✓ Kumpulan Pidato Tentang Bahayanya Narkoba Untuk Kalangan Pelajar

✓ Kumpulan Pidato Tentang Bahayanya Narkoba Untuk Kalangan Pelajar

Pidato Narkoba – Kita tahu bahwa Narkoba saat ini sudah menjdi barang yang sudah mudah didapatkan disebabkan telah banyak yang menjadi pengedar sebagi kurir untuk menyebarluaskan benda haram ini. Oleh karena itu kita sebagai penerus bangsa harus melawan Narkoba, agar penerus bangsa Indonesia tidak terjerumus pada benda itu. Dibawah ini adalah beberapa Contoh Pidato Tentang Narkoba yang bisa Anda sampaikan.

Pidato Narkoba Singkat

Pidato Narkoba
Pidato Narkoba

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Yang terhormat Bapak/Ibu Guru dan teman-teman yang saya banggakan.

Marilah kita panjatkan puji dan rasa syukur kita kehadirat Allah SWT yang sudah melimpahkan nikmatnya sehingga kita bisa berkumpul disini, kemudian tidak lupa sholawat berserta salam tidak lupa kita haturkan kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW. Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan pidato singkat tentang Narkoba.

Dikarenakan jumlah pengguna narkoba di Indonesia semakin bertambah dan lemahnya penegakan hukum di Indonesia yang menimbulkan rakyat dan para pemuda bangsa banyak yang kehilangan masa depan dan cita-cita mereka. Maka hari ini saya juga akan menyampaikan beberapa bahayanya dari penggunaan narkoba.

Sebelum itu, saya juga akan paparkan apa itu narkoba, narkoba yaitu secara umum suatu jenis bahan obat-obatan yang bila digunakan secara berlebihan dapat menyebebkan kerusakan jaringan tubuh manusia. Selanjutnya bahaya dari narkoba itu sendiri adalah secara umum bisa merusak kesehatan tubuh,perubahan perilaku, kriminalitas dan tindakan yang tidak terpuji lainnya.

Selanjutnya, tujuan pidato ini adalah saya ingin semua para pemuda-pemudi Indonesia dapat bebas dari narkoba, dan manfaat dari pidato ini adalah agar kita lebih memahami mengenai apa itu narkoba dan bahayanya jika kita mengkonsumsi.

Jadi, kesimpulan yang bisa diambil dari pidato saya adalah Narkoba bisa menghancurkan masa depan penggunanya. Bapak/Ibu Guru dan teman-teman yang cintai, hanya itu yang bisa saya sampaikan, saya berharap di Indonesia tidak akan ada lagi pengguna dan pengedar narkoba. Apabila ada salah kata mohon maaf dan atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum.Wr.Wb.

 

Pidato Narkoba Tentang “ Bahayanya Narkoba Untuk Generasi Penerus Bangsa”

Pidato Narkoba
Pidato Narkoba

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmatnya. Sehingga kita dapat berkumpul pada kesempatan yang baik ini dalam keadaan sehat dan tanpa suatu halangan apapun.

Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, karena beliaulah yang selalu memberikan suri tauladan yang terbaik kepada umatnya.

Pada kesempatan ini, saya akan menyampaikan pidato singkat tentang bahayanya narkoba untuk generasi penerus bangsa ini.

Saat ini, pengguna narkoba di Indonesia jumlahnya semakin meningkat. Hal ini terjadi karena lemahnya penegakan hukum di Indonesia. Bahkan para pengedar dari luar negeri justru memanfaatkan orang Indonesia untuk membantu dalam aksinya demi meraup keuntungan yang lebih besar.

Penyalahgunaan zat adiktif dan narkotika lainnya dapat memberikan efek buruk terhadap masyarakat. Sehingga dapat memberikan kerugian yang besar seperti gangguan kesehatan, tindak kekerasan, kriminalitas, perubahan perilaku, menurunnya produktifitas kerja dan lain-lain.

Agar terhindar dari penggunaan narkoba, dapat diadakan penyuluhan-penyulahan di setiap daerah baik di lingkungan sekolah ataupun di masyarakat. Memberikan pengetahuan yang cukup tentang bahayanya narkoba jika sampai meracuni tubuh kita. Dan yang lebih miris lagi, bahwa pengguna narkoba lebih banyak terjadi pada anak-anak remaja dan sekolah.

Untuk menghindari masuknya narkoba ke lingkungan sekolah, maka pihak sekolah juga harus mengadakan program waspada narkotika dan mengidentifikasi bagai mana cir-ciri anak yang sudah mengkonsumsi narkoba.

Seringkali para pengguna atau pengedar narkoba sudah tahu tentang program-program sekolah untuk mencegah masuknya narkoba ke lingkungan sekolah. Jadi mereka dapat dengan mudah untuk mengatasi hal itu.

Tetapi, sepandai apapun yang dapat dilakukan oleh pengguna dan pengedar narkoba, kita harus tetap optimis untuk melakukan pencegahan. Kita harus bisa memberantas kasus narkoba. Setidaknya dengan cara meminimalisir kasus narkoba dengan cara apapun.

Tentunya cara- cara tersebut dapat memberikan manfaat yang sangat luar biasa untuk siswa. Selain itu, juga dapat meningkatkan karakter siswa agar mereka merasa nyaman dalam proses kegiatan belajar mengajar.

Demikian sedikit pidato mengenai bahaya narkoba untuk remaja Indonesia yang bisa saya sampaikan. Bila ada salah kata dalam penguacapan dan penyampaiannya, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan atas perhatiannya, saya ucapkan banyak terima kasih

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Pidato Narkoba Tentang ” Bahayanya Narkoba di Kalangan Pelajar “

Pidato Narkoba
Pidato Narkoba

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua

Yang terhormat Ibu Guru

Dan teman-teman yang saya banggakan

Partama tama marilah kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kita dapat berkumpul di ruangan ini, untuk melaksanakan Ujian Praktek Pidato Bahasa Indonesia. Pada kesempatan ini, saya akan membahas mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dikalangan generasi muda seumuran kita kini kian meningkat. Padahal kita semua tahu bahwa obat-obatan terlarang tersebut tidak baik, tetapi banyak anak muda atau teman-teman kita yang menjadi korbannya. Bahkan bukan hanya remaja saja melainkan orang tua juga. Hal seperti ini sangat memprihatinkan bukan? Sehingga bakat atau potensi yang kita punya akan menjadi terbuang sia-sia karena diri kita sendiri memanfaatkannya secara tidak baik.

Sebenarnya apa yang di maksud narkoba itu sendiri? Narkoba merupakan singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Dan ada juga nafza. Nafza adalah singkatan dari narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya. Zat adiktif sendiri ialah obat-obat terlarang yang berbahaya dan mengakibatkan seseorang mempunyai rasa ketergantungan terhadap obat-obat tersebut. Narkotika dan Nafza. Kedua istilah ini sering dipakai untuk istilah yang sama, walaupun istilah nafza lebih luas keselurahannya. Penyalahgunaan Narkoba sangat merugikan untuk yang menggunakan, karena tidak cuma menimbulkan kerusakan fisik namun juga menyebabkan kerusakan mental.

Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai suatu keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obat terlarang secara berkali-kali. Jika tidak melakukannya pengguna tersebut akan merasa ketagihan yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan diserta dengan rasa sakit yang sangat pada tubuh pengguna.

Terkadang orang-orang melakukan penyalahgunaan narkoba untuk bersenang-senang atau melampiaskan amarah dan berupaya melarikan diri dari tekanan hidup maupun tekanan batin. Dari informasi yang saya terima, penggunaan narkoba di kalangan pelajar begitu sangat mengkhawatirkan. Sejumlah pengedar beroperasi di sekitar sekolah dengan cara memaksa, menipu bahkan sampai memberi obat-obatan terlarang itu secara gratis.

Hati-hatilah jangan sampai kita terjerumus karena sekali terjebak maka sulit untuk keluar. Para pencandu narkoba ini pada umumnya berusia produktif atau usia pelajar. Awalnya, pelajar yang mengonsumsi narkoba ini diawali dengan mencoba dengan rokok. Merokok saat ini juga sepertinya telah menjadi hal biasa dikalangan pelajar. Dari kebiasaan buruk inilah, terkadang teman-teman kita yang merokok ini dapat melampiaskan amarahnya dengan cara menghabiskan satu pack rokok bahkan lebih dengan waktu yang singkat.

Beberapa dampak negatif penyalahgunaan narkoba adalah:

– Perubahan dalam sikap, perangai dan kepribadian,

– Sering membolos, menurunnya kedisiplinan dan nilai-nilai pelajaran,

– Menjadi mudah tersinggung dan cepat marah,

– Sering menguap, mengantuk, dan malas,

– Tidak memedulikan kesehatan diri,

– Suka mencuri untuk membeli narkoba.

Lalu bagaimana cara mengatasinya apabila sudah terlanjur menjadi korban dari Narkoba? Upaya pencegahan terhadap narkoba di kalangan pelajar seumuran kita, sudah sebaiknya menjadi tanggung jawab kita bersama. Pada hal ini semua pihak termasuk orang tua kita, guru-guru, serta masyarakat harus turut berperan aktif dalam mengawasi dan mewaspadai ancaman narkoba.

Tetapi yang lebih menentukan bagaimana kita nantinya adalah diri kita sendiri, karena kitalah yang memilih hidup kita. Orang lain mungkin hanya memberi saran atau kritikan jangan sampai kita menjadi korban dari narkoba. Tetapi apabila kita telah lepas kontrol diri jangan sampai sembarangan dalam memilih teman bergaul.

Teman-temanku yang saya banggakan. Para pengedar Narkoba sedang mengincar kita kapan saja dan dimana saja. Mereka akan melakukan berbagai cara agar kita dapat tergoda untuk mencobanya. Apabila dengan mencobanya maka lambat laun kita akan ketagihan.

Mereka, para pengedar narkoba tersebut, tidak akan mau tahu bagaimana kita nantinya dan tidak akan pernah peduli dengan kehidupan kita dimasa depan nanti. Pastinya mereka sedang mencarikita dan bersiap-siap menghancurkan masa depan kita. Tidak ada pilihan lain kecuali kita tetap waspada dan mampu membawa diri untuk tidak terpancing oleh rayuan mereka. Sayangilah diri kita, kasihanilah masa depan kita dan orang yang melahirkan dan membesarkan kita yaitu orang tua.

Yang tidak kalah penting ialah, pendidikan moral dan keagamaan harus lebih ditekankan kepada diri kita masing-masing. Karena salah satu penyebab terjerumusnya kita kedalam hal negatif ini yaitu kurangnya pendidikan moral dan keagamaan yang kita punya.

Sehingga pada kesempatan ini saya mengajak teman-teman untuk bersama-sama lebih aktif dan peduli terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba. Marilah kita pergunakan waktu yang positif bagi masadepan kita dan masa depan bangsa kita. Secara tegas pikiran, ucapan, hati dan perilaku kita mengatakan KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA pada dunia bahwa kita sebagai pemuda generasi penerus bangsa yang terpelajar dan bebas dari narkoba tidak akan pernah sekali pun menyentuh narkoba apalagi memakai barang haram tersebut.

Demikian yang dapat saya sampaikan, apabila terdapat tuturkata yang kurang berkenan saya mohon maaf. Sekian dan terima kasih. Selamat pagi.

 

Pidato Narkoba Tentang ” Bahaya Narkoba Bagi Remaja “

Pidato Narkoba
Pidato Narkoba

Assalamualaikum Wr. Wb.

Syukur Alhamdulilah semoga tetap kita haturkan kepada Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah SWT senantiasa memberikan kita nikmat yang tidak dapat kita hitung berapa jumlahnya. Sebagai hamba Allah, sudah kewajiban kita untuk selalu tunduk dan mengesakan Allah karena telah memberikan kita nikmat yang tiada tara jumlahnya.

Sholawat serta salam semoga terus tercurah kepada Nabi Muhammad SAW yang telah menunjukkan kita jalan kebenaran sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah SWT.

Hadirin Hadirat yang saya mulyakan,

Ir. Soekarnya pernah berkata, “berikan kepadaku 1000 orang tua, aku akan sanggup memindahkan kutub utara dan keselatan, akan tetapi berikan kepada 10 pemuda aku akan sanggup mengubah wajah bangsa”.

Kira-kira begitulah kalimat yang diucapkan oleh Ir. Soekarno sewaktu berorasi mencoba membangkitkan semangat para pemuda waktu itu. Tujuannya adalah untuk kemerdekaan Negara kita tercinta ini.

Para proklamator kita, Soekarno dan Hatta, merupakan orang-orang hebat yang menjauhi hal-hal negatif seperti memakai ganja, meminum alkohol, dan lainnya. Oleh karenanya, mereka memiliki pemikiran yang cemerlang sehingga bisa menyatukan seluruh pemudia yang ada di semua pulau sehingga akhirnya kemerdekaan kita peroleh seperti sekarang ini,

Kita, sebagai pemuda masa kini, atau orang bilang jaman Z, sudah seharusnya menjaga dan merawat kemerdekaan itu dengan hal-hal positif. Banyak cara dan banyak macam hal yang dapat kita lakukan selain menggunakan narkoba, sabu, miras dan lain-lain.

Sebagai seorang muslim, seharusnya kita sudah bahwa alkohol itu diharamkan. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Q.S. Al-Maidah ayat 90.

تُفْلِحُونَ لَعَلَّكُمْ فَاجْتَنِبُوهُ الشَّيْطَانِ عَمَلِ مِنْ رِجْسٌ وَالْأَزْلَامُ وَالْأَنْصَابُ وَالْمَيْسِرُ الْخَمْرُ إِنَّمَا آَمَنُوا الَّذِينَ أَيُّهَا يَا

Artinya : “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah [434], adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.”

Hadirin Sebangsa Dan setanah air

Jika merujuk pada ayaat di atas, maka sudah jelas bahwa khamar itu diharamkan bagi kita umat islam.

Bila kita kaji lebih mendalam, kalimat اِنّما dari segi balaghoh merupakan اداة القصر yang berfunggsi untuk menspesifikasikan. Hal ini menunjukan bahwa jika kita mengkonsumsi khamar betul-betul merupakan perbuatan yang paling jelek diantara perbuatan syetan.

Syitan oleh Allah SWT di naskan sebagai makhluk yang segala perbuatannya itu paling buruk. Ketika kita merujuk pada ayat di atas, maka sudah dapat dipastikan bahwa kita adalah orang yang lebih buruk perbuatannya dari syitan.

Mengapa Allah mengharamkan khamar bagi kita umat islam? karna khamar baik dalam bentuk serbuk, pil, maupun minuman merupakan psychotropic substance, terdapat kandungan zat-zat yang bisa merusak jiwa dan mental manusia yang mengkonsumsinya.

Jika kita mengkonsumsi khamar, berat badan akan terus menurun, selain itu, akal, dan mental kita juga akan ikut rusak bersamaan dengan khamar yang masuk ke dalam tubuh kita.

Seorang pemuda pecandu narkoba bukan memiliki mental pelopor, tetapi memiliki mental mental pengekor, kemana-mana maunya naik motor, padahal kerja cuma molor, disiplin hanya waktu dibagi honor.

Mental semacam inilah yang merupakan perbuatan atau amalan-amalan yang setiap hari dilakukan oleh syitan.Oleh karna itu ayat tersebut mengisyaratkan kepada kita untuk dapat menjauhi perbuatan syaitan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

Lalu bagaimana kalau mengkonsumsi nya dalam jumlah yang sedikit yang tidak membuat mabuk ?? jawabannya adalah terdapat dalam hadits :

كل مسكرخمروكل مسكرحرام

Artinya : Setiap zat yang memabukkan itu kmar dan setiap zat yang memabukkan itu haram.(HR. Abdullah Ibnu Umar)

Hadirin Rahimakumullah

Masalah tentang penyalahgunaan narkoba pada dasarnya bukanlah hal yang baru bagi kita semua. Ini merupakan masalah lama yang sulit diatasi. Oleh sebab itu, kita harus tetap mewaspadai sekecil apapun celah yang mampu merusak generasi muda kita.

Pada masa Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad yang bersumber dari Abu Hurairah. Bahwa saat Rosulullah SAW pergi ke Madinah, didapatnya kaumnya suka minum arak dan makan hasil judi, kemudian mereka bertanya kepada Rosulullah tentang hal itu, untuk memberikan jawaban atas pertanyaan itu, maka turunlah Surat Al-Baqarah ayat 219. Allah berfirman

يُنْفِقُونَ مَاذَا وَيَسْأَلُونَكَ نَفْعِهِمَا أَكْبَرُ مِنْ وَإِثْمُهُمَا لِلنَّاسِ وَمَنَافِعُ كَبِيرٌ إِثْمٌ فِيهِمَا قُلْ وَالْمَيْسِرِ الْخَمْرِ عَنِ يَسْأَلُونَكَ
تَتَفَكَّرُونَ لَعَلَّكُمْ الْآيَاتِ لَكُمُ اللَّهُ يُبَيِّنُ كَذَلِكَ الْعَفْوَ قُلِ

Artinya: mereka bertanya kepada-mu (Muhammad) tentang khomr dan judi. Katakanlah. “pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Tetapi dosanya lebih besar dari pada manfaatnya” dan mereka bertanya kepadamu (tentang)apa yang (harus) mereka infakkan. Katakanlah, “kelebihan (dari apa yang diperlukan)”. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu berfikir ”

Jama’ah Syarhil Qur’an Rohimakumullah

Suah jelas dalam ayat 219 Surat Al-Baqarah ini, menunjukkan bukti  nyata yang otentik bahwa sejak dulu sampai sekarang, minum-minuman keras, judi, dan penyalahgunaan narkoba kegemaran dan kebanggaan yang senantiasa menegakkan umat. Ketiganya terlihat seperti bermanfaat, namun hakekatnya, aslinya sangat berbahaya dan terlaknat, karena tidak hanya mengandung unsur yang memabukkan, tetapi membuat pecandunya ketagihan kemudian lumpuh serta mati akal pikiran dan jiwanya. Sedangkan mabuk karena judi, membuat selalu penasaran, yang kemudian stress dan gila jiwanya. Lalu menjangkitlah penyakit “hubbuddunya wa karohhiyatul maut”. Cinta dunia dan takut dengan kematian oleh karena itu Allah mengharamkannya.

Singkatnya, bentuk apapun narkoba itu, merupakan kumpulan dan gabungan racun dan bius pembunuh serta pembantai akal pikiran dan jiwa seluruh kalangan generasi, sejak generasi yang gagah berotot, sampai ke generasi kakek nenek yang sudah bongkok. Seperti itulah ganasnya narkoba itu sebagai penyakit masyarakat yang sangat berbahaya. Oleh sebab itu, dalam rangka menanggulangi bahaya, maka harus memutuskan rantai peredaran penyalahgunaan narkoba. Mampu menegakkan hukum bagi para pengguna, pengedar, dan prosedur dengan se adil-adilnya tidak pandang bulu. Tak peduli dia rakyat atau pejabat, tak peduli mereka kuli atau polisi, berpangkat tinggi, pengamen atau bahkan presiden.

Hadirin rahimakumullah.

Pernah diungkapkan oleh salah satu lembaga bonafid Amerika”The National Institute of Drugs Abuse, melaporkan bahwa masyarakat Amerika merupakan draugs orientied society. Suatu masyarakat yang berorientsi pada narkotika, alcohol, psikotropika dan zat aditif yang dinamakan Napza sehingga satu dari enam pelajar Amerika tenggelam kedalam penyalah gunaan Napza. Fenomena tersebut kini sudah menjadi epidemic untuk masyarakat Indonesia terutama untuk kalangan remaja dan pemuda, Prof.Dr.H.Dadang Hawari mengatakan, 68% masyarakat Indonesia terjerumus kedalam penyalah gunaan Napza tidak sedikit anak-anak pemuda kita terjerumus kedalam mabuk mabukkan, tenggak wishky, brendy, KTI, bird an lain sebagainya Tidak sedikit anak-anak muda kita terjerumus kepada budaya telan bk, nivam, megadon, cimeng, heroin, kokain, x tasi, sabu-sabu.

Bahkan tidak sedikit anak-anak muda kita yang mati diujung lidahnya hanya dua kata yang terucap : ganja, morfin, ganja, morfin. Merintih, memohan, memanggil ganja dan morfin hingga dia mati,tanpa keimanan sedikit pun. Naudzubillah hi min dzalik.

Lalu hadirin bagaimana generasi muda jika sudah terjerumus dengan narkoba, ingin dibawa kemana bangsa kita saat ini? Padahal dinegri tercinta ini sejak tahun 1908 masa Kebangkitan Nasional hingga menjelang detik-detik proklamasi dikumandangkan para pemuda pendahulu kita, mereka berjuang menjadi The Grand Old Man istilah bung karno, menjadi Stoot Geber, bahkan The Founding Father. Pendiri peggerak yang bisa merebut kemerdekaan, jika tanpa pemuda mustahil Republik ini merdeka. Demikian pengakuan Bung Karno yang diabadikan dalam sejarah bangsa

Sejarah tersebut mengajarkan kepada kita, saya, saudara-saudara generasi muda saat ini dan generasi generasi yang akan datang agar mempunyai semangat juang yang tinggi serta tanggung jawab yang penuh terhadap kelangsungan Nusa Bangsa dan Agama yang kita yakini masing-masing. Sebab شبّان اليوم رجال الغد the young to day is leader tomorrow, pemuda hari ini adalah jago-jagonya pemimpin dimasa yang akan datang.

Hadirin sebangsa dan setanah air.

Dengan demikian mari kita bersama-sama menjaga keutuhan bangsa Indonesia ini dengan cara meningkatkan ukhuwah basyariyah, ukhwah wathoniyah dan ukhuwah Islamiyah untuk mengantisipasi keharaman Napza, Miras dan Judi, Insya Allah negra kita menjadi Negara yang baldatun Toyyibatun warabbun Gofur mari kita hadirin semuanya bersama-sama bekerja sama baik aparatur pemerintah, masyarakat pemuda dan kiat sebagai pelajar untuk memberantas narkoba di bumi Indonesia tercinta ini khususnya di Banten yang berlandasan Iman dan Taqwa, demikianlah yang dapat kami sampaikan Trimakasih atas segala perhatianya, mohon maaf atas segala kekurangan.

Akhir kalam. Billahitaufik walhidayah warridho walinayah.
Wassalamualaikum.wr.wb

 

Pidato Narkoba Tentang “ Bahaya Narkoba ”

Pidato Narkoba
Pidato Narkoba

Assalamu’alaikum Wr Wb

Salam sejahtera bagi kita semua

Yang terhormat kepala sekolah

Yang saya hormati Bapak/Ibu Guru ….

Dan teman-teman yang saya cintai

Marilah kita senantiasa panjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang tiada henti memberikan nikmat-Nya kepada kita semua sehingga kita bisa berkumpul disini dengan keadaan sehat walafiat.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan pidato secara singkat berkenaan tentang bahaya narkoba bagi generasi penerus bangsa.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, dan bila belum mengetahui saya akan beritahukan. Narkoba merupakan suatu istilah penyebutan untuk zat narkotika, psikotropika dan adiktif.

zat psikotropika populer disebut Ecstasy dan Sabu-sabu dianggap favorit di kalangan pengguna kelas menengah dan atas.

Akan tetapi, untuk peningkatan jumlah orang muda, obat pilihan adalah heroin kelas rendah, yang dikenal sebagai putaw, yang murah, banyak, tapi berpotensi mematikan.

Semua jenis obat ini sudah tersedia di semua kota-kota besar, termasuk sekolah, lounge karaoke, bar, kafe, diskotik, klub malam, dan mereka bahkan menyebar ke desa-desa terpencil. Karena itu, tidak aneh bila setiap tahun pengguna narkoba terus meningkat dan akan semakin meningkat jumlahnya.

Dengan mengkonsumsi obat-obatan ini, berarti mereka telah menyia-nyiakan hidup mereka, masa muda mereka dengan hal-hal yang tidak berguna dan justru akan merusak dirinya sendiri.

Kebanyan alasan dari mereka yang memakai ini adalah karena lingkungan yang mereka anggap kejam, kondisi keluarga yang tidak harmonis, adanya perceraian dari kedua orang tua, dan ada juga yang sekedar ingin coba-coba.

Di Indonesia, diperkirakan kurang lebih 4 juta penduduk di Indonesia adalah pengguna narkoba atau sekitar satu dari setiap 50 orang Indonesia merupakan atau pernah mencoba barang terlarang tersebut. Di ibukota Jakarta, diperkirakan 3 dari sepuluh orang anak muda merupakan pengguna narkoba. Sebuah studi yang dilakukan oleh kantor (ILO) Organisasi Buruh Internasional di Indonesia menyatakan bahwa sekitar empat persen pengguna narkoba di negeri ini merupakan anak-anak di bawah 17 tahun. Dua dari sepuluh pengguna terlibat dalam perdagangan gelap.

Bahkan, beberapa diantara mereka mulai memproduksi sendiri obat-obatan terlarang ini. Mereka juga mengambil remaja-remaja usia 13-15 untuk ikut memperdagangkannya.

Ketua Badan Koordinasi Narkotika Nasional menyatakan bahwa pengguna narkoba dan obat-obatan terlarang di negara ii berjumlah sekitar 7.000 siswa SMP, lebih dari 10.000 siswa SMU dan sekitar 800 siswa SD. Data yang begitu sangat memprihatinkan dan membuat kita cemas akan masa depan nanti, tak tahu akan bagaimana nanti, apabila pengguna barang haram tersebut akan terus meningkat.

Orang umumnya menggunakan obat-obatan terlarang untuk bersenang-senang ataupun melarikan diri dari tekanan hidup. Pengguna narkoba di kalangan siswa paling mengkhawatirkan. Dilaporkan bahwa sejumlah pedagang beroperasi disekitar sekolah dengan modus menipu, memaksa ataupun memberi obat-obatan terlarang tersebut secara gratis kepada para siswa disekitar sekolah tersebut. sesudah siswa yang kecanduan, mereka terus pergi ke para pedagang untuk membeli obat-obatan terlarang. apabila mereka tidak memiliki uang, mereka mencurinya dari anggota keluarga mereka ataupun orang lain.

Fakta-fakta di terhadap menunjukkan kepada kita bagaimana melekat “Narkoba” dikalangan generasi muda kita. Hal yang wajib kita ketahui sebagai pegangan kita supaya terhindar dari bujuk rayu para mafia narkoba. awal kita wajib paham apa arti dari kecanduan obat? kecanduan obat merupakan penyakit otak yang kompleks. Hal ini ditandai dengan kompulsif, kadang-kadang tidak terkontrol, keinginan obat, mencari, dan menggunakan bertahan, malah pada menghadapi konsekuensi paling negatif. Obat mencari sebagai kompulsif, sebagian besar sebagai efek dari efek dari penggunaan narkoba yang berkelanjutanterhadap fungsi otak dan, dengan demikian, terhadap perilaku.

Bagi banyak orang, kecanduan obat menjadi kronis, dengan kemungkinan kambuh bahkan setelah jangka waktu yang lama. Dengan mengetahui bagaimana seriusnya konsekuensi dari menggunakan Narkoba. Mudah-mudahan bisa menghindarkan kita dari jerat tersebut.

Marilah kita berlomba untuk menjauhkan diri kita dari jeratan barang haram tersebut dengan cara menghindarkan diri kita, keluarga dan lingkungan dari hal-hal yang akan memberi ruang dan jalan untuk masuknya barang haram tersebut. Marilah kita hindari dan jauhi serta ikut memberantas penggunaan narkoba yang sudah merajalela ini.

Demikianlah pidato yang bisa saya sampaikan apabila ada kesalahan dalam bertutur kata, saya mohon maaf sebesar-besarnya. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

 

Pidato Narkoba Tentang “  Hari Anti Narkoba “

Pidato Narkoba
Pidato Narkoba

Hari ini, kita masyarakat dunia, memperingati Hari Anti-Narkoba, hari di mana kita meneguhkan perlawanan terhadap kejahatan luar biasa yang masih menjadi tantangan negara-negara di dunia, termasuk kita di indonesia.

Di dalam negeri kita, jumlah pengguna terus meningkat. Tahun 2015 diperkirakan angka prevalensi penggunaan narkoba mencapai 5,1 juta orang. Dan angka kematian dampak penyalahgunaan narkoba, tadi Kepala BNN menyampaikan kepada saya, setiap hari 40 sampai 50 orang generasi muda kita mati karena narkoba.

Kerugian material diperkirakan kurang lebih Rp 63 triliun, yang menyangkut kerugian akibat belanja narkoba, kerugian akibat biaya pengobatan, kerugian akibat barang-barang yang dicuri, dan kerugian akibat biaya rehabilitasi dan biaya-biaya lainnya.

Dan lebih mengkhawatirkan lagi, kejahatan luar biasa ini sudah merengkuh berbagai lapisan masyarakat. Tadi telah disampaikan Kepala BNN, anak di TK sudah ada yang terkena narkoba, anak di SD juga sudah ada yang terkena narkoba. Dan tidak hanya di desa, di kampung, tidak hanya di kota.

Tidak hanya orang dewasa, remaja, anak, bahkan yang tadi saya sampaikan yang di TK pun sudah terasuki narkoba. Tidak hanya orang biasa tapi juga ada aparat, ada pejabat yang ini seharusnya menjadi panutan, terkena narkoba.

Para pengedar narkoba terus bergerak dan menemukan cara-cara baru untuk mengelabui kita, mengelabui aparat hukum kita. Mereka telah mulai memanfaatkan orang-orang yang tidak dicurigai, anak digunakan, wanita digunakan, dimanfaatkan untuk menjadi kurir narkoba dan adanya modus baru dalam penyelendupan narkoba ke dalam mainan anak dalam kaki palsu dan lain-lainnya.

Semua itu harus dihentikan, dan harus dilawan serta tidak bisa dibiarkan lagi. Kita tegaskan perang melawan narkoba di Indonesia.

Saya ingin ingatkan kepada kita semua, di kementerian, di lembaga di aparat-aparat hukum kita, terutama di Polri. Saya tegaskan sekali lagi kepada seluruh Kapolda, jajaran Polda, kepada jajaran Polres, Polsek, semuanya kejar mereka, tangkap mereka, hajar mereka, hantam mereka, kalau UU memperbolehkan dor mereka.

Ingat untuk para bapak-ibu sekalian, 40 sampai 50 generasi muda kita mati karena narkoba. 5,1 juta. Untungnya UU tidak memperbolehkan itu, kalau memperbolehkan, akan saya perintahkan langsung Kapolri dan Kepala BNN.

Hadirin yang saya hormati, saya ingatkan lagi semua harus bersinergi, pesanteran, universitas, kementerian, lembaga, kabupaten/kota, provinsi, semuanya.

Kita kadang-kadang hanyut dalam rutinitas harian kita, padahal kalau ini dibiarkan, ini bisa kemana-mana. Bisa memakan sendi-sendi kita berbangsa bernegara. Jika sudah desa, telah sampai kampung, sudah sampai TK, SD ini harus kita ingatkan betul betapa sangat bahayanya narkoba itu.

Dan kata-kata sudah tidak diperlukan lagi, kita memerlukan tindakan-tindakan yang konkrit, tindakan-tindakan yang nyata.

Saya perlu ingatkan semua harus bersinergi mulai BNN, Polri, kementerian, lembaga, LSM, masyarakat, semua harus betul-betul melakukan langkah-langkah yang terpadu untuk melawan narkoba, langkah-langkah yang progresif yang mengalahkan kelicikan para pengedar narkoba. Dan tidak kalah penting semua harus menghilangkan ego masing-masing, ego sektoral.

Dengan kekuatan dan kecerdasan kita bersama sekali lagi, kita kejar, kita tangkap, kita hajar para pengedar narkoba, baik yang besar, sedang, kecil sampai kita kuatkan lagi jaringan sosial dan budaya yang bisa menjadi benteng mencegah menjamurnya narkoba.

Di manapun ada narkoba di Indonesia, saya perintahkan seluruh sumber daya pemerintah untuk hadir dan memberantasnya di lapas, di sekolah, di perbatasan, di bandara, di pelabuhan, kantor-kantor, instansi pemerintah, dimana pun, sekali lagi dimana pun ada narkoba kita harus berantas dan tindaklanjuti.

Negara kita, Indonesia, tidak boleh dijadikan lalu lintas peredaran dan perdagangan narkoba lagi. Apalagi menjadi tempat produksi barang-barang tersebut. Sekali lagi saya ingatkan saatnya kita melawan narkoba.

Terima kasih.

 Nah, itulah beberapa Contoh Pidato Narkoba yang dapat Anda jadikan sebagai referensi atau tugas kalian. Semoga artikel yang berkenaan tentang Bahayanya Narkoba ini dapat kita hindari agar kita tidak terjerumus dalam Narkoba dan dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan bisa bermanfaat bagi kita semua.

Pidato Narkoba

Leave a Comment