8
42

Seni Film : Pengertian, Sejarah, Fungsi, Unsur & Jenisnya (LENGKAP)

loading...

Seni FilmĀ – Film ialah mewujudkan gerak dengan cahaya. Mewujudkan ataupun Melukis gerak dengan cahaya tersebut menggunakan alat khusus, seringkali alat yang dipakai merupakan kamera. Dibawah akan dijelaskan secara rinci tentang seni film jadi simak lah artikel ini sampai habis agar kalian paham. Selamat membaca.

Pengertian Seni Film

Seni Film

Seni Film

Seni Film adalah hasil cipta karya seni yang mempunyai kelengkapan dari beberapa unsur seni untuk melengkapi kebutuhan yang sifatnya spiritual.

Unsur seni yang terdapat dan menujang sebuah film antara lain seni rupa, seni fotografi, seni arsitektur, seni tari, seni puisi sastra, seni teater, seni musik, seni pantonim dan juga novel.

Secara harfiah kata, film (cinema) asalnya dari kata cinematographie yang mempunyai arti cinema (gerak), tho ataupun phytos (cahaya) dan graphie ataupun grhap (tulisan, gambar, citra).

Baca Juga : Seni Teater

loading...

Pengertian Seni Film Menurut Para Ahli

Seni Film

Seni Film

Berikut ini merupakan beberapa pendapat dari para ahli mengenai seni film, diantaranya:

  1. Effendi

Pengertian Film menurut Effendi merupakan hasil budaya dan alat ekspresi kesenian. Film sebagai komunikasi massa ialah gabungan dari bermacam teknologi seperti fotografi dan rekaman suara, kesenian baik seni rupa dan seni teater sastra dan arsitektur serta seni musik.

  1. Kridalaksana

Pengertan film menurut Kridalaksana adalah Lembaran tipis, bening, mudah lentur yang dilapisi dengan lapisan antihalo, yang dipakai untuk keperluan fotografi. Alat media massa yang mempunyai sifat lihat dengar (audio visual) dan bisa mencapai khalayak yang banyak.

  1. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) merupakan selaput tipis yang dibuat dari seluloid untuk tempat gambar negatif (yang akan dibuat potret) ataupun untuk tempat gambar positif (yang akan dimainkan di bioskop).

Sejarah Seni Film

Seni Film

Seni Film

Film awal kali diciptakan pada tahun 1805 oleh Lumiere Brothers. Lalu pada 1899, George Melies mulai menampilkan film dengan gaya editing yang berjudul Trip To The Moon. Pada tahun 1902, Edwin Peter membuat film yang berjudul Life Of In American Fireman.

Di Indonesia, film mencapai kejayaannya pada era 70-an hingga 80-an ataupun tepatnya sebelum masuknya Broadcast-Broadcast TV tahun 1988 (RCTI). Masyarakat paling apresiatif pada menanggapi film yang terdapat di Indonesia. Hal tersebut terkait dengan kualitas dari film tersebut yang sebenarnya bisa memenuhi kebutuhan psikologi dan spiritual masyarakat Indonesia.

Di Indonesia sendiri bioskop pertama kali muncul di Batavia (Jakarta), tepatnya di Tanah Abang Kebonjae, pada 5 Desember 1900. Akan tetapi, kehadiran bioskop ini tidak bisa dikatakan sebagai tonggak awal sejarah film Indonesia.

Alasannya, film pada saat itu masih impor dari luar negeri. Film cerita pertama yang diproduksi di Indonesia, tepatnya di Bandung pada tahun 1926. Film tersebut berjudul Loetoeng Kasaroeng. Film ini bisa dikatakan sebagai acuan dalam tonggak sejarah perfilman Indonesia. Kesuksesan produksi film ini tidak lepas dari keterlibatan bupati Bandung, Wiranatakusumah V.

Fungsi Seni Film

Seni Film

Seni Film

Dibawah ini ada fungi dari seni film, antara lain:

  • Sebagai Media Hiburan
  • Sebagai Media Informatif, Edukatif & Persuasif

Baca Juga : Seni Tari

loading...

Unsur-Unsur Seni Film

Seni Film

Seni Film

Adapun unsur-unsur seni film yaitu:

  • Produser
  • Sutradara
  • Penulis Skenario
  • Penata Kamera (Kameramen)
  • Penata Artistik (Art Director)
  • Penata Musik
  • Editor
  • Pengisi dan Penata Suara
  • Pemeran (Aktris dan Aktor)

Jenis – Jenis Seni Film

Seni Film

Seni Film

Adapun Jenis-Jenis Seni Film Diantaranya:

  1. Film Cerita

Film cerita (story film) merupakan jenis film yang mengandung cerita yang lazim ditayangkan di gedung bioskop dengan aktor ataupun aktris terkenal dan didistribusikan sebagai barang dagangan.

Cerita yang diangkat menjadi topik film bisa berupa cerita fiktif ataupun berdasarkan kisah nyata yang dimodifikasi, sehingga mempunyai unsur menarik, baik dari jalan cerita ataupun dari segi artistiknya.

  1. Film Berita

Film berita (newsreel) merupakan jenis film mengenai fakta ataupun peristiwa yang benar-beanr terjadi. Karena bersifat berita maka film yang disajikan kepada publik wajib mengandung nilai berita. Kriteria berita tersebut yakni penting dan menarik.

  1. Film Dokumenter

Menurut Robert Flaherty, Film Dokumenter merupakan karya ciptaan tentang kenyataan (creative treatment of actuality) berbeda dengan film berita yang merupakan rekaman kenyataan, maka film dokumenter yakni hasil dari interpretasi pribadi (pembuatnya tentang kenyataan tersebut).

  1. Film Kartun

Film kartun (cartoon film) dibuat untuk anak-anak. Tentang tokoh film kartun yang mungkin kalian kenal seperti Donald bebek (Donald duck), Putri Salju (Snow White), Miki Tikus (Mickey Mouse) yang diciptakan oleh seniman Amerika Serikat yaitu Walt Disney.

Genre Seni Film

Seni Film

Seni Film

Berikut ini merupakan genre dari dunia perfilman, diantaranya:

  1. Aksi

Film ini menampilkan efek dan adegan yang mencengangkan seperti kejar-kejaran menggunakan mobil atau tembak-tembakan yang melibatkan stuntman.

Genre ini umumnya menceritakan kebaikan yang melawan kejahatan, jadi perang dan kriminal merupakan subjek yang biasa. Film Aksi umumnya cuma membutuhkan usaha yang kecil untuk ditonton, karena alur yang umumnya sederhana.

  1. Petualangan

Biasanya menceritakan tokoh penting yang membuat perjalanan untuk menyelamatkan dunia ataupun orang terdekatnya.

  1. Animasi

Film yang menggunakan karakter kartun sebagai tokohnya. Gambarnya dulu wajib digambar oleh tangan, tetapi sekarang lebih biasa menggunakan komputer.

  1. Persahabatan

Melibatkan 2 orang tokoh, di mana yang satu wajib menyelamatkan yang lainnya dan keduanya wajib mengatasi masalah yang menghadang. Film persahabatan kadang-kadang dicampur komedi, tetapi terdapat juga yang dibumbuhi sedikit emosi, karena persahabatan di antara keduanya.

  1. Komedi

Film lucu tentang orang bodoh yang membuat hal aneh ataupun menjadi bodoh dan terlibat hal konyol yang membuat penonton tertawa.

  1. Dokumenter

Film Dokeumenter merupakan film kehidupan nyata seseorang dan kejadian nyata. Genre ini nyaris selalu serius dan mungkin melibatkan emosi yang kuat, contoh film Catatan Terakhir Di Nusakambangan.

  1. Drama

Film serius dan kadang-kadang tentang orang yang jatuh cinta ataupun butuh membuat keputusan yang besar pada hidup mereka. Genre ini menceritakan tentang hubungan di antara manusia. Genre ini umumnya mengikuti alur dasar di mana 1 ataupun 2 karakter wajib mengatasi sebuah rintangan untuk memperoleh apa yang mereka mau.

  1. Tragedi

Tragedi mirip dengan drama, mengenai orang yang sedang mempunyai masalah. Contoh, sepasang suami istri yang bercerai dan masing-masing wajib membuktikan ke pengadilan bahwa mereka merupakan yang terbaik untuk mengasuh anak mereka. Emosi (perasaan) merupakan bagian terbesar dari film ini dan penonton mungkin jadi bingung dan bahkan menangis.

  1. Film Noir

Film Noirmerupakan film drama detektif era 1940-an tentang kriminal dan kekerasan.

  1. Keluarga

Film yang dibuat dengan baik untuk semua keluarga. Genre ini kebanyakan dibuat untuk anak-anak, tetapi sering menghibur juga untuk orang dewasa. Disney terkenal karena film Keluarga mereka.

  1. Horor

Film yang menggunakan ketakutan untuk menarik penonton. Musik, pencahayaan dan latar, semua ditambahkan untuk menambahkan sensai dan pengalaman.

  1. Romantis

Komedi romantis umumnya tentang cerita cinta 2 orang yang berasal dari dunia berbeda, yang wajib melalui rintangan supaya bisa bersama.

  1. Thriller

Biasanya berkenaan misteri, kejadian aneh, ataupun kriminal yang wajib dipecahkan. Penonton akan awet menebak-nebak sampai akhir film, saat umumnya terdapat ujung yang twist (mengejutkan).

  1. Western

menceritakan berkenaan koboi di barat (Amerika 1800-an). Genre yang satu ini bisa jadi melibatkan suku Indian (penduduk asli amerika).

  1. Suspense

Film yang menjadikan anda tetap duduk di kursi anda. Genre ini umumnya mempunyai lebih dari satu twist yang bisa membingungkan penonton.

  1. Fantasi

Film fantasi ini melibatkan sihir dan hal yang mustahil yang tidak bisa diusahakan manusia sungguhan.

  1. Gore

Film yang biasa memperlihatkan aksi brutal ataupun hal-hal sadis yang berlumuran darah dan sebagainya.

Baca Juga : Seni Musik

Nahh, itulah penjelasan mengenai Seni Film yang meliputi Pengertian, Menurut Para AhliSejarah, Fungsi, Unsur & Jenisnya yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas Anda. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

loading...

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply