6
33

PENYEBAB TSUNAMI : Pengertian, Dampak, Faktor & Proses Terjadinya

loading...

Penyebab Tsunami – ialah lupa satu spesies bencana alam yang berhubungan dengan gelombang lautan. Gelombang lautan yang paling besar dan menerjang ini disebut dengan tsunami. Tsunami berasal dari bahasa Jepang, Tsu yang berarti pelabuhan dan Nami yang berarti gelombang.

Pengertian Tsunami

Penyebab Tsunami

Penyebab Tsunami

Pengertian Tsunami Secara harfiah, tsunami memiliki arti ombak besar di pelabuhan. Lebih ilmiah lagi,  yang dimaksud tsunami merupakan perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan air secara vertikal yang berlangsung dengan tiba- tiba. mengapa nama bencana ini merupakan tsunami yang diambil dari bahasa Jepang? Mungkin lantaran negara Jepang ialah negara yang paling rawan dengan adanya gempa, sehingga terjadinya gelombang besar yang ialah efek dari gempa sering terjadi.

Gelombang tsunami ialah spesies gelombang yang mampu mengalir ke segala arah hingga mencapai jeda ribuan kilometer. Daya kerusakan yang diakibatkan gelombang ini tentu semakin kuat jika berada di daratan yang dekat dengan pusat gangguan. jika di lautan, tinggi gelombang tsunami ini bukan terlalu tinggi, hanya sekitar 1 meter saja.

walau demikian, laju yang dimiliki oleh gelombang ini dapat mencapai 500 hingga 1000 kilometer per jam, laju ini menyamai dengan laju pesawat jet. Saking cepatnya gelombang ini, kapal yang berada di lautan sampai bukan terasa akan kehadiran gelombang ini.

Sebaliknya, semakin mendekati ekosistem pantai, laju gelombang ini semakin menurun, cuma antara 35 hingga 50 kilometer per jam. Akan tetapi, tingginya gelombang akan semakin naik, hingga mencapai 20 meter. Dengan ketinggian yang sedemikian ini, maka gelombang tsunami mampu masuk ke daratan hingga jeda puluhan kilometer. Inilah sekilas citra generik adapun gelombang tsunami.

loading...

Faktor – Faktor Terjadinya Tsunami

Penyebab Tsunami

Penyebab Tsunami

Tsunami ialah sebuah bencana alam yang dahsyat. Tsunami merupakan citra ombak yang paling besar yang menerjang hingga ke tanah daratan. bukan dapat dipungkiri bahwa poin daratan yang terkena sapuan ombak tentu luluh lantak lantaran kekuatan yang dimiliki oleh ombak tersebut.

Terjadinya tsunami ini biasanya bukan bencana alam tunggal. Maksudnya, biasanya tsunami bukan berasal sendiri dengan tiba- tiba. akan tetapi biasanya ada yang menghantarkan, sehingga terjadilah tsunami. Beberapa peristiwa alam menjadi penyebab  terjadinya tsunami. Hal- hal yang menghantarkan terjadi tsunami sekitar beda merupakan menjadi  berikut:

  1. Gempa Bumi bawah laut

Gempa bumi ialah hal yang sangat generik yang mampu menyebabkan terjadinya tsunami. Gempa bumi yang dimaksud pasti merupakan gempa bumi bawah laut. Gempa bumi bawah air mengakibatkan beludak getaran yang akan mendorong timbulnya gelombang tsunami.

Gempa bumi bawah air ialah penyebab mayoritas terjadinya tsunami di dunia. Hampir 90 persen kejadian tsunami di global ini disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi di bawah laut. Gempa bumi yang terjadi dibawah air ini ialah spesies gempa bumi tektonik yang terbentuk efek adanya pertemuan ataupun tubrukan  lempeng tektonik.

Walau gempa bumi bawah air ialah penyebab primer terjadinya tsunami,  namun tidak berarti bahwa semua gempa bumi bawah laut Sdapat menimbulkan tsunami. Gempa bumi bawah laut akan mengakibatkan tsunami apabila memenuhi beberapa syarat antara lain adalah sebagai berikut:

  • Pusat gempa terletak di kedalaman 0 sampai 30 kilometer dibawah permukaan air laut

Gempa bumi bawah air yang berpotensi mengakibatkan tsunami merupakan jika pusat gempa berada di kedalaman sekitar 0 hingga 30 meter dibawah permukaan air laut. Semakin dangkal pusat gempa, maka tentu semakin besar peluang bagi terjadi tsunami.

Dengan kata lain semakin dangkal pusat gempa bumi, maka kesempatan terjadinya tsunami pun semakin besar. Hal ini lantaran getaran yang dirasakan pun semakin besar dan semakin kuat, sehinnga kesempatan terjadinya tsunami juga pun semakin kuat.

  • Gempa yang terjadi berskala sampai di atas 6,5 skala richter

Kriterian yang lalu merupakan gempa bumi yang terjadi harus memiliki kekuatan di atas 6,5 skala richter. Jadi contohnya ada gempa dangkal, akan tetapi gempanya kecil, hal itu kemungkinan bukan tentu memberikan kesempatan terjadinya tsunami.

Gempa yang terjadi dengan kekuatan minimal 6,5 skala richter dianggap sudah dapat bagi mempengaruhi gelombang air laut, yang dalam akhirnya akan menjadikan terjadinya tsunami. Pengalaman bencana yang terjadi di Aceh dalam tahun 2004 silam, gempa yang terjadi mempunyai kekuatan sekitar 9 skala richter. bagi mengetahui besar gempa dipakai alat pengukur getaran gempa bumi.

  • Jenis sesar gempa merupakan sesar naik turun

Kriteria lainnya yang juga mendukung terjadinya gelombang tsunami merupakan adapun spesies sesar. Persesaran gempa yang mampu mengakibatkan gelombang tsunami merupakan spesies persesaran naik turun. Adanya persesaran naik turun ini tentu mampu mengakibatkan gelombang modern yang mana apabila mengalir ke daratan, maka dapat menimbulkan tsunami.

Hal ini tentu diperparah jika terjadi patahan di lantai laut, sehingga tentu menjadikan air air turun secara mendadak dan sebagai cikal bakal terjadinya tsunami.

Nah, itulah beberapa kriteria gempa yang mampu mengakibatkan tsunami. Gempa bawah air yang bukan sinkron dengan kriteria di atas maka kesempatan mengakibatkan tsunami pun kecil.

loading...
  1. Letusan gunung berapi bawah laut

Penyebab terjadinya tsunami yang lalu merupakan terjadinya letusan gunung barah yang ada di bawah laut. Lautan yang memenuhi 2 per tiga dari permukaan bumi ini ada banyak sekali rahasia. Kita bukan tau banyak adapun rupa penampakan di bawah laut, bahwa sebenarnya bukan cuma daratan saja yang mempuyai gunung aktif,namun juga bawah air memiliki banyak gunung aktif.

Beberapa gunung antusias yang ada di bawah air dapat berpotensi meledak ataupun erupsi sewaktu- waktu. efek adanya letusan yang besar ataupun kuat dari gunung berapi bawah air ini, maka menjadikan terjadinya tsunami.

Salah satu peristiwa agung yang menggambarkan kejadian tsunami diakibatkan oleh letusan gunung berapi merupakan di Indonesia, tepatnya di sebelah barat pulau Jawa. Gunung Krakatau namanya, meletus dalam tahun 1883.

Peristiwa ini mengakibatkan gelombang tsunami yang dasyat sehingga menyapu ludes area di antara Selat Sunda. Selain peristiwa Gunung Krakatau, di Indonesia juga pernah terjadi letusan gunung Tambora dalam tahun 1815 yang berada di Nusa Tenggara Timur sampai menimbulkan terjadinya kepulauan Maluku. Indonesia ialah negara yang memiliki banyak gunung barah sehingga dijuluki Ring of Fire. Hal ini mengeluarkan Indonesia harus selalu waspada lantaran letusan gunung berapi dapat terjadi sewaktu- waktu.

  1. Terjadiya longsor bawah laut

Penyebab gelombang tsunami lalu merupakan terjadinya longsor dibawah air . Tsunami yang disebabkan lantaran adanya longsor di bawah air dinamakan Tsunamic Submarine Landslide. Ternyata longsor bukan cuma terjadi di daratan saja. Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, bentuk permukaan bawah lait menyerupai daratan.

Jika di daratan kita menemukan gunung dan jurang, maka di pada lautan juga pun demikian, sehingga ada potensi terjadi longsir. Longsir bawah air ini dalam umunya disebabkan oleh adanya gempa bumi tektonik ataupun letusan gunung bawah laut. Getaran kuat yang ditimbulkan olehlongsir inilah yang  dapat menjadikan terjadinya tsunami.

Selain gempa bumi tektonik dan letusan gunung berapi, tabrakan lempeng yang ada di bawah air pun dapat menjadikan terjadinya longsor. dalam tahun 2008 diusahakan penelitian di Samudera Hindia yang menyebutkan adanya palung air yang membentang dari pulau Siberut hingga ke pesisir Pantai Bengkulu yang mana jika palung tersebut longsor maka tentu terjadi tsunami di pantai barat Sumatera.

  1. Adanya hantaman meteor

Penyebab dari terjadinya tsunami merupakan adanya hantaman meteor ataupun benda langit. Benda langit yang jatuh ini pasti saja benda langit yang berukuran besar. walaupun jarang sekali terjadi, dan bahkan belum ada dokumentasi yang menyebutkan adanya tsunami efek hantaman meteor, akan tetapi hal ini dapat saja terjadi.

Seperti yang disimulasikan oleh komputer canggih, bahwa jika ada meteor besar (karena meteor kecil biasanya tentu habisa terbakar di atmosfer bumi) contohnya berdiameter lebih dari 1 kilometer saja, maka mampu mengakibatkan bencana alam yang dasyat.

Mega tsunami yang ditimbulkan mempunyai ketinggian hingga ratusan meter. Kita dapat memprediksi apa yang tentu terjadi selanjtnya. Kelaparan efek pertanian yang rusak dan perubahan iklim, tentu membunuh manusia di bumi secara massal. selain lantaran ukuran dari meteor, hal beda yang berpengaruh merupakan laju ataupun kecepatan meteor yang mencapai puluhan ribu kilometer per jam.utern belum ada dokumentasi yang menyebutkan adanya tsunami efek hantaman meteor, akan tetapi hal ini bi

Dampak Bencana Tsunami

Penyebab Tsunami

Penyebab Tsunami

Bencana alam ialah peristiwa paling kejadiannya sungguh paling bukan diharapkan dan bukan dirindukan. Bagaimana tidak, bencana alam cuma tentu membawa akibat buruk, seperti kehilangan, kemiskinan, kelaparan, dan kesedihan.

Apapun spesies bencana alam yang di bumi, maka bukan ada satupun dari mereka yang diharapkan kedatangannya olah manusia. seperti halnya bencana tsunami ini. seperti spesies bencana alam lainnya, bencana tsunami pun mengakibatkan banyak sekali akibat ataupun kerugian. Beberapa akibat tsunami sekitar beda merupakan menjadi berikut:

  1. Terjadi kerusakan dimana- mana

Dampak yang ditimbulkan pertama kali dari terjadinya tsunami adalah terjadinya kerusakan dimana- mana. Kerusakan disini diartikan bisa kerusakan fisik baik bangunan dan non bangunan. Gelombang besar yang terbentuk lantaran tsunami ini mampu menyapu area daratan, baik daerah pantai ataupun daerah- daerah di sekitarnya.

Kerusakan yang terjadi ini merupakan di daerah yang terkena sapuan ombak. Gelombang ombak yang berkekuatan tinggi ini dalam sekilas dapat meluluh lantakkan bangunan, menyapu pasir ataupun tanah, merusak perkebunan dan persawahan masyarakat, merusak tambak dan ladang perikanan, dan lain sebagainya. Kerusakan yang terjadi ini tentu mengakibatkan baynyak kerugian, terutama kerugian berupa material.

  1. tanah pertanian dan perikanan rusak

Gelombang tsunami yang dasyat juga mampu menjadikan tanah pertanian dan perikanan rusak. Gelombang tsunami dengan kekuatan yang besar dapat menyapu ludes apa saja yang ada di daratan. Jangankan flora yang ada di sawah, lebih-lebih bangunan juga banyak sekali yang roboh. kecuali itu ikan- ikan yang ditanam di kolam perikanan pun akan tersapu oleh air dari gelombang tsunami tersebut.

  1. Menghambat aktivitas perekonomian

Kita sepakat bahwa semua bencana alam mampu mengacaukan aktivitas perekonomian di suatu wilayah. Hal ini pun termasuk bencana tsunami. Kerusakan dan kehilangan yang terjadi dampak gelombang tsunami tentu melumpuhkan aktivitas perekonomian sampai beberapa waktu. bukan cuma itu saja, akan tetapi kerugian yang disebabkan oleh tsunami mungkin akan menggantikan aktivitas produksi dan perdagangan pada waktu tertentu.

  1. Kerugian material

Semua bencana alam mampu mengakibatkan kerugian yang bersifat materiil, termasuk pun gelombang tsunami. Kerugian material diantaranya lantaran robohnya bangunan, rusak tanah pertanian dan perikanan, dan kehilangan harta bendanya.

  1. Kerugian spiritual

Selain kerugian yang bersifat material ataupun yang mampu diukur dengan uang, bencana tsunami juga mampu mengakibatkan kerugian spiritual.  Yang dimaksud dengan kerugian spiritual adalah kerugian yang tidak berupa harta benda, namun lebih ke jiwa.

Bagaimana seorang anak kecil akan tabah setelah mengalami bencana alam yang besar, apalagi apabila ia kehilangan anggota keluarganya, maka hal itu akan menimbulkan trauma di jiwa anak kecil. Akibatnya anak tersebut harus menjalani beberapa terapi agar terbebas dari traumanya itu. Bahkan hal seperti ini hanya dialami oleh anak kecil saja, namun juga orang dewasa dan bahkan lanjut usia.

  1. Menimbulkan bibit penyakit

Dampak selanjutnya dari bencana alam tsunami yaitu timbulnya bibit penyakit. saat gelombang laut yang tinggi meluluh lantakkan daratan, maka yang akan kita temukan adalah benda- benda kotor, lahan yang berlumpur dan sebagainya. Lingkungan yang tidak bersih akan menimbulkan bayak sekali bibit penyakit.

Lagi pula apabila ditambah dengan jasad- jasad makhluk hayati yang meninggal, maka kawasan akan semakin tidak sehat. Disamping itu, jika tinggal di evakuasi maka yang akan terjadi adalah timbulnya bibit penyakit lantaran kurangnya saranan dan pra sarana.

Nah, itulah beberapa akibat terjadinya tsunami. Dampak- akibat yang telah disebutkan di atas ialah akibat jangka pendek. kecuali akibat jangka pendek, adalagi akibat jangka panjang yang akan kita rasakan, seperti kondisi perekonomian daerah tersebut yang tidak stabil, dan masih banyak lagi.

Tanda – Tanda Terjadinya Bencana Tsunami

Penyebab Tsunami

Penyebab Tsunami

Sebelumnya telah disebutkan diatas bahwa bencana alam tsunami ialah tipe bencana alam yang selalu dibarengi dengan tanda- tanda tertentu. maka dari itulah terjadinya tsunami ini dapat diprediksi kejadinnya. Ada beberapa tanda yang menandakan bahwa akan ada tsunami.

Maka dari itulah masyarakat harus waspada dan segera mengambil langkah yang tepat. Beberapa tanda tentu terjadinya tsunami tentu kita ketahui dalam artikel ini. berikut ini ialah beberapa tanda ataupun Ciri-ciri tsunami.

  1. Terjadinya gempa ataupun getaran yang berpusat dari bawah laut

Terjadinya tsunami diawali oleh adanya gempa bumi ataupun semacam getaran yang asalnya dari bawah ataupun dari dalam lautan. Gempa yang terjadi ini pasti seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, yakni berpusat ataupun mempunyai kedalam kurang dari 30 kilometer dan getarannya melebihi 6,5 scala richter.

  1. Air laut tiba- tiba surut

Setelah adanya gempa ataupun getaran, selanjutnya adalah surutnya air secara tiba- tiba. surutnya air laut secara tiba- tiba ini ialah tanda- tanda yang sangat jelas saat tentu terjadi tsunami. Semakin jauh surut air laut , maka kekuatan tsunami yang tentu terjadi tentu semakin besar.

Dengan begitu saat surut air ini terjadi maka tindakan yang sangat benar adalah segera membuat pengungsian agar tidak banyak korban yang jatuh. Surutnya air laut ini sebenarnya lantaran disebabkan oleh datar laut turun secara mendadak sehingga ditemukan kekosongan ruang dan menjadikan air laut pantai tertarik. Dan saat gelombang tsunami telah tercipta yang baru, maka air tentu kembali ke pantai dengan wujud gelombang yang paling besar.

  1. Tanda- tanda alam yang tidak biasa

Sebelum terjadinya tsunami, pun ditemukan beberapa tanda alam yang tidak biasa. Tanda- tanda alam yang tidak sering ini seperti aksi angin yang tidak biasa, tingkah fauna yang aneh. Beberapa tingkah fauna yang terlihat aneh ini semisal adalah aktifnya kelelawar di siang hari, dan banyak burung- burung terbang bergerombol (padahal biasanya bukan pernah terlihat), dan pun beberapa tingkah binatang darat. model di Thailand, sebelum terjadinya tsunami, gajah- gajat Thailang saling berlarian menuju ke gunung bagi menyelamatkan diri.

  1. Terdengar nada gemuruh

Tanda tentu terjadinya tsunami yang selanjutnya adalah terdengarnya nada gemuruh. Ada pengalaman oleh masyarakat yang mengalami bencana tsunami tahun 2004 di Aceh, dimana beberapa ketika sebelum tsunami terjadi mereka mendengar nada gemuruh yang paling lantang dari dalam laut, yakni seperti nada kereta pengangkut barang. Beberapa diantaranya pun mendengar nada ledakan dari dalam lautan. Hal ini lumayan menjadi suatu pertanda yang kuat tentu terjadinya bencana tsunami.

Itulah beberapa tanda terjadinya tsunami yang mampu kita meninjau sebelum tsunami terjadi. Tanda- tanda di atas ialah tanda- tanda alam. Namun, seiring dengan kemajuan abad dan teknologi, maka diciptakan suatu alat yang mampu dipakai bagi mendetersi terjadinya tsunami. Dengan begitu kita mampu memperoleh laporan yang lebih akurat.

Upaya Penyelamatan Diri dari Tsunami

Penyebab Tsunami

Penyebab Tsunami

Ketika menantang  suatu bencana, ada beberapa sikap yang sebaiknya kita lakukan. Sikap tersebut haruslah benar lantaran apabila bukan maka akibatnya tentu fatal. Terlebih jika bencana alam yang terjadi ialah bencana alam yang besar. Sikap yang benar ini dikatakan pun dengan sikap penyelamatan diri. Setiap spesies bencana alam memiliki sikap penyelamatan diri yang berbeda- beda.

Hal ini lantaran resiko dan bahaya yang ditimbulkan pun berbeda- lain pula. Begitu pula dengan bencana tsunami, saat kita sudah menatap tanda- tanda tentu terjadinya tsunami, maka tindakan yang harus segera kita ambil adalah melakukan usaha penyelamatan diri.

Salah satu tindakan yang dapat kita buat ialah berlari jauh meninggalkan bibir pantai dan segera mencari tempat yang dirasa tinggi. Dengan begitu kita bisa memberikan kesempatan kepada diri kita bagi menyelamatkan diri dairi gelombang tsunami.

Nah, itulah penjelasan mengenai Penyebab Tsunami, Dampak Tsunami, Faktor Tsunami, Tanda-Tanda Tsunami dan Upaya Penyelamatan Tsunami secara lengkap. Semoga artikel kali ini dapat menambah wawasan Anda dan bisa bermanfaat.

Penyebab Tsunami

loading...

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply