dan kodrat masyarakat. Ini juga merupakan sebuah bukti kejayaan kehidupan manusia untuk bisa mengatasi kesulitan di dalam hidupnya agar keselamatan dan kebahagyaan bisa tercapai. Sifat tertib dan damai juga akan terlahir dari sini nanti.

3. Soelaeman Soenardi dan Selo Soemardjan

Soelaeman Soenardi dan Selo Soemardjan berpendapat bahwa, kebudayaan merupakan semua hasil karya, cipta, dan rasa dari masyarakat. Karya – karya tersebut menghasilakn teknologi serta kebudayaan berwujud benda dan jasmaniah yang diperlukan oleh umat manusia untuk bisa menguasai alam supaya hasilnya bisa digunakan untuk diabdikan demi keperluan masyarakat.

4. Dr. Mohammad Hatta

Dr. Mohammad Hatta menyatakan bahwa, pengertian kebudayaan adalah ciptaan hidup dari suatu bangsa.

5. Parsudi Suparlan

Parsudi Suparlan menyatakan bahwa, semua pengetahuan manusia yang merupakan makhluk sosial yang dipakai untuk bisa memahami dan sebagai interpretasi dari lingkungan dan pengalamannya. Kebudayaan juga digunakan untuk andasan dalam bertingkah laku.

6. Haji Agus Salim

Haji Agus Salim menyatakan bahwa, kebudayaan adalah persatuan dari istilah budi dan daya agar menjadi makna satu jiwa yang tidak dapat dipisah – pisahkan.

7. Effat Al – Syarqawi

Effat Al – Syarqawi menyatakan bahwa, arti dari kebudayaan merupakan sebuah khazanah sejarah bangsa yang dicerminkan pada pengakuan dan nilai – nilai di dalamnya, yakni nilai – nilai yang bisa menggariskan sesuatu untuk kehidupan, tujuan ideal, dan makna secara rohaniah yang dalam, serta bebas dari ruang dan waktu.

8. Harjoso

Harjoso memaknai arti kebudayaan menjadi beberapa poin, seperti berikut ini:

  •  Kebudayaan dalam msyarakat mempunyiai perbedaan dari yang satu ke yang lainnya
  •  Kebudayaan dilanjutkan dan bisa diajarkan
  • Kebudayaan bisa diuraikan menjadi komponen biologis, psikologis, dan sosiologis dari keberadaan manusia
  • Kebudayaan mempunyai struktur dan cara tertentu
  • Kebudayaan dapat dibagi atas aspek – aspek sosial dan psikologis
  • Kebudayaan mempuyai sifat yang dinamis
  • Nilai pada kebudayaan memiliki sifat yang relatif, dari satu masyarakat ke masyarakat yang lain dapat berbeda – beda.

Unsur Unsur Kebudayaan

Pengertian Budaya
Pengertian Budaya

Kebudayaan secara universal atau keseluruhan mempunyai unsur – unsur tertentu, menurut C.Kluckhohn bisa diuraikan sebagai berikut ini:

Unsur Bahasa

Bahasa merupakan cara ucap manusia. Pengucapan yang bagus dan merupakan salah satu elemen yang sudah menjadi tradisi. Terus menerus diturun temurunkan sehingga antar manusia di suatu kelompok atau daerah atau bangsa bisa melakukan komunikasi dengan cara mereka sendiri. Bahasa juga digunakan untuk mengadaptasi tradisi. Unsur Bahasa dibagi menjadi dua, yaitu bahasa ucapan dan bahasa tulisan.

Contohnya, di Indonesia terdiri atas banyak pulau, adat, suku, dan kelompok etnis misalnya, Jawa, Bugis, Dayak, Batak, dan lain – lain. Dari masing – masingnya itu memiliki bahasa sendiri – sendiri dan berbeda dari bahasa yang lainnya.

Sistem Kepercayaan

Metode ini sangat penting karena merupakan salah satu yang dijadikan pegangan oleh manusia dalam menjalani kehidupannya. Selain itu, kepercayaan juga akan menghubungkan manusia dengan penciptanya, membuat hal – hal yang terlihat mustahil dapat diterima akal sebagai wujud keajaiban dan anugrah dari Tuhan.

Contohnya, Ababil tinggal di Aceh yang memiliki catatan masyarakatnya mayoritas adalah muslim. Ia pun menjalani kehidupan sebagai seorang yang beraga islam. Ababil mengerjakan solat lima waktu di masjid, berpuasa menahan haus dan lapar saat Ramadhan, dan setiap hari dia pun berdoa mengharapkan semua yang ia cita – citakan bisa tercapai. Dia percaya bahwa Tuhan akan mengabulkan permintaannya.

Ilmu pengetahuan

Sistem pengetahuan diperlukan dalam kebudayaan untuk memenuhi rasa ingin tahu manusia terhadap suatu hal. Ilmu ada bermacam – macam dan mempunyai peran tersendiri di setiap bidangnya. Dengan adanya ilmu pengetahuan kehidupan manusia dapat terbantu dan lebih maju dari waktu ke waktu. Tanpanya, kehidupan tidak akan bekerja sampai seperti hari ini.

Sistem ilmu pengetahuan dibagi ke dalam lima hal:

  • Pengetahuan Alam

Alam yang ditempati oleh manusia ini begitu luas. Tak hanya bumi saja, tetapi sejagat raya. Untuk itu, ilmu alam sangat penting, agar keteraturan tempat tinggal manusia ini dapat dijaga. Di dalamnya terkandung pengetahuan tentang bumi, astronomi, gejala alam, dan lain – lain. Ilmu alam pada masa dulu didapatkan dengan cara bertani, berburu, berlayar, dan kegiatan sehari – hari lainnya.

  • Pengetahuan Tumbuhan

Ilmu pengetahuan ini pada dasarnya sama dengan ilmu pertanian. Pengetahuan yang mendasar yang semua orang tahu tentang tumbuhan adalah tumbuhan ada untuk menjadi pelengkap dan dijadikan bahan makanan untuk bertahan manusia maupun hewan.

  • Pengetahuan Binatang

Tidak berbeda jauh dari tumbuhan, dalam kebudayaan manusia dimanapun kehadiran hewan di bumi ini untuk menunjang keberlangsungan kehidupan manusia. Untuk bahan makanan, kesenangan, teman, dan peliharaan. Ilmu pengetahuan di dalamnya meliputi bagaimana cara berburu hewan, melestarikan hewan, ilmu nelayan, dan bagaimana cara terbaik untuk dapat memanfaatkannya.

  • Pengetahuan Tubuh Manusia

Pengetahuan tubuh manusia pada dasarnya digunakan untuk penyidikan tentang kesehatan manusia. Dengan mmahamii struktur tubuh, letak organ, susunan tulang, dan uratnya penyakit lebih mudah untuk diidentifikasi. Dengan begitu pertolongan pertama dapat segera diberikan untuk mencegah penyakit menjadi lebih parah.

  • Pengetahuan Sifat dan Tingkah Laku Manusia

Hal ini dibutuhkan agar kehidupan dapat terjaga kedamaiannya. Melalui analisis tingkah laku, manusia satu dengan yang lainnya bisa saling memahami. Meskipun ada beberapa sifat dan tingkah laku manusia yang sifatnya alami, budaya turut mengatur melalui nilai – nilai norma, adat isitadat, hukum adat, dan peraturan tertentu yang sudah disepakati secara turun temurun.

  • Pengetahuan Ruang dan Waktu

Pengetahuan ini memiliki fungsi untuk menghitung, mengukur, dan melakukan penanggalan. Contohnya adalah untuk menentukan bulan, tanggal, dan tahun. Pada kebudayaan Jawa, misalnya untuk menentukan pasaran seperti Kliwon, Legi, dan Wage.

  1. Sistem Teknologi

Munculnya sistem ini menjadi sistem peralatan dan perlengkapan manusia dalam menjalani hidupnya. Koentjaraningrat membagi jenis-jenis teknologi menjadi alat – alat produksi, wadah, senjata, makanan, minuman, pakaian, rumah, dan transportasi. Sistem teknologi yang dilihat hari ini merupakan perkembangan dari teknologi masa lampau yang sifatnya sederhana.

Contohnya, dahulu kapak potong sudah merupakan teknologi canggih, kini sudah digantikan dengan oleh mesin potong yang sudah bekerja otomatis. Dahulu rumah hanya berbentuk gubug dan cukup untuk dapat berteduh saja. Kini rumah sudah berkembang menjadi gedung dan hotel.

  1. Sistem Kemasyarakatan / Kekerabatan

Sistem kekerabatani ini sudah sangat kental dalam unsur ini. Sistem kemasyarakatan masih digunakan manusia dampai sampai sekarang untuk bersosialisasi dan menjalin hubungan. Sampai saat ini, ada beberapa wilayah dan negara yang menggunakan sistem kekerabatan seperti Amerika Latin, Afrika, dan Oseanis.

L.H Morgan mengemukakan pendapat bahwa, ada beberapa macam sistem kekerabatan yaitu garis parental (keturunan ayah dan ibu), garis alternered yang mengajarkan bahwa perempuan dan laki – laki berkedudukan sama, dan garis keturunan ibu mana kedudukan perempuan lebih tinggi dari laki – laki.

  1. Sistem Ekonomi / Mata Pencaharian

Sistem Ekonomi kebudayaan Indonesia secara garis besar terdiri atas berburu dan meramu, beternak, bercocok tanam, menangkap ikan, dan sistem irigasi atau pengairan. Sampai sekarang sistem ini berkembang lagi. Contohnya adalah, dari bercocok tanam atau bertani, berlanjut kepada sistem perdagangan dan bisnis pengolahan makanan.

  1. Kesenian

Seni adalah suatu ekspresi terhadap keindahan. Koentjaraningrat memecah seni menjadi dua yaitu seni rupa dan seni suara. Seni masih dapat dibagi menjadi bermacam – macam tak hanya dua jenis itu saja, masih ada seni musik, seni tari, seni terapan, seni murni, dan lain – lain. Seni juga merupakan bagian dari kebudayaan, contoh nyatanya  ialah peran seni musik, seni rupa, dan tari dalam upacara adat.

Ciri Ciri Kebudayaan

Pengertian Budaya
Pengertian Budaya

Secara umum ciri – ciri kebudayaan terbagi atas beberapa hal:

  • Kebudayaan bisa dipelajari
  • Kebudayaan bisa diwariskan
  • Kebudayaan hidup dan berkembang didalam masyarakat
  • Kebudayaan bisa berubah
  • Kebudayaan bersifat terintegrasi

Untuk kebudayaan daerah, ia mempunyai ciri – ciri tersendiri, yaitu:

  • Adanya peninggalan sejarah
  • Terdapat unsur kepercayaan
  • Adanya bahasa dan seni khas daerah
  • Dipatuhi oleh penduduk dalam daerah tersebut
  • Terdiri atas unsur kebudayaan tradisional dan kebudayaan asli
  • Mempunyai adat istiadat
  • Bersifat kedaerahan

Seperti kebudayaan daerah, kebudayaan nasional pun mempunyai ciri – cirinya tersendiri:

  • Adanya unsur – unsur yang dapat menyatukan bangsa
  • Menggambarkan kehidupan bangsa
  • Menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia
  • Terdapat unsur budaya daerah yang diakui secara nasional

Contoh Kebudayaan Indonesia

Pengertian Budaya
Pengertian Budaya

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang memiliki beraneka ragam kebudayaan yang hidup berdampingan dengan tentram selam bertahun – tahun. Tak aneh jika banyak masyarakat luar sana yang tertarik dan ingin memahami kebudayaan Indonesia. Contoh kebudayaan Indonesia yang masih bertahan sampai sekarang ini adalah :

1. Ngaben

Ini merupakan tradisi masyarakat Bali dalam memperlakukan orang yang sudah meniggal. Mereka percaya bahwa api akan mensucikan, sehingga orang yang sudah meninggal dibuatkan upacara tertentu yang kemudian dibakar sampai menjadi abu. Yang nantinya, abu itu akan dikumpulkan dalam sebuah wadah yang nantinya akan dihanyutkan ke laut.

2. Yamko Rambe Yamko

Mungkin sebagain dari Anda hanya tahu bahwa Yamko Rambe Yamko merupakan sebuah nyanyian dari masyarakat Papua saja. Pada kenyataannya, tak hanya sampai lagu tetapi ini adalah syair tentang kesedihan karena peperangan. Syair ini muncul pada zaman dahulu sejak masa penjajahan. Sampai sekarang ini masih sering digunakan masyarakat Papua dalam upacara peringatan.

3. Tradisi Bakar Batu

Tradisi Bakar Batu ini juga merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat Timur Indonesia. Mereka akan membakar batu guna sebagai tanda syukur kepada Tuhan atas berkah dan hasil bumi yang melimpah. Bakar Batu juga menjadi simbol perdamaian atau gencatan senjata, karena sejak dahulu antar suku di daerah Timur Indonesia sering kali terbawa dalam peperangan.

4. Tanam Sasi

Ini merupakan bagian dari upacara kematian yang dilkerjakan oleh salah satu suku di Kabupaten Merauke. Sasi adala kayu yang ditanam untuk memperingati 40 hari kematian seseorang yang sudah wafat. Sasi akan dihentikan setelah hari ke 1000.

5. Wiwitan

Tradisi ini banyak dilaksanakan oleh masyarakat Jawa yang bermata pencaharian sebagai petani untuk mensyukuri hasil panen mereka. Wiwitan dilaksanakan dengan memotong ayam kampung, menyajikannya dengan nasi uduk dan diberukan kepada tetangga. Selain itu, petani yang berkaitan juga membuat sesaji tertentu yang akan diletakkan di ladang dan dekat hasil panen mereka.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang Budaya di Indonesia yang meliputi, Pengertian Budaya, Fungsi Budaya, Unsur-Unsur Budaya, Ciri-Ciri Budaya, Wujud Kebudayaan dan lain sebagainya. Semoga artikel kali ini bisa menambah wawasan Anda mengenai seputar Budaya di Indonesia.

Pengertian Budaya

1 thought on “PENGERTIAN BUDAYA : Menurut Para Ahli, Fungsi, Wujud, Ciri-Ciri [LENGKAP]”

Leave a Comment