6
23

Sistem Pernapasan Manusia : Pengertian, Fungsi & Bagian – Bagiannya

loading...

Sistem Pernapasan Manusia – Dalam kesempatan ini Admin akan memberikan pengetahuan tentang sistem pernapasan manusia mulai dari pengertian, fungsi, bagian-bagian dan cara menjaga organ pernapasan manusia. Untuk lebih jelasnya bisa kita simak artikel berikut ini dengan seksama.

Pengertian Sistem Pernapasan Manusia

Sistem Pernapasan Manusia

Sistem Pernapasan Manusia

Sistem pernapasan manusia merupakan proses bernapas yang dimulai dari penghirupan oksigen yang disalurkan ke bagian tubuh sampai pengeluaran karbondioksida. Oksigen yang telah dihirup oleh manusia dari udara bebas ini, nantinya akan dibuang ke lingkungan yang berupa karbondioksida.

Baca Juga : Sistem Pencernaan Manusia

Fungsi Sistem Pernapasan

Menurut Cleveland Clinic, sistem pernapasan manusia memiliki banyak fungsi. Berikut ini merupakan fungsi dari sistem pernapasan, antara lain:

  1. Membuat Anda bisa bicara dan melakukan sesuatu
  2. Mengalirkan udara sesuai suhu tubuh dan melembabkannya sesuai kondisi tubuh
  3. Melindungi saluran udara dari zat berbahaya dan iritasi

Macam – Macam Pernapasan Manusia

Sistem Pernapasan Manusia

Sistem Pernapasan Manusia

Berikut ini merupakan proses pernapasan manusia, antara lain:

loading...
  1. Pernapasan Eksternal

Pernapasan Eksternal merupakan pernapasan tempat terjadinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida yang terjadi antara udara dalam gelembung paru-paru dengan darah dalam kapiler.

  1. Pernapasan Internal

Pernapasan Internal merupakan pernapasan dimana terjadiinya pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara darah dalam kapiler dengan sel-sel jaringan pada tubuh.

Bagian – Bagian Pernapasan Manusia

Sistem Pernapasan Manusia

Sistem Pernapasan Manusia

Berikut ini merupakan bagian-bagian dari sistem pernapasan manusia, antara lain:

  1. Rongga Hidung

Rongga hidung merupakan tempat jalur masuknya oksigen untuk pernapasan dan jalan keluar karbon dioksida serta uap air sisa pernapasan pada tubuh manusia. Pada rongga hidung terjadi penyaringan udara dari debu-debu yang masuk bersama udara.

Udara yang masuk ke dalam rongga hidung juga mengalami proses penghangatan supaya menyesuaikan dengan suhu tubuh kita. Demikian juga dengan kelembapan udara diatur supaya sesuai dengan kelembapan tubuh kita.

Kotoran atau debu akan tertinggal pada bagian rongga hidung, seperti upil dan lain sebagainya. Pada bagian ini juga suhu dan kelembaban udara diatursebelum diproses dalam paru-paru. Kelembaban udara tidak selalu sesuai dengan kondisi pada tubuh kita. Sehingga tubuh butuh menyeimbangkannya sebelum melewati tenggorokan atau saluran pernapasan lainnya.

  1. Tenggorokan

Tenggorokan meeupakan salah satu proses dari sistem pernapasan manusia yang  memiliki 2 bagian dengan fungsi berbeda, yakni sebagai jalan pernapasan dan pencernaan. Tenggorokan memiliki panjang 12 – 14 cm pada bagian pangkal.

  • Faring (Tekak)

Faring merupakan salah satu bagian yang ada di tenggorokan dan memiliki berntuk seperti tabung corong yang terletak di belakang rongga hidung dan mulut. Faring mempunyai fungsi sebagai jalan udara udara dan makanan. Faring juga memiliki fungsi sebagai ruang getar untuk mengeluarkan suara.

  • Laring (Pangkal Tenggorokan)

Laring merupakan bagian bawah dalam tenggorokan dan memiliki bentuk mengerucut sekitar 3 – 4 cm. Laring sendiri terdiri dari 9 macam tulang rawan dan serabut otot untuk bisa bekerja secara maksimal.

Laring berada di antara faring dan trakea. Dinding laring terdiri dari 9 buah tulang rawan. Salah satu tulang rawan terdiri dari dua lempeng kartilago hialin yang menyatu dan membentuk segitiga. Bagian ini biasa disebut dengan jakun.

Di dalam laring juga terdapat epiglotis dan pita suara. Epiglotis merupakan kartilago elastis yang memiliki bentuk seperti daun. Epiglotis dapat membuka dan menutup.

Ketika menelan makanan, epiglotis akan menutup sehingga makanan tidak masuk ke tenggorokan tetapi ke kerongkongan. Pita suara merupakan selaput lendir yang membentuk dua pasang lipatan dan bisa bergetar yang dapat mengeluarkan suara.

loading...
  1. Trakea (Batang Tenggorokan)

Trakea merupakan proses pernapasan manusia yang memiliki bentuk menyerupai cincin yang terdiri dari tulang rawan. Letaknya sendiri berada di kerongkongan yang berfungsi sebagai saluran makan. Pada bagian dinding trakea ada silia dan lapisan lendir.

Lapisan lendir berfungsi untuk menyaring kotoran yang tidak tertangkap oleh laring sebelum masuk ke paru-paru. Nantinya tubuh akan merespon dengan cara batuk ataupun bersin untuk mengeluarkan kotoran yang masuk melalui saluran pernapasan.

Trakea memiliki bentuk seperti pipa yang memanjang di bagian leher dan rongga dada (toraks). Trakea sendiri terdiri dari cincin tulang rawan dan otot polos.

Dinding pada bagian dalam trakea tersebut berlapis sel-sel epitel berambut getar (silia) dan selaput lendir. Trakea ini memiliki cabang dua, yang satu menuju paru-paru kiri dan yang lain menuju paru-paru kanan. Cabang trakea disebut bronkus.

  1. Pulmo (Paru-Paru)

Paru-paru merupakan salah satu bagian pernapasan manusia yang terletak didalam rongga dada bagian atas. Rongga dada dan rongga perut ini dipisahkan oleh sekat, yakni diafragma. Paru-paru dibagi menjadi 2 bagian, yakni paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Paru-paru ini memiliki masing-masing gelambir kanan dan kiri, kanan terdiri dari 3 gelambir dan paru-paru kiri terdiri dari 2 gelambir. Paru-paru dibungkus oleh selaput paru-paru tipis yang disebut dengan pleura.

Di dalam paru-paru, terdapat masing-masing bronkus bercabang-cabang yang membentuk bronkiolus. Nantinya, bronkiolus bercabang-cabang ini menjadi pembuluh halus yang berakhir pada gelembung paru-paru yang disebut dengan alveolus.

Alveolus ini memiliki berntuk menyerupai busa atau sarang tawon. Jumlah alveolus ini kurang lebih 300 juta. Dinding alveolus sangat tipis dan elastis. Pada alveolus inilah terjadinya difusi atau pertukaran gas pernapasan, yaitu oksigen dan karbon dioksida.

  • Bronkus

Bronkus adalah bagian dari trakea yang memiliki bentuk serupa, yakni cincin dan terdiri dari tulang rawan. Bronkus terdiri dari 2 yakni bronkus kanan dan bronkus kiri.

Bronkus kanan berkaitan langsung dengan paru-paru sebelah kanan, begitu juga sebaliknya. Bronkus memiliki fungsi mengantarkan udara, baik oksigen dan karbondioksida dari dan menuju paru-paru.

  • Bronkiolus

Bronkiolus merupakan saluran tipis dan kecil dengan dinding sangat halus. Berbeda dari trakea maupun bronkus, bronkolius ini tidak memiliki silia ataupun terdiri dari tulang rawan.

Jumlah bronkiolus sendiri sama dengan jumlah gelambir paru-paru, yakni 3 gelambir di sebelah kanan dan 2 di sebelah kiri. Secara medis, bronkiolus disebut sebagai cabang bronkus, karena letaknya yang ada di ujung bronkus.

  • Alveolus

Alveolus merupakan lanjutan darai bagian dari paru-paru yang memiliki bentuk gelembung-gelembung. Letak alveolus sendiri terdapat di ujung bronkiolus. Di dalam tubuh manusia, khususnya paru-paru ada sekitar 300 juta alveolus yang berdinding yang tipis.

Alveolus berfungsi sebagai tempat untuk keluar masuk udara, oksigen dan karbondioksida pada paru-paru. Bagian ini dilapisi oleh jaring yang terbentuk dari selaput darah yang lembab dan dekat dengan pembuluh darah.

  • Pleura

Organ terpenting dalam sistem pernapasan ini memiliki fungsi vital untukkelangsungan hidup manusia. Letak pleura ini ada di area rongga dada atau diatas diafragma. Diafragma sendiri meruoakan sebuah sekat yang membatasi antara area rongga dada dan rongga perut.

Manusia normalnya memiliki 2 pasang paru-paru, yakni paru-paru kanan dan kiri. Paru-paru juga dilindungi oleh sebuah lapisan yang dikenal dengan pleura.

Pleura sendiri terdiri dari 2 lapisan yang salah satunya berisi cairan. Cairan dari pleura inilah yang mampu meminimalisir terjadinya gesekan saat paru-paru mengembang dan mengempis. Tubuh manusia, khususnya paru-paru hanya bisa menampung sekitar 3,5 liter udara.

Udara yang dihirup dalam bentuk oksigen nantinya akan dialirkan ke seluruh tubuh untuk membantu proses metabolisme pada tubuh. Salah satunya dialirkan melalui sistem peredaran darah, khususnya pada sel darah merah.

Cara Menjaga Organ Pernapasan

Sistem Pernapasan Manusia

Sistem Pernapasan Manusia

Cara untuk menjaga organ pernapasan agar ajek sehat bisa dilakukan dengan berbagai langkah. Di antaranya:

  1. Hindari polutan yang dapat merusak saluran udara, di antaranya asap, bahan kimia, dan gas radioaktif
  2. Kenakan masker jika Anda terpapar asap, debu, atau jenis polutan lainnya
  3. Hindari merokok dan terpapar asap rokok
  4. Konsumsi asupan sehat yang mengandung banyak buah dan sayuran
  5. Minum air putih yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi
  6. Berolahraga secara teratur
  7. Cegah infeksi dengan mencuci tangan sesering mungkin
  8. Lakukan vaksinasi secara berkala

Baca Juga : Sistem Saraf Manusia

Nahh, itulah penjelasan mengenai sistem pernapasan manusia yang meliputi, Pengertian, Fungsi, Bagian-Bagian, Macam-Macam dan Cara Menjaga Organ Manusia yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan kita semua. Aamiin

loading...

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply