PETA SULAWESI BARAT : Sejarah, Iklim & Geografi (LENGKAP)

PETA SULAWESI BARAT : Sejarah, Iklim & Geografi (LENGKAP)

Peta Sulawesi Barat – Pada pembahasan kali ini kita akan membahas seputar Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan salah satu Provinsi yang ada di indonesia tepatnya terletak di Pulau Sulawesi dan memiliki Ibukota yakni Kota Mamuju. Okee langsung saja kita simak artikel ini dengan seksama. Selamat Membaca.

Gambar Peta Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat
Peta Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat Lengkap

Peta Sulawesi Barat Lengkap
Peta Sulawesi Barat Lengkap

Peta Buta Sulawesi Barat

Peta Buta Sulawesi Barat
Peta Buta Sulawesi Barat

Peta Administrasi Sulawesi Barat

Peta Administrasi Sulawesi Barat
Peta Administrasi Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat
Peta Sulawesi Barat

Sulawesi Barat (Sulbar) merupakan sebuah provinsi di Indonesia  yang terletak di bagian barat Sulawesi. Pembentukan Provinsi Sulawesi Barat ini telah diperjuangkan sejak tahun 1960 yang lalu. pada masa itu pulau Sulawesi ditemukan 3 (tiga) Provinsi yaitu Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Tengah dan Provinsi Sulawesi Utara.

Namun, pada tahun 1963 Pemekaran Provinsi di pulau Sulawesi oleh pemerintah pusat merupakan pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara. saran pembentukan Provinsi Sulawesi Barat tidak disetujui oleh Pemerintah Pusat.

Perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat kembali menemukan momentumnya pada tahun 1999 pasca gerakan reformasi. Pembentukan Provinsi baru di Indonesia seperti Terbentuknya Provinsi Banten, Provinsi Bangka Belitung dan Provinsi Gorontalo sebagai semangat gerakan perjuangan pembentukan provinsi Sulawesi Barat.

Perjuangan panjang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat akhirnya terwujud menggunakan usaha massif rakyat Mandar dengan didukung oleh Anggota DPR RI menggunakan saran Hak Inisiatif Anggota DPR RI Tentang Undang-Undang Pembentukan Daerah Otonom Baru. Tanggal 5 Oktober 2004 Provinsi Sulawesi Barat Resmi timbul berdasarkan UU No. 26 Tahun 2004.

Ibu kotanya adalah Mamuju. Luas wilayahnya antara 16,796.19 km². Suku-suku yang terdapat di provinsi Sulawesi Barat ini terdiri dari Suku Mandar (49,15%), Toraja (13,95%), Bugis (10,79%), Jawa (5,38%), Makassar (1,59%) dan suku lainnya (19,15%).

Geografi Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat
Peta Sulawesi Barat

Jika kita lihat dari Peta Indonesia Provinsi Sulawesi Barat ini terletak di antara 0°12′ – 3°38′ Lintang Selatan dan 118°43’15” – 119°54’3” Bujur Timur, yang berbatasan dengan Provinsi Sulawesi Tengah di sebelah utara dan Selat Makassar di sebelah barat. Batas sebelah selatan dan timur merupakan Provinsi Sulawesi Selatan.

Iklim Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat
Peta Sulawesi Barat

Suhu angin di suatu tempat antrara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya tempat tersebut dari permukaan air laut dan jaraknya dari pantai. Pada tahun 2008 suhu angin maksimum terjadi di Stasiun Meteorologi Kabupaten Majene, yakni sebesar 34,2°C , sedangkan suhu angin minimum yakni sebesar 22,4°C.

Provinsi Sulawesi Barat memiliki kelembaban angin relative tinggi, dimana pada tahun 2008 rata-rata berkisar antara 76,5 persen sampai 82,8 persen. Sedangkan kecepatan angin hampir diseluruh wilayah kabupaten di Sulawesi Barat biasanya merata setiap bulannya, yakni berkisar 5 km/jam hingga 14 km/jam.

Batas – Batas Wilayah Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat
Peta Sulawesi Barat

Berikut ini adalah Batas – Batas Wilayah Sulawesi Barat, diantaranya:

  • Bagian Utara : Berbatasan dengan Sulawesi Tengah
  • Bagian Timur : Berbatasan dengan Sulawesi Selatan
  • Bagian Selatan : Berbatasan dengan Sulawesi Selatan
  • Bagian Barat : Berbatasan dengan Selat Makassar dan Kalimantan Timur.

Sejarah Sulawesi Barat

Sejarah Sulawesi Barat
Sejarah Sulawesi Barat

Sejarah Terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat ini berawal dari semangat “Allamungan Batu di Luyo” yang mengikat Mandar pada perserikatan “Pitu Ba’bana Binanga dan Pitu Ulunna Salu” pada sebuah muktamar yang melahirkan “Sipamandar” (saling memperkuat) untuk bekerja sama pada membangun Mandar.

Semangat “Sipamandar” inilah, sehingga antara tahun 1960 oleh tokoh masyarakat Manda yang terdapat di Makassar yakni antara lain : H. A. Depu, Abd. Rahman Tamma, Kapten Amir, H. A. Malik, Baharuddin Lopa, SH. dan Abd. Rauf mencetuskan ide pendirian Provinsi Mandar bertempat di rumah Kapten Amir, dan sesudah Sulawesi Tenggara memisahkan diri dari Provinsi Induk yang saat itu bernama Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulselra).

Ide pembentukan Provinsi Mandar diubah sebagai rencana pembentukan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan ini tercetus di rumah H. A. Depu di Jl. Sawerigading No. 2 Makassar, terus antara tahun 1961 dideklarasikan di Bioskop Istana (Plaza) Jl. Sultan Hasanuddin Makassar dan perjuangan tetap diteruskan sampai pada masa Orde baru.

Meskipun perjuangan tetap berjalan, namun selalu menemui jalan buntu yang akhirnya perjuangan ini seakan ditepiskan sampai pada masa Reformasi barulah perjuangan ini kembali diupayakan oleh tokoh masyarakat Mandar sebagai pelanjut perjuangan generasi yang kemudian diantara pencetus dahulu cuma H. A. Malik yang masih hidup.

Namun  juga telah wafat pada perjalanan perjuangan dan pada tahun 2000 yang kemudian dideklarasikan di lahan Makam Pahlawan Korban 40.000 jiwa di Galung Lombok, terus diteruskan dengan Kongres I Sulawesi Barat yang pelaksanaannya dibuat di Majene dengan mendapat persetujuan dan dukungan dari Bupati dan Ketua DPRD Kab. Mamuju, Kab. Majene dan Kab. Polman.

Tuntutan memisahkan diri dari Sulawesi Selatan sebagaimana di atas telah dimulai masyarakat di wilayah Eks Afdeling Mandar sejak sebelum Indonesia merdeka. Setelah era reformasi dan disahkannya UU No. 22 Tahun 1999, lalu menggelorakan kembali perjuangan masyarakat di 3 kabupaten, yakni Polewali Mamasa, Majene, dan Mamuju untuk sebagai provinsi.

Pada tahun 2005, telah resmi 3 kabupaten yakni Majene, Mamuju dan Polewali Mamasa terpisah dari Provinsi Sulawesi Selatan sebagai Provinsi Sulawesi Barat, dengan ibukota Provinsi di kota Mamuju. Selanjutnya, Kabupaten Polewali Mamasa juga dimekarkan sebagai 2 kabupaten terpisah (Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa).

Untuk jangka masa lumayan lama, daerah ini sempat sebagai salah satu daerah yang paling terisolir ataupun ‘yang terlupakan’di Sulawesi Selatan. Ada beberapa faktor  penyebabnya, diantaranya yang terpenting yakni jaraknya yang lumayan jauh dari ibukota provinsi yaitu Kota Makassar) dengan kondisi geografisnya yang bergunung gunung dengan sarana prasarana jalan yang baru.

Provinsi Sulawesi Barat ini mayoritas penduduknya (etnis Mandar dan beberapa kelompok sub etnik kecil lainnya) yang lebih egaliter, sehingga biasa berbeda sikap dengan kelompok etnis mayoritas dan dominan (Bugis dan Makassar) yang lebih hierarkis (atau bahkan feodal) pada dahulu tahun 1960an.

Sekelompok intelektual muda Mandar pimpinan almarhum Baharuddin Lopa (Menteri Kehakiman dan Jaksa Agung pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, 1999 – 2000, dan sempat sebagai ‘aikon nasional’ gerakan kontra korupsi karena kejujurannya yang paling terkenal) melayangkan ‘Risalah Demokrasi’ menyatakan ketidaksetujuan mereka kepada beberapa kebijakan politik Jakarta dan Makassar; serta fakta sejarah daerah ini sempat sebagai pangkalan penting ‘tentara pembelot’ (Batalion 310 pimpinan Kolonel Andi Selle), pada tahun 1950-60an, yang kecewa kepada beberapa kebijakan pemerintah dan terus membuat perlawanan bersenjata kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Selain sebagai daerah lintas gunung dan hutan untuk memperoleh pasokan senjata selundupan menggunakan Selat Makassar oleh gerilyawan Darul Islam (DI) dengan dipimpin langsung oleh Kahar Muzakkar yang berbasis penting di Kabupaten Luwu dan Kabupaten Enrekang di sebelah timurnya. Pembentukan daerah kabupaten baru di wilayah Sulawesi Barat masih dalam proses dan pada prosesnya masih biasa diiringi oleh permasalahan permasalahan yang merupakan efek penyatuan pendapat yang belum mempunyai titik temu.

Sulawesi Barat merupakan pemekaran dari Provinsi Sulawesi Selatan yang ke – 33 dan diresmikan pada tanggal 5 Oktober 2004 berdasarkan Undang Undang Nomor 26 Tahun 2004, dengan ibukota provinsi merupakan Mamuju – Kabupaten Mamuju.

Letak Sulawesi Barat wilayah Provinsi Sulawesi Barat meliputi 5 (lima) Kabupaten yakni : Kabupaten Mamuju Utara, Kabupatan Mamuju, Kabupaten Majene, Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa. 58 Kecamatan, 50 Kelurahan dan 393 desa. Luas wilayah  16.937,18 km2, jumlah penduduk sekitar 1.070.475 jiwa dengan komposisi penduduk 80% petani dan 7,5% nelayan dengan tingkat kemiskinan mencapai 19,03%.

Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Barat

Peta Sulawesi Barat
Peta Sulawesi Barat

Berikut ini adalah Kota/Kabupaten yang terdapat di Provinsi Sulawesi Barat, diantaranya:

  1. Kabupaten Majene
  2. Kabupaten Mamasa
  3. Kabupaten Mamuju
  4. Kabupaten Mamuju Tengah
  5. Kabupaten Mamuju Utara
  6. Kabupaten Polewali Mandar

Nahh, itulah penjelasan mengenai Provinsi Sulawesi Barat yang meliputi, Gambar Peta Sulawesi Barat Lengkap. Geografi Sulawesi Barat, Iklkim Sulawesi Barat, Batas – Batas Wilayah Sulawesi Barat, Kota/Kabupaten Provinsi Sulawesi Barat dan Sejarah Sulawesi Barat yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Leave a Comment