27
298

PETA JAWA TENGAH : Sejarah, Iklim, Geografi & Gambar (LENGKAP)

Peta Jawa Tengah – Pada pembahasan kali ini kita akan membahas Provinsi Jawa Tengah yang dimana Provinsi ini adalah salah satu Provinsi yang ada di Indonesia dan memiliki kekayaan alam didalamnya. Sebelumnya kita telah membahas Peta Jawa Barat mulai dari Gambar Peta Lengkap, Geografi sampai Sejarahnya kita kupas habis. Okee langsung saja kita simak artikel ini dengan seksama. Selamat Membaca!.

Gambar Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah Lengkap

Peta Jawa Tengah Lengkap

Peta Jawa Tengah Lengkap

Peta Buta Jawa Tengah

Peta Buta Jawa Tengah

Peta Buta Jawa Tengah

Peta Administrasi Jawa Tengah

Peta Administrasi Jawa Tengah

Peta Administrasi Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Jawa Tengah merupakan sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa. Ibu kotanya merupakan Semarang. Provinsi Jawa Tengah ini bila kita lihat dari Peta Indonesia berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara.

Geografi Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Luas wilayahnya 32.548 km², ataupun sekitar 28,94% dari luas Pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusakambangan tepatnya di sebelah selatan (dekat dengan perbatasan Jawa Barat), serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa.

Pengertian Jawa Tengah secara geografis dan budaya sering juga mencakup wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Jawa Tengah dikenal sebagai “jantung” budaya Jawa. Walaupun begitu di provinsi ini terdapat pula suku bangsa lain yang mempunyai budaya yang berbeda dengan suku Jawa seperti suku Sunda di daerah perbatasan dengan Jawa Barat.

Selain terdapat pula warga Tionghoa-Indonesia, Arab-Indonesia dan India-Indonesia yang tersebar di seluruh provinsi ini. Sejak tahun 2008, provinsi Jawa Tengah mempunyai hubungan kembar dengan provinsi Fujian di Tiongkok.

Relief

Menurut tingkat kemiringan wilayah di Jawa Tengah, 38% wilayah mempunyai kemiringan 0-2%, 31% wilayah mempunyai kemiringan 2-15%, 19% wilayah mempunyai kemiringan 15-40%, dan sisanya 12% wilayah mempunyai kemiringan lebih dari 40%.

Kawasan pantai utara Jawa Tengah mempunyai dataran rendah yang sempit. Di tempat Brebes selebar 40 km dari pantai, dan di Semarang cuma selebar 4 km. Dataran ini bersambung dengan depresi Semarang-Rembang di timur.

Gunung Muria pada ujung masa Es (sekitar 10.000 tahun SM) ialah pulau terpisah dari Jawa, yang akhirnya menyatu karena terjadi endapan aluvial dari sungai-sungai yang mengalir. Kota Demak semasa Kesultanan Demak (abad ke-16 Masehi) berada di tepi laut dan sebagai tempat berlabuhnya kapal. Proses sedimentasi ini sampai sekarang masih berlangsung di pantai Semarang.

Di selatan tempat tersebut ditemukan Pegunungan Kapur Utara dan Pegunungan Kendeng, yaitu pegunungan kapur yang membentang dari sebelah timur Semarang mulai dari ujung Barat upaya Kota Pati terus ke timur hingga perbatasan Lamongan dan Bojonegoro (Jawa Timur).

Rangkaian penting pegunungan di Jawa Tengah merupakan Pegunungan Serayu Utara dan Serayu Selatan. Deretan Pegunungan Serayu Utara membentuk seperti rantai pegunungan dan menghubungkan deretan Bogor di Jawa Barat dengan Pegunungan Kendeng di timur.

Lebar rangkaian pegunungan ini sekitar 30–50 km; di ujung baratnya ditemukan Gunung Slamet dan bagian timur ialah dataran Tinggi Dieng dengan puncak-puncaknya Gunung Prahu dan Gunung Ungaran. Antara deretan Pegunungan Serayu Utara dan Pegunungan Serayu Selatan juga dipisahkan oleh Depresi Serayu yang membentang dari Majenang (Kabupaten Cilacap), Purwokerto, hingga Wonosobo.

Sebelah timur depresi ini ditemukan gunung berapi Sindoro dan Sumbing, dan sebelah timurnya lagi (kawasan Magelang dan Temanggung ) ialah sambungan depresi yang membatasi Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Hidrologi

Sungai-sungai yang bermuara di Laut Jawa di antaranya merupakan BengaWan Silugonggo, Kali Pemali, Kali Comal, dan Kali Bodri. Sedang sungai-sungai yang bermuara di Samudra Hindia di antaranya merupakan Kali Serayu, Sungai Bogowonto, Sungai Luk Ulo dan Kali Progo.

Bengawan Solo ialah sungai terpanjang di Pulau Jawa (572 km); mempunyai mata air di Pegunungan Sewu (Kabupaten Wonogiri), sungai ini bergerak ke utara, melintasi Kota Surakarta, dan akhirnya menuju ke Jawa Timur dan bermuara di daerah Gresik (dekat Surabaya).

Di antara waduk-waduk (Danau) yang penting di Jawa Tengah merupakan Danau Gunung Rowo ( Kabupaten Pati ), Waduk Gajahmungkur (Kabupaten Wonogiri), Waduk Kedungombo (Kabupaten Boyolali dan Sragen), Danau Rawa Pening (Kabupaten Semarang), Waduk Cacaban (Kabupaten Tegal), Waduk Malahayu (Kabupaten Brebes), Waduk Wadaslintang (perbatasan Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Wonosobo), Waduk Gembong ( Kabupaten pati ), Waduk Sempor (Kabupaten Kebumen)dan Waduk Mrica (Kabupaten Banjarnegara).

Gunung Berapi

Terdapat 5 gunung berapi yang antusias di Jawa Tengah, yaitu: Gunung Merapi ( di Magelang – Boyolali – Klaten ), Gunung Slamet (di Pemalang), Gunung Sindoro (di Temanggung – Wonosobo), Gunung Sumbing ( di Temanggung – Wonosobo – Magelang ), dan Gunung Dieng (di Banjarnegara).

Keadaan Tanah

Menurut Lembaga penelitian Tanah Bogor pada tahun 1969, jenis tanah wilayah Jawa Tengah ini didominasi oleh tanah latosol, aluvial, dan grumusol; sehingga paparan tanah di provinsi ini termasuk tanah yang memiliki tingkat kesuburan yang relatif subur.

Iklim Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Jawa Tengah mempunyai iklim tropis, dengan curah hujan tahunan rata-rata 2.000 meter, dan suhu rata-rata 21-32oC. Daerah dengan curah hujan tinggi terutama ditemukan di Nusakambangan bagian barat, dan sepanjang Pegunungan Serayu Utara. Daerah dengan curah hujan rendah dan biasa terjadi kekeringan di musim kemarau berada di daerah Blora dan sekitarnya serta di bagian selatan Kabupaten Wonogiri.

Batas – Batas Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah mempunyai luas 25% dari luas Pulau Jawa ataupun sekitar 32.548 km2. Letak Provinsi Jawa Tengah berbatasan langsung dengan Provinsi lain seperti, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Apabila dilihat dari peta Jawa Tengah kita tentu bisa menatap dengan jelas batas-batas wilayah Jawa Tengah. Batas-batas wilayah tersebut apabila dilihat dari peta Jawa Tengah secara rinci merupakan sebagai berikut :

  • Bagian Barat : Berbatasan dengan provinsi Jawa Barat
  • Bagian Selatan : Berbatasan dengan Yogyakarta dan Samudra Hindia
  • Bagian Timur : Berbatasan dengan Provinsi Jawa Timur
  • Bagian Utara : Berbatasan dengan laut Jawa

Sejarah Jawa Tengah

Sejarah Jawa Tengah

Sejarah Jawa Tengah

Jawa Tengah sebagai provinsi dibentuk sejak masa Hindia Belanda. Hingga tahun 1905, Jawa Tengah terdiri dari 5 wilayah (gewesten) yaitu Semarang, Pati, Kedu, Banyumas, dan Pekalongan.

Surakarta masih ialah daerah swapraja kerajaan (vorstenland) yang berdiri sendiri dan terdiri dari 2 wilayah, Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran, sebagaimana Yogyakarta. Masing-masing gewest terdiri dari kabupaten-kabupaten. masa itu Pati Gewest juga meliputi Regentschap Tuban dan Bojonegoro.

Setelah diberlakukannya Decentralisatie Besluit pada tahun 1905, saat itu gewesten diberi otonomi dan membentuk Dewan Daerah. Selain itu juga dibentuk gemeente (kotapraja) yang otonom, yakni Pekalongan, Tegal, Semarang, Salatiga, dan Magelang.

Sejak tahun 1930, provinsi ditetapkan sebagai daerah otonom yang juga mempunyai Dewan Provinsi (Provinciale Raad). Provinsi terdiri atas beberapa karesidenan (residentie), yang meliputi beberapa kabupaten (regentschap), dan dibagi lagi pada beberapa kawedanan (district). Provinsi Jawa Tengah terdiri dari 5 karesidenan, yaitu: Pekalongan, Pati, Semarang, Banyumas, dan Kedu.

Menyusul kemerdekaan Indonesia, pada tahun 1945 Pemerintah membentuk daerah swapraja Kasunanan dan Mangkunegaran; dan dijadikan karesidenan. Pada tahun 1950 menggunakan Undang-undang ditetapkan pembentukan kabupaten dan kotamadya di Jawa Tengah yang meliputi 29 kabupaten dan 6 kotamadya. Penetapan Undang-undang tersebut hingga kini diperingati sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah, yaitu tanggal 15 Agustus 1950.

Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Peta Jawa Tengah

Dibawah ini adalah 35 Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Tengah, Antara lain:

  1. Kabupaten Cilacap
  2. Kabupaten Banyumas
  3. Kabupaten Purbalingga
  4. Kabupaten Banjarnegara
  5. Kabupaten Kebumen
  6. Kabupaten Purworejo
  7. Kabupaten Wonosobo
  8. Kabupaten Magelang
  9. Kabupaten Boyolali
  10. Kabupaten Klaten
  11. Kabupaten Sukoharjo
  12. Kabupaten Wonogiri
  13. Kabupaten Karanganyar
  14. Kabupaten Sragen
  15. Kabupaten Grobogan
  16. Kabupaten Blora
  17. Kabupaten Rembang
  18. Kabupaten Pati
  19. Kabupaten Kudus
  20. Kabupaten Jepara
  21. Kabupaten Demak
  22. Kabupaten Semarang
  23. Kabupaten Temanggung
  24. Kabupaten Kendal
  25. Kabupaten Batang
  26. Kabupaten Pekalongan
  27. Kabupaten Pemalang
  28. Kabupaten Tegal
  29. Kabupaten Brebes
  30. Kota Magelang
  31. Kota Surakarta
  32. Kota Salatiga
  33. Kota Semarang
  34. Kota Pekalongan
  35. Kota Tegal

Nahh, itulah penjelasan seputar Provinsi Jawa Tengah yang meliputi, Peta Jawa Tengah Lengkap, Geografi Jawa Tengah, Iklim Jawa Tengah, Batas-Batas Provinsi Jawa Tengah, Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Tengah & Sejarah Jawa Tengah yang bisa Anda jadikakn sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply