30
371

PETA JAWA TIMUR : Sejarah, Iklim, Geografi & Gambar (LENGKAP)

Peta Jawa Timur – Pada pembahasan kali ini kita akan membahas Provinsi Jawa Timur yang dimana Provinsi adalah salah satu Provinsi yang ada di Indonesia dan berada di Pulau Jawa serta memiliki kekayaan alam yang masih kita temukan disana.

Sebelumnya kita telah membahas seputar Peta DI Yogyakarta mulai dari Gambar Peta DI Yogyakarta, Geografi & Sejarahnya kita kupas habis. Okee langsung saja simak artikel dibawah ini dengan seksama. Selamat Membaca!.

Gambar Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur Lengkap

Peta Jawa Timur Lengkap

Peta Jawa Timur Lengkap

Peta Buta Jawa Timur

Peta Buta Jawa Timur

Peta Buta Jawa Timur

Peta Administrasi Jawa Timur

Peta Administrasi Jawa Timur

Peta Administrasi Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Jawa Timur  merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia dan berada di bagian timur Pulau Jawa. Ibu kotanya terletak di Surabaya. Luas wilayahnya 47.922 km², dan jumlah penduduknya 42.030.633 jiwa (sensus 2017). Jawa Timur mempunyai wilayah terluas di antara 6 provinsi di Pulau Jawa, dan mempunyai jumlah penduduk terbanyak kedua di Indonesia sesudah Jawa Barat.

Jawa Timur berbatasan langsung dengan Laut Jawa di utara, Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Provinsi Jawa Tengah di barat. Provinsi Jawa Timur ini memiliki Pulau yang meliputi Pulau Madura, Pulau Bawean, Pulau Kangean serta sejumlah pulau-pulau kecil di Laut Jawa (Kepulauan Masalembu), dan Samudera Hindia (Pulau Sempu, dan Nusa Barung).

Jawa Timur dikenal sebagai pusat tempat Timur Indonesia, dan mempunyai signifikansi perekonomian yang lumayan tinggi, yaitu berkontribusi 14,85% terhadap Produk Domestik Bruto nasional.

Geografi Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Jika kita lihat dari Peta Indonesia Provinsi Jawa Timur ini secara geografis  berada di antara 11100 Bujur Timur – 11404’ Bujur Timur  dan 70 12’Lintang  Selatan  – 8048”Lintang Selatan , dengan luas wilayah sebesar 47.963 km2 yang meliputi 2 bagian utama. yakni Jawa Timur daratan dan Kepulauan Madura.

Wilayah daratan Jawa Timur sebesar 88,70 persen ataupun 42.541 km2, sementara luas Kepulauan Madura  mempunyai luas 11.30 persen ataupun sebesar 5.422 km2.  Jumlah penduduknya pada tahun 2010  mencapai   37.476.757 jiwa

Madura merupakan pulau terbesar di Jawa Timur, dipisahkan dengan daratan Jawa oleh Selat Madura. Pulau Bawean berada sekitar 150 km di sebelah utara Jawa. Di sebelah timur Madura ditemukan gugusan pulau-pulau, yang paling timur merupakan Kepulauan Kangean, dan yang paling utara merupakan Kepulauan Masalembu. Di bagian selatan ditemukan 2 pulau kecil yaitu Nusa Barung, dan Pulau Sempu.

Iklim Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Jawa Timur mempunyai iklim tropis basah. Dibandingkan dengan wilayah Pulau Jawa bagian barat, Jawa Timur pada biasanya mempunyai curah hujan yang lebih sedikit.

Curah hujan rata-rata 1.900 mm per tahun, dengan musim hujan selama 100 hari. Suhu rata-rata berkisar antara 21-34 °C. Suhu di daerah pegunungan lebih rendah, dan bahkan di daerah Ranu Pani (lereng bukit Semeru), suhu bisa mencapai minus 4 °C, yang menimbulkan turunnya salju lembut.

Batas – Batas Provinsi Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Berikut ini merupakan Batas-Batas wilayah Provinsi di Jawa Timur, antara lain:

  • Bagian Utara : Berbatasan dengan Laut Jawa
  • Bagian Timur : Berbatasan dengan Selat Bali
  • Bagian Selatan : Berbatasan dengan Samudra Hindia
  • Bagian Barat : Berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah

Sejarah Jawa Timur

Sejarah Jawa Timur

Sejarah Jawa Timur

Dalam perjalanan sejarah bangsa, proses pembentukan struktur pemerintahan dan wilayah Jawa Timur ternyata mempunyai perjalanan paling panjang. Dari sumber-sumber epigrafis pada bentuk batu bertulis (Prasasti Dinoyo) diketahui bahwa sejak abad VIII, tepatntya tahun 760 di Jawa Timur telah muncul suatu satuan pemerintahan, Kerajaan Kanjuruhan di Malang, dengan status yang sampai kini masih diperdebatkan.

Pada abad X, Jawa Timur menapaki tahap baru. Jawa Timur yang semula ialah wilayah pinggiran dari Kerajaan Mataram antik di Jawa Tengah, terus mendapatklan momentum sebagai pusat kekuasaan bermacam kerajaan, seperti Medang (937 – 1017), Daha-Janggala (1080-1222), Singasari (1222-1292) dan Majapahit (1293 -1527).

Dalam hal ini , Pu Sendok (927-947) merupakan tokoh paling berjasa yang berhasil meletakkan dasar-dasar pemerintahan di Jawa Timur. Struktur pemerintahannya secara hierarkhis terdiri dari Pemerintah Pusat (Kraton), Watek (Daerah) dan Wanua (Desa). Struktur ini terus bertahan sampai abad XIII masa Singasari.

Pada abad XIII terjadi kemajuan perkembangan dalam struktur ketatanegaraan di Indonesia tepatnya di Provinsi Jawa Timur, yang ditandai dengan munculnya sebuah struktur perkembangan pada pemerintahan, yakni Nagara (Provinsi).

Berdasarkan Prasasti Mulamalurung (1255) dari masa Wisnu Wardhana yang juga bergelar Sminingrat menyatakan bahwa struktur pemerintahan Singasari dari Pusat (Kraton), Nagara (Provinsi), Watek (Kabupaten) dan Wanua (Desa).

pada masa Kerajaan Majapahit, tatanan itu memperoleh bermacam penyempurnaan, terdiri dari Bhumi (Pusat/Kraton), Negara (Provinsi/Bhatara), Watek/Wisaya (Kabupaten/Tumenggung), Lurah/Kuwu (Kademangan), Thani/Wanua (Desa/Petinggi) dan paling bawah Kabuyutan (Dusun/Rama).

Anehnya struktur kenegaraan Majapahit pada tahun (1294-1527) justru berkembang secara ketat pada masa Mataram pada tahun (1582 -1755). Wilayah Mataram dibagi secara konsentris terdiri dari Kuthagara/Nagara (Pusat/Kraton), Negaragung/Negaraagung (Provinsi Dalam), Mancanegara (Provinsi luar ), Kabupaten dan Desa.

Secara etimologis, sebutan Jawa Timur pada masa Mataram Islam muncul derngan nama Bang Wetan, derngan wilayah meliputi seluruh Pesisir Wetan dan Mancanagara Wetan (pedalaman Jawa Timur). Selanjutnya sesudah huru-hara Cina di Kartasura (1743), seluruh wilayah pesisir utara Jawa dan seluruh Pulau Madura jatuh ke tangan Kompeni, sedang daerah Mataram tinggal wilayah pedalaman Jawa (Mancanagara Wetan -Mancanagara Kulon).

Dengan berakhirnya Perang Dipanegara (1830), seluruh Jawa Timur (BangWetan) bisa dikuasai Pemerintah Hindia Belanda. Dari tahun 1830-1928 hingga 1929, Belanda menjalankan pemerintahan dengan hubungan secar  langsung dengan Pemerintah Pusat VOC di Batavia derngan kondisi pada saat itu para Bupati yang berada di wilayah kekuasaanya.

Pemerintah Hindia Belanda yang sejak dahulu pada abad XX sudah menerapkan politik imperialisme modern dengan membuat intensifikasi pemerintahan dengan membentuk Pemerintahan Provinsi Jawa Timur (Provincient van Oost Java ) pada tahun 1929, dengan struktur pemerintahan, wilayah dan birokrasi tidak jauh berlainan seperti yang terdapat sekarang.

Pada masa pendudukan Jepang pada tahun (1942-1945) seperti daerah lain, Provinsi Jawa Timur diletakkan dibawah pendudukan militer Jepang. sesudah Proklamasi Kemerdekaan, Pemerintah Republik Indonesia mulai menata kehidupan kenegaraan.

Berdasarkan Pasal 18 Undang-undang Dasar 1945 pada tanggal 19 Agustus 1945 olehPPKI dibentuklah Provinsi dan penentuan para Gubernurnya. Untuk pertama kalinya, R.M.T. Soeryo yang kala itu menjabat Residen Bojonegoro ditunjuk sebagai Gubernur Jawa Timur yang pertama. R.M.T Soeryo yang dilantik tanggal 5 September 1945, sampai tanggal 11 Oktober 1945 wajib menyelesaikan tugas-tugasnya di Bojonegoro, dan perkembangan pada 12 Oktober 1945 boyong ke Surabaya, Ibukota Provinsi Jawa Timur yang menandai mulai berputarnya cara kerja Pemerintahan Provinsi Jawa Timur.

Atas dasar pertimbangan perjalanan sejarah inilah, maka dikeluarkannya Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 6 Tahun 2007 berkenaan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang menetapkan tanggal 12 Oktober sebagai Hari Jadi Provinsi Jawa Timur yang menetapkan tanggal 12 Oktober sebagai Hari Jadi Jawa Timur dan tentu diperingati secara resmi setiap tahun, baik ditingkat Provinsi ataupun Kabupaten/Kota di seluruh Jawa Timur.

 Kota/Kabupaten Provinsi Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Peta Jawa Timur

Dibawah ini adalah daftar Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur, Antara lain:

  1. Kabupaten Madiun
  2. Kabupaten Magetan
  3. Kabupaten Pacitan
  4. Kabupaten Ponorogo
  5. Kabupaten Ngawi
  6. Kabupaten Trenggalek
  7. Kabupaten Tulungagung
  8. Kabupaten Blitar
  9. Kabupaten Nganjuk
  10. Kabupaten Bojonegoro
  11. Kabupaten Tuban
  12. Kabupaten Mojokerto
  13. Kabupaten Kediri
  14. Kabupaten Jombang
  15. Kabupaten Lamongan
  16. Kabupaten Malang
  17. Kabupaten Pasuruan
  18. Kabupaten Probolinggo
  19. Kabupaten Lumajang
  20. Kabupaten Jember
  21. Kabupaten Bondowoso
  22. Kabupaten Situbondo
  23. Kabupaten Banyuwangi
  24. Kabupaten Sidoarjo
  25. Kabupaten Gresik
  26. Kabupaten Bangkalan
  27. Kabupaten Sampang
  28. Kabupaten Pamekasan
  29. Kabupaten Sumenep
  30. Kota Madiun
  31. Kota Blitar
  32. Kota Mojokerto
  33. Kota Kediri
  34. Kota Malang
  35. Kota Batu
  36. Kota Pasuruan
  37. Kota Probolinggo
  38. Kota Surabaya

Nahh, itulah penjelasan seputar Provinsi Jawa Timur yang meliputi, Gambar Jawa Timur Lengkap, Geografi Jawa Timur, Iklim Jawa Timur, Batas-Batas Wilayah Jawa Timur, Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Timur & Sejarah Jawa Timur yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply