28
502

Peta DI Yogyakarta : Sejarah, Iklim, Geografi & Gambar (LENGKAP)

Peta DI Yogyakarta – Pada pembahasan kali ini kita akan membahas seputar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dimana Provinsi ini beribukota Kota Yogyakarta masih dan memiliki banyak perubahan dari sebelumnya.

Artikel sebelumnya kita telah membahas Peta Jawa Tengah yang dimana kita sudah mengetahui mulai dari Gambar Peta Lengkap nya , Geografinya sampai Sejarahnya kita kupas habis. Okee langsung saja kita simak artikel dibawah ini dengan seksama. Selamat Membaca!.

Gambar Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta Lengkap

Peta DI Yogyakarta Lengkap

Peta DI Yogyakarta Lengkap

Peta Buta DI Yogyakarta

Peta Buta Yogyakarta

Peta Buta Yogyakarta

Peta Administrasi DI Yogyakarta

Peta Administrasi Yogyakarta

Peta Administrasi Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang ialah peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini terletak di bagian selatan Pulau Jawa, dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia.

Daerah Istimewa yang mempunyai luas 3.185,80 km2 ini terdiri dari satu kotamadya, dan empat kabupaten, yang terbagi lagi menjadi 78 kecamatan, dan 438 desa/kelurahan. Berdasarkan dari data sensus penduduk tahun 2010 mempunyai populasi 3.452.390 jiwa dengan proporsi 1.705.404 laki-laki, dan 1.746.986 perempuan, serta mempunyai kepadatan penduduk sebesar 1.084 jiwa per km2.

Penyebutan nomenklatur Daerah Istimewa Yogyakarta yang terlalu panjang mengakibatkan penyingkatan nomenklatur menjadi DI Yogyakarta ataupun DIY. Daerah Istimewa Yogyakarta biasa dihubungkan dengan Kota Yogyakarta sehingga secara kurang benar biasa dikatakan dengan Jogja, Yogya, Yogyakarta, Jogjakarta.

Walau secara geografis ialah daerah setingkat provinsi terkecil kedua sesudah DKI Jakarta, Daerah Istimewa ini terkenal di tingkat nasional, dan internasional, terutama sebagai tempat tujuan liburan andalan sesudah Provinsi Bali.

Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri sudah banyak mengalami beberapa bencana alam besar termasuk bencana gempa bumi pada tanggal 27 Mei 2006, erupsi Gunung Merapi selama Oktober-November 2010, serta erupsi Gunung Kelud, Jawa Timur pada tanggal 13 Februari 2014.

Geografi DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Jika kita lihat dari Peta Indonesia ProvinsiDI Yogyakarta ini terletak di bagian tengah-selatan Pulau Jawa, secara geografis terletak pada 8º 30′ – 7º 20′ Lintang Selatan, dan 109º 40′ – 111º 0′ Bujur Timur.

Berdasarkan bentang alam, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta bisa dikelompokkan menjadi empat satuan fisiografi, yakni satuan fisiografi Gunungapi Merapi, satuan fisiografi Pegunungan Sewu ataupun Pegunungan Seribu, satuan fisiografi Pegunungan Kulon Progo, dan satuan fisiografi dataran Rendah.

Iklim DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Tipe iklim yang digunakan Provinsi DIY adalah “AM dan AW”, curah hujan rata-rata 2.012 mm/thn dengan 119 hari hujan, suhu rata-rata 27,2°C dan kelembaban rata-rata 24,7%.

Angin pada biasanya bertiup angin muson dan pada musim hujan bertiup angin barat upaya dengan arah 220°  bersifat basah dan menghadirkan hujan, pada musim kemarau bertiup angin muson tenggara yang lebih kurang kering dengan arah ± 90° – 140° dengan rata-rata kecepatan 5-16 knot/jam

Batas – Batas Provinsi DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Kota Yogyakarta terletak ditengah-tengah Propinsi DIY, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut.

  • Bagian Utara : Berbatasan dengan Kabupaten Sleman
  • Bagian Timur : Berbatasan dengan Kabupaten Bantul & Sleman
  • Bagian Selatan : Berbatasan dengan Kabupaten Bantul
  • Bagian Barat : Berbatasan dengan Kabupaten Bantul & Sleman

Sejarah Yogyakarta

Sejarah Yogyakarta

Sejarah Yogyakarta

Daerah Istimewa Yogyakarta ataupun biasa disingkat dengan DIY merupakan salah satu daerah otonom setingkat provinsi yang terdapat di Indonesia. Propinsi ini beribukota di Yogyakarta. Dari nama daerah ini yakni Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus statusnya sebagai Daerah Istimewa.

Status sebagai Daerah Istimewa berkenaan dengan runutan sejarah berdirinya propinsi ini, baik sebelum ataupun sesudah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Berdasarkan cerita Gianti, Yogyakarta ataupun Ngayogyakarta (bahasa Jawa) merupakan nama yang diberikan Paku Buwono II (raja Mataram tahun 1719-1727) sebagai pengganti nama pesanggrahan Gartitawati.

Yogyakarta berarti Yogya yang kerta, Yogya yang makmur, sedangkan Ngayogyakarta Hadiningratberarti Yogya yang makmur dan yang paling utama. Sumber lain mengatakan, nama Yogyakarta diambil dari nama (ibu) kota Sanskrit Ayodhya pada epos Ramayana.

Dalam penggunaannya sehari-hari, Yogyakarta lazim diucapkan Jogja(karta) ataupun Ngayogyakarta (bahasa Jawa). Sebelum Indonesia merdeka, Yogyakarta telah memiliki tradisi pemerintahan karena Yogyakarta merupakan Kasultanan, termasuk di dalamnya ditemukan juga Kadipaten Pakualaman.

Daerah yang memiliki asal usul yang sama dengan pemerintahannya sendiri, di jaman penjajahan Hindia Belanda dikatakan Zelfbesturende Landschappen. Di jaman kemerdekaan dikatakan dengan nama Daerah Swapraja. Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat berdiri sejak 1755 didirikan oleh Pangeran Mangkubumi yang terus bergelar Sultan Hamengku Buwono I.

Kadipaten Pakualaman, berdiri sejak 1813, didirikan oleh Pangeran Notokusumo, (saudara Sultan Hamengku Buwono II ) terus bergelar Adipati Paku Alam I. Baik Kasultanan ataupun Pakualaman, diakui oleh Pemerintah Hindia Belanda sebagai kerajaan dengan hak mengerjakan rumah tangga sendiri.

Semua itu dinyatakan di pada kontrak politik. Terakhir kontrak politik Kasultanan tercantum pada Staatsblad 1941 No. 47 dan kontrak politik Pakualaman pada Staatsblaad 1941 No. 577.

Pada saat Proklamasi Kemerdekaan RI, Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Sri Paku Alam VIII mengetok kawat kepada Presiden RI, menyatakan bahwa Daerah Kasultanan Yogyakarta dan Daerah Pakualaman menjadi bagian wilayah Negara Republik Indonesia, serta ikut bergabung menjadi satu mewujudkan satu kesatuan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kota/Kabupaten Provinsi DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Peta DI Yogyakarta

Provinsi DI Yogyakarta ini terbagi atas 1 kotamadya dan 4 kabupaten. Yang dimana sebelumnya Kabupaten dan Kota yang berada di Provinsi DI Yogyakarta terdiri dari Kabupaten Kesultanan dan Kadipaten Pakualaman. Berikut ini merupakan kota/kabupaten yang ada di Provinsi DI Yogyakarta.

1. Kabupaten Gunungkidul

Kabupaten Gunung Kidul adalah kabupaten yang berada di Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki berbagai tempat wisata alam, terutama wisata pantai. Karena secara langsung, Kabupaten Gunungkidul berbatasan dengan Samudera Hindia bagian selatan. Kabupaten Gunungkidul juga berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten dan Sukoharjo di bagian utara.

Daerah ini juga terdapat banyak perbukitan serta pegunungan kapur yang terkenal sering mengalami kekeringan saat musim kemarau. Bahkan, daerah ini juga dikenal sebagai daerah yang tandus. Gunungkidul didominasi oleh pegunungan yang juga bagian dari Pegunungan Sewu.

Terbentuknya pegunungan di Gunungkidul adalah disebabkan oleh batu gamping yang mana menjadi penanda pada masa lalu, daerah tersebut merupakan dasar laut. Hal itu juga dibuktikan dengan penemuan fosil hewan laut purba. Semenjak pengangkatan tektonik dan vulkanik semenjak Kala Miosen, Gunungkidul terbentuk menjadi daratan.

2. Kabupaten Bantul

Llokasi dari Kabupaten Bantul ini terletak  di bagian selatan Yogyakarta. Tepatnya berbatasan dengan Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta pada bagian utara, Gunungkidul di bagian timur, dan Kulon Progo di bagian barat.

Bagian selatan Bantul adalah ujung barat dari Pegunungan Sewu, yang mana Pegunungan Sewu merupakan pegunungan kapur. Kali Progo beserta anak sungainya adalah sungai yang mengaliri bagian Kabupaten Bantul dan sekitarnya.

Kabupaten Bantul sendiri memiliki jumlah penduduk hingga 1.015.465 jiwa dengan Kecamatan Banguntapan sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbanyak. Kebanyakan mata pencaharian warga Bantul berasal dari pertanian, industri, perdagangan, dan jasa.

3. Kabupaten Kulon Progo

Kabupaten Kulon Progo merupakan daerah yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah serta dibatasi dengan Kali Progo di sebelah timur. Ibukota Kabupaten Kulonprogo ini terletak  di Kecamatan Wates, tepatnya sekitar 25 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.

Di Kulon Progo juga berbatasan dengan Bukit Menoreh yang berada di sebelah barat laut yang juga berbatasan dengan Kabupaten Magelang. Bagian selatan Kulon Progo merupakan pantai. Beberapa pantai yang terkenal di Kulon Progo, bahkan hingga seluruh Indonesia adalah Pantai Congot, Pantai Trisik, dan Pantai Glagah.

Kabupaten Kulon Progo dibagi menjadi 12 kecamatan dengan 88 desa dan keluarah, serta 930 dusun. Jumlah penduduk yang ada di kabupaten Kulonprogo mencapai 470.520 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 802,57 jiwa.

4. Kabupaten Sleman

Daerah yang menurut peta Yogyakarta lengkap berada di sebelah utara ini memiliki jumlah penduduk hingga 1.093.110 jiwa serta kepadatan penduduk mencapai 1.901,66 jiwa per kilometer2. Kabupaten Sleman berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah di bagian utara dan timur, sedangkan bagian selatan dibatasi kabupaten DI Yogyakarta lainnya.

Untuk di bagian barat, Kabupaten Sleman berbatasan langsung dengan Kulon Progo. Kabupaten Sleman bagian utara adalah daerah pegunungan, tepatnya dekat dengan Gunung Merapi. Gunung Merapi sendiri merupakan gunung berapi aktif yang sangat berbahaya di Pulau Jawa.

Kabupaten Sleman menjadi kabupaten dengan banyaknya universitas, sehingga Kabupaten Sleman menjadi kabupaten yang ramai dengan para mahasiswa. Dengan banyaknya mahasiswa, tentu juga membuat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki istilah kota pelajar.

5. Kota Yogyakarta

Kota Yogyakarta adalah ibu kota sekaligus menjadi pusat pemerintahan dari Provinsi DI Yogyakarta. Sultan Hamengkubuwana dan Adipati Paku Alam juga menempati Kota Yogyakarta sebagai kediaman mereka. Di daerah Kota Yogyakarta juga terdapat Keraton Yogyakarta yang hingga saat ini masih beroperasi.

Penduduk di Kota Yogyakarta mencapai 412.331 jiwa. Bila Anda melihat peta jogja di google map, letak dari Kota Yogyakarta ini terletak di tengah dan diapit oleh kabupaten lainnya. Kota Yogyakarta berada di lembah 3 sungai yang ada di Yogyakarta, yaitu Kali Code, Kali Winongo, dan Kali Gajahwong.

Nahh, itulah penjelasan seputar Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang meliputi, Gambar Peta DI Yogyakarta, Geografi DI Yogyakarta, Iklim DI Yogyakarta, Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi DI Yogyakarta & Sejarah DI Yogyakarta yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply