2
29

Inilah Penyebab Gempa Bumi & Proses Terjadinya Serta Cara Mengatasinya

loading...

Penyebab Gempa Bumi – Kebanyakan gempa Bumi disebabkan dari pelepasan tenaga yang dihasilkan oleh tekanan yang disebabkan oleh lempengan yang bergerak. Selain pergeseran lempeng bumi, gerak lempeng bumi yang saling menjauhi satu sama lain pun bisa menimbulkan gempa bumi.

Pengertian Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran atau gerakan yang terjadi di permukaan bumi dikarenakan adanya pelepasan energi dari dalam secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Gempa Bumi biasa dikarenakan oleh pergerakan kerak Bumi (lempeng Bumi).

Frekuensi suatu wilayah, mengacu pada jenis dan ukuran gempa Bumi yang sudah dialami selama periode waktu. Gempa Bumi dapat diukur dengan menggunakan alat Seismometer. Moment magnitudo adalah skala yang paling umum yang dimana gempa Bumi ini terjadi untuk seluruh dunia.

Skala Rickter adalah skala yang dilaporkan oleh observatorium seismologi nasional yang diukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. Kedua skala yang sama selama rentang angka mereka valid. Gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar tidak tampak dan jika besarnya 7, maka lebih berpotensi terjadinya kerusakan yang serius di daerah yang luas, tergantung pada kedalaman gempa tersebut.

Gempa Bumi terbesar bersejarah besarnya sudah lebih dari 9, meskipun tidak memiliki batasan besarnya. Gempa Bumi sangat besar terakhir besarnya mampu mencapai 9,0 skala rickter atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo gempa di Jepang pada tahun 2011 (per Maret 2011), dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai. Intensitas getaran diukur pada modifikasi Skala Mercalli.

loading...

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Kebanyakan gempa Bumi disebabkan dari pelepasan tenaga yang dihasilkan oleh tekanan yang disebabkan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai dalam keadaan di mana tekanan tersebut bukan bisa ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. dalam ketika itulah gempa Bumi akan terjadi.

Pergeseran lempeng bumi bisa menimbulkan gempa bumi lantaran pada peristiwa tersebut disertai dengan pelepasan sejumlah tenaga yang besar. Selain pergeseran lempeng bumi, gerak lempeng bumi yang saling menjauhi satu sama lain juga bisa menimbulkan gempa bumi. Hal tersebut dikarenakan ketika 2 lempeng bumi mengalir saling menjauh, akan timbul lempeng baru di celah keduanya.

Lempeng baru yang timbul mempunyai berat spesies yang jauh lebih kecil dari berat spesies lempeng yang lama. Lempeng yang baru timbul tersebut tentu mendapatkan tekanan yang besar dari 2 lempeng lama sehingga akan mengalir ke bawah dan mengakibatkan pelepasan tenaga yang juga paling besar.

Terakhir merupakan gerak lempeng yang saling mendekat pun bisa menimbulkan gempa bumi. konvoi 2 lempeng yang saling mendekat juga berdampak dalam terbentuknya gunung. Seperti yang terjadi dalam bukit Everest yang monoton tumbuh tinggi efek gerak lempeng di bawahnya yang semakin mendekat dan saling bertumpuk.

Gempa Bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan-lempengan tersebut. Gempa Bumi yang sangat akut biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa Bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi lantaran materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam transisi tahap dalam yang mempunyai kedalaman lebih dari 600 km.

Beberapa gempa Bumi beda pun bisa terjadi lantaran konvoi lava di dalam bukit berapi. Gempa Bumi seperti itu bisa sebagai fenomena akan terjadinya letusan bukit berapi. Beberapa gempa Bumi (jarang namun) juga terjadi lantaran menumpuknya massa air yang paling besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika.

Sebagian lagi (jarang juga) pun bisa terjadi lantaran injeksi ataupun akstraksi cairan dari/ke dalam Bumi (contoh, dalam beberapa pembangkit listrik energi panas Bumi dan di Rocky Mountain Arsenal). Terakhir, gempa juga bisa terjadi dari peledakan bahan peledak.

Hal ini bisa menjadikan para ilmuwan memonitor tes misteri senjata nuklir yang diusahakan pemerintah. Gempa Bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini biasa dinamakan juga dengan seismisitas terinduksi. Sejarah gempa bumi besar dalam zaman ke-20 dan 21

Jenis Jenis Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Jenis gempa bumi bisa dibedakan berdasarkan:

  • Berdasarkan penyebab

  1. Gempa Bumi Tektonik

Gempa Bumi Tektonik ini disebabkan karena adanya aktivitas yang muncul pada tektonik, yaitu pergeseran pada lempeng-lempeng tektonik secara tiba-tiba yang memiliki kekuatan dari yang sangat kecil sampai yang sangat besar.

Gempa bumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di Bumi, getaran gempa Bumi yang kuat mampu menjangkit keseluruh bagian Bumi. Gempa bumi tektonik ini disebabkan dari adanya pelepasan tenaga yang terjadi karena adanya pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan secara mendadak.

loading...
  1. Gempa Tumi Tumbukan

Gempa Bumi Tumbukan ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke Bumi, jenis gempa Bumi ini jarang terjadi.

  1. Gempa Bumi Runtuhan

Gempa Bumi Runtuhan ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempa bumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.

  1. Gempa bumi buatan

Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang diarahkan ke permukaan bumi.

  1. Gempa bumi vulkanik (gunung api)

Gempa Bumi vulkanik ini terjadi akibat dari adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menimbulkan ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempa bumi. Gempa bumi tersebut hanya dapat terasa di sekitar gunung api vulkanik tersebut.

  • Berdasarkan kedalaman

Gempa bumi dalam

Gempa bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya bisa mencapai lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi (di dalam kerak bumi). Gempa bumi dalam ini pada umumnya tidak terlalu berbahaya.

Gempa bumi menengah

Gempa bumi menengah adalah gempa bumi yang hiposentrumnya memiliki jarak antara 60 km hingga 300 km di bawah permukaan bumi.gempa bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.

Gempa bumi dangkal

Gempa bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya memiliki jarak kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.

Berdasarkan gelombang/getaran gempa

Gelombang Primer

Gelombang primer (gelombang lungituudinal) adalah gelombang atau getaran yang merambat di tubuh bumi dengan kecepatan antara 7–14 km/detik. Getaran ini berasal dari hiposentrum.

Gelombang Sekunder

Gelombang sekunder (gelombang transversal) adalah gelombang atau getaran yang menjalar, seperti gelombang primer dengan kecepatan yang sudah berkurang,yakni 4–7 km/detik. Gelombang sekunder tidak bisa merambat melewati lapisan cair.

Berdasarkan kekuatan Gempa

Gempa bumi ini memiliki tingkatan kekuatan. Adapun beberapa jenis yang diukur oleh alat ukur gempa yaitu Seismograf dalam skala Ritcher, diantaranya yaitu:

  1. Kekuatan 0.0-3.0 SR disebut dengan gempa mikro
  2. Kekuatan 3.0-3.9 SR disebut dengan gempa minor
  3. Kekuatan 4.0-4.9 SR disebut dengan gempa ringan
  4. Kekuatan 5.0-5.9 SR disebut dengan gempa sedang
  5. Kekuatan 6.0-6.9 SR disebut dengan gempa kuat
  6. Kekuatan 7.0-7.9 SR disebut dengan gempa mayor
  7. Kekuatan diatas 8.0 SR disebut dengan gempa kuat

Dampak Terjadinya Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Kerusakan Bangunan

Gempa berkekuatan tinggi dapat menimbulkan runtuhnya bangunan secara total. Puing-puing dari bangunan yang runtuh merupakan bahaya utama dalam gempa karena dampak turunnya benda-benda berat dan besar dapat mematikan bagi manusia. Gempa berkekuatan tinggi mengakibatkan pecahan cermin dan jendela, yang juga membawa bahaya bagi manusia.

Kerusakan Infrastruktur

Gempa bumi bisa menyebabkan saluran listrik tumbang. Ini berbahaya karena kabel hidup yang terbuka dapat menyetrum manusia atau menyalakan api. Gempa besar bisa menyebabkan pecahnya jalan, jalur gas, dan jaringan pipa air. Saluran gas yang rusak dapat menyebabkan gas lepas yang bisa mengakibatkan ledakan dan kebakaran, yang mungkin sulit diatasi.

Tanah Longsor dan batuan beku

Ketika gempa terjadi, bebatuan besar dan bagian tanah yang terdapat di atas bisa tergelincir, akibatnya, longsor terjadi dengan cepat turun ke lembah. Tanah longsor dan batuan beku dapat menimbulkan kerusakan dan kematian bagi masyarakat yang tinggal di daerah peggunungan.

loading...

Gempa Bumi Bisa Mengakibatkan Banjir

Gempa berkekuatan tinggi bisa memicu retakan pada dinding bendungan yang kemudian menyebabkan runtuhnya bendungan. Air yang terbendung akan mengirim dan mengamuk ke daerah-daerah terdekat yang menyebabkan banjir besar-besaran.

Gempa Bumi Bisa Memicu Tsunami

Tsunami adalah rangkaian tremor laut yang panjang dan dipicu oleh gempa bumi atau letusan gunung berapi di bawah laut. Tsunami bisa menghapus seluruh wilayah pesisir. Contoh dari gempa dan tsunami ini yaitu terjadi pada tanggal 11 Maret 2011 yang melanda pantai Jepang yang menyebabkan lebih dari 18.000 orang tewas. Contoh selanjutnya adalah peristiwa Tsunami Aceh yang terjadi pada tahun 2004 yang dimana Tsunami Aceh menjadi menjadi bencana yang terbesar di Indonesia.

Pencairan Tanah (Likufikasi)

Pencairan tanah merupakan fenomena dimana tanah menjadi lembek dan kehilangan kekuatannya.Jika sedimen yang terdiri dari kadar air tinggi mengalami getaran konstan, tekanan air yang tertahan di pori sedimen akan perlahan meningkat. Pada akhirnya, sedimenitu akan  kehilangan hampir semua kekuatan kohesif dan mulai berakting seperti cairan.

Bangunan yang dibangun di atas tanah liat ini nantinya akan tergelincir atau tenggelam ke dalam tanah. Gempa bumi bertanggung jawab atas sebagian besar kejadian pencairan tanah yang terjadi di seluruh dunia. Contoh khas fenomena likuifaksi adalah gempa bumi 1692 di Jamaika yang menimbulkan kehancuran kota Port Royal.

Akibat Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Akibat yang ditimbulkan oleh gempa bumi ini ada yang bersifat menguntungkan manusia tetapi ada pula yang merugikan manusia. Tetapi lebiih banya merugikan manusia. Akibat gempa bumi tersebut antara lain adalah:

  1. Terangkatnya mineral ke permukaan bumi

Gempa bumi bisa menimbulkan terangkatnya mineral – mineral yang ada di dalam lapisan bumi. Hal ini disebabkan dari proses tektonik yaitu pergerakan lempeng bumi atau pergerakan sesar. Sesar bisa menyebabkan lapisan bumi mendapatkan reaksi dan mampu terangkat ke permukaan.

Sesar ini disebut dengan sesar naik. Tetapi tidak semua proses gempa yang disebabkan oleh sesar atau jenis – jenis patahan ini mampu mengangkat mineral – mineral yang ada di dalam bumi. Hanya lapisan yang mengandung mineral dan juga sudah terdapat sesar aktif yang memotong lapisan mineral tersebut.

  1. Terjadinya Tsunami

Gempa bumi yang menyebabkan datangnya bencana tsunami dan gempa ini berjenis gempa tektonik  yang terjadi karena adanya pergerakan lempeng yang disebabkan dari adanya arus konveksi yang terjadi di dalam bumi dan pusat titik gempanya berada di dasar lautan.

Gelombang tsunami yang terjadi mampu merusak dan menenggelamkan semua yang ada di pesisir pantai sekitar sumber gempa sampai beberapa kilometer ke daratan tergantung dari besar kecilnya kekuatan yang dikeluarkan gempa dan dekat tidaknya pusat titik sumber gempa dari permukaan tersebut . Jika gelombang tsunami ini kerap terjadi pada suatu daerah maka tidak menutup kemungkinan daerah tersebut akan menimbulkan dampak abrasi dan erosi pantai.

  1. Terjadinya Longsor

Gempa bumi dapat mengakibatkan getaran atau guncangan tanah (ground shaking)  yang disebabkan karena adanya gerakan endogen. Getaran tanah ini menyebabkan tanah dan massa batuan keluar yang akhirnya terjadi penyebab tanah longsor pada lapisan tanah dan batuan yang ada diatasnya.

  1. Terjadinya Banjir

Air yang terdapat didalam waduk, atau danau dapat keluar dan mengalir dalam jumlah besar sehingga menjadi penyebab banjir ketika gempa terjadi. Banjir yang sering terjadi ini dikarenakan ketika gempa, fungsi danau atau waduk menjadi rusak karena air dalam waduk atau danau mengalir ke semua arah atau tumpah kembali dan keluar dan memenuhi  manfaat sungai-sungai dibawahnya.

  1. Terjadinya Kebakaran

Gempa bumi yang menimbulkan getaran nanti  akan mengakibatkan rusaknya bangunan yang ada. Kerusakan – kerusakan bangunan tersebut juga bisa mengakibatkan aliran listrik terputus atau kebocoran pipa dan tabung gas sehingga menyebabkan adanya ledakan.

Aliran listrik yang terputus secara tiba – tiba dan ledakan tabung dan pipa gas tersebut dapat menimbulkan kebakaran. Bahkan jika material yang ada di sekitarnya adalah material yang mudah terbakar. Kebakaran yang kerap terjadi juga menjadi salah satu penyebab pencemaran udara di lingkungan sekitarnya.

  1. Hancurnya Bangunan

Bangunan yang ada diatas permukaan bumi atau berada bawah tanah dapat rusak bahkan hancur karena adanya getaran pada lapisan tanah akibat dari terjadinya gempa. Parahnya kerusakan tergantung dari besar kecilnya kekuatan gempa dan jauh dekatnya sumber titik gempa serta kuat tidaknya  konstruksi bangunan yang tersebut.

Gelombang pada gempa bumi menyebabkan pergerakan pada lapisan tanah yang mengakibatkan bangunan – bangunan rumah atau gedung akan berguncang sehingga dapat menjadikan tidak kokohnya dan lemahnya kontruksi bangunan atau kerangka bangunan, bahkan sebagian atau keseluruhan bangunan menjadi runtuh.

Maka dari itu, pada beberapa negara yang sering terjadi gempa, sudah membuat rumah mereka atau gedung – gedung dengan kontruksi bangunan anti gempa agar kerugian yang ditimbulkan oleh terjadinya gempa bumi tidak terlalu besar.

  1. Munculnya wabah Penyakit

Wabah Penyakit ini bisa muncul ketika gempa yang terjadi telah merusak semua fasilitas yang ada sehingga mengakibatkan sulitnya pengadaan air bersih karena terjadi pencemaran air atau saluran – saluran air yang rusak, sanitasi yang buruk, dan kebersihan yang tidak terawat. Wabah penyakit yang biasanya muncul adalah seperti diare, demam berdarah, deman dan flu, sesak nafas, sampai TBC.

  1. Banyaknya korban Jiwa

Pada saat gempa terjadi, banyak korban jiwa berjatuhan karena tertimpa reruntuhan bangunan, terbawa arus gelombang tsunami, atau terkena wabah penyakit.

  1. Kerusakan Lingkungan

Getaran yang dihasilkan gempa bumi bisa menimbulkan kerusakan fungsi lingkungan hidup bagi manusia dan ruang publik untuk kehidupan seperti rusaknya struktur jenis – jenis tanah, erosi tanah,  terkikisnya lapisan tanah, pencemaran tanah, rusaknya fungsi ekosistem terumbu karang jika pusat gempa ada di laut, banyak tanaman yang rusak dan roboh, dan lain sebagainya.

Dan untuk mengatasi keadaan ketika gempa bumi terjadi dalam rangka mengurangi dampak akibat terjadinya gempa bumi seperti yang disebutkan diatas, kita bisa melakukan mitigasi bencana gempa bumi seperti yang dipaparkan pada artikel cara melakukan mitigasi gempa bumi.

( BACA JUGA : Penyebab Banjir )

Cara Menghadapi Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Berikut ini adalah yang dilakukan saat menghadapi gempa bumi, yaitu :

  1. Bila berada di dalam rumah :
  • Jangan panik dan jangan berlari keluar, berlindunglah di bawah meja atau tempat tidur.
  • Kalau tidak ada, carilah bantal atau benda lainnya lalu lindungilah kepala kalian untuk menjaga dari benda yang jatuh.
  • Jauhi rak buku, lemari dan kaca jendela.
  • Hati-hati terhadap langit-langit yang bisa jadi runtuh, benda-benda yang tergantung di dinding dan sebagainya.
  1. Bila berada di luar ruangan :
  • Kalau Anda berada di luar ruangan Jauhi bangunan tinggi, dinding, tebing terjal, pusat listrik dan tiang listrik, papan reklame, pohon yang tinggi dan sebagainya.
  • Usahakan dapat mencapai daerah yang terbuka.
  • Jauhi rak-rak dan kaca jendela.
  1. Bila berada di dalam ruangan umum :
  • Jangan panik dan jangan berlari keluar karena kemungkinan sudah dipadati banyak orang.
  • Jauhi benda-benda yang mudah jatuh seperti rak, lemari, kaca jendela dan sebagainya.
  1. Bila sedang mengendarai kendaraan :
  • Segera hentikan di tempat yang terbuka.
  • Jangan berhenti di atas jembatan atau di bawah jembatan layang/jembatan penyeberangan.
  1. Bila sedang berada di pusat perbelanjaan, bioskop, dan lantai dasar mall :
  • Jangan menyebabkan kepanikan atau korban dari kepanikan.
  • Ikuti semua petunjuk dari pegawai atau satpam.
  1. Bila sedang berada di dalam lift :
  • Jangan memakai lift saat terjadi gempa bumi atau kebakaran. Lebih baik menggunakan tangga darurat untuk mencegah lift rusak.
  • Jika anda merasakan adanya getaran gempa bumi saat berada di dalam lift, maka tekanlah semua tombol.
  • Jika lift berhenti, keluarlah, lihat keamanannya dan mengungsilah.
  • Jika anda terjebak dalam lift, hubungi manajer gedung dengan menggunakan interphone jika di lift itu tersedia.
  1. Bila sedang berada di dalam kereta api :
  • Berpeganganlah dengan erat pada tiang sehingga anda tidak akan terjatuh misalkan kereta dihentikan secara tiba-tiba
  • Bersikap tenanglah mengikuti arahan dari petugas kereta
  • Salah memahami terhadap informasi petugas kereta atau stasiun akan mengakibatkan kepanikan
  1. Bila sedang berada di gunung/pantai :
  • Ada kemungkinan lonsor terjadi dari atas gunung. Menjauhlah langsung ke tempat aman.
  • Di pesisir pantai, bahayanya datang dari tsunami. Jika Anda merasakan getaran dan tanda-tanda tsunami yang sudah terlihat, makan cepatlah mengungsi ke dataran yang tinggi.
  1. Beri pertolongan :

Bila mana petugas kesehatan dari rumah-rumah sakit akan mengalami kesulitan saat datang ke tempat kejadian maka bersiaplah membantu pertolongan pertama kepada orang-orang berada di sekitar Anda.

10.Evakuasi :

Tempat-tempat pengungsian biasanya telah diatur oleh pemerintah daerah. Pengungsian perlu dilakukan bila kebakaran meluas akibat gempa bumi. Pada prinsipnya, evakuasi dilakukan dengan berjalan kaki di bawah jagaan petugas polisi atau instansi pemerintah.

  1. Dengarkan informasi :

Saat gempa bumi terjadi, masyarakat terpukul kejiwaannya. Untuk mencegah kepanikan, penting sekali setiap orang bersikap tenang dan ikutilah arahan sesuai dengan informasi yang benar. Anda dapat mendapatkan informasi yang benar dari pihak berwenang, polisi, atau petugas PMK. Jangan bertindak atas informasi yang tidak jelas.

Alat Pengukur Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Penyebab Gempa Bumi

Seismograf adalah alat yang dpergunakan atau dipakai untuk mengukur kuat dan lemahnya gempa bumi. Berdasarkan arah getaran yang diukur, seismograf dibedakan menjadi 2 (dua) macam yaitu :

  1. Seismograf horisontal adalah suatu jenis seismograf yang mencatat kekuatan gempa ataupun getaran bumi dengan arah secara horizontal (mendatar).
  2. Seismograf vertikal adalah jenis dari seismograf yang mencatat getaran bumi dengan arah secara vertikal.

Besaran gempa didasarkan dari amplitudo gelombang tektonik dan dicatat oleh alat Seismograf dengan menggunakan Skala Richter.

Nah, itulah penjelasan mengenai Penyebab Gempa Bumi, Pengertian Gempa Bumi, Pengertian Gempa Bumi, Dampak Gempa Bumi, Cara Mengatasi Gempa Bumi, Faktor Gempa Bumi secara lengkap. Semoga artikel pada kali dapat menambah wawasan Anda dan bisa bermanfaat.

Penyebab Gempa Bumi

 

loading...

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply