TUJUAN KOPERASI : Pengertian, Fungsi, Peran & Jenis [LENGKAP]

TUJUAN KOPERASI : Pengertian, Fungsi, Peran & Jenis [LENGKAP]

Tujuan Koperasi – Secara etimologi istilah kata “Koperasi” berasal dari kata “co-operation” yang jika diartikan yaitu kerjasama. Jadi, setiap anggota memiliki tugas dan tanggungjawab dalam operasional koperasi serta memiliki hak suara yang sama dalam pengambilan keputusan. Berikut akan dipaparkan secara rinci. Simak dibawah ini!

Pengertian Koperasi

Pengertian Koperasi
Pengertian Koperasi

Koperasi adalah suatu badan usaha organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh para anggotanya untuk memenuhi kepentingan bersama pada bidang ekonomi 002E

Ada juga yang mengatakan pengertian koperasi adalah suatu badan hukum yang dibentuk atas asas kekeluargaan dimana tujuannya adalah untuk mensejahterakan para anggotanya. Dalam hal ini, koperasi dibuat untuk kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi kerakyatan.

Koperasi dapat didirikan secara perorangan atau badan hukum koperasi. Badan usaha ini mengumpulkan dana dari para anggotanya sebagai modal dalam menjalankan usaha sesuai aspirasi dan kebutuhan bersama di bidang ekonomi.

Pengertian Koperasi Menurut Para Ahli

Tujuan Koperasi
Tujuan Koperasi

Agar lebih memahami apa arti koperasi, maka kita dapat merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah pengertian koperasi menurut para ahli:

1. Arifinal Chaniago

Menurut Arifinal Chaniago, pengertian koperasi adalah sebuah perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum, yang memberikan kebebasan kepada anggota untuk masuk dan keluar, dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya.

2. Hatta

Bapak Koperasi Indonesia ini mengatakan bahwa pengertian Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong.

3. Munkner

Menurut Munkner, pengertian koperasi adalah organisasi tolong-menolong yang menjalankan ‘urusniaga’ secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong-menolong.  Kegiatan dalam urusniaga semata-mata hanya bertujuan ekonomi, bukan sosial seperti yang dikandung gotong-royong.

4. P. J. V. Dooren

Menurut P. J. V. Dooren, serikat koperasi adalah sebuah asosiasi anggota, baik pribadi atau pada perusahaan, yang sudah dengan sukarela datang bersama-sama dalam mengejar tujuan ekonomi umum.

5. UU No. 25 / 1992

Menurut UU No. 25 / 1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiataannya dengan berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas azas kekeluargaan.

Asas dan Landasan Koperasi

Tujuan Koperasi
Tujuan Koperasi

Sebagai sebuah organisasi atau lembaga, tentunya koperasi juga memiliki asas dan landasan tertentu yang mendasarai terbentuknya koperasi itu sendiri.

Landasan koperasi ialah Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) sedangkan asas koperasi adalah asas kekeluargaan.

Tujuan Koperasi

Tujuan Koperasi
Tujuan Koperasi

Berdasarkan UU yang mengatur koperasi pada pasal 3, koperasi memiliki tujuan untuk mensejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Berdasarkan pasal tersebut, bisa disimpulkan bahwa yang menjadi prioritas untuk disejahterakan adalah anggota koperasi terlebih dahulu, kemudian koperasi diharapkan bisa memberikan kontribusi jika memungkinkan untuk masyarakat sekitar. Karena pada dasarnya, anggota koperasi adalah anggota masyarakat, maka dengan jalan ini diharapkan koperasi dapat berperan aktif dalam menaikkan taraf hidup masyarakat.

Berikut adalah tujuan koperasi :

  • Untuk meningkatkan taraf hidup anggota koperasi dan masyarakat di sekitarnya.
  • Untuk membantu kehidupan semua anggota koperasi dalam hal ekonomi.
  • Membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
  • Koperasi berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional.

 

Prinsip Koperasi

Tujuan Koperasi
Tujuan Koperasi

Dalam melaksanakan kegiatannya, koperasi memegang beberapa prinsip yang sudah dijelaskan dalam UU no.25 tahun 1992. Prinsip ini digunakan untuk menciptakan nilai luhur dalam menjalankan sebuah koperasi dan menciptakan keadilan bagi setiap anggotanya, pengurus, atau masyarakat umum. Prinsip-prinsip koperasi antara lain adalah.

  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis
  3. Pembagian SHU dilakukan secara adil
  4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal
  5. Kemandirian
  6. Pendidikan perkoperasian
  7. Kerjasama antar koperasi

Selain mempunyai prinsip dan tujuan, ternyata koperasi mempunyai beberapa fungsi yang juga diatur dalam undang-undang lho Squad. Fungsi ini supaya saat menjalankan tugasnya, koperasi bisa fokus pada tujuan dan tidak mengurusi bidang yang bukan tugasnya.

Fungsi Koperasi

Tujuan Koperasi
Tujuan Koperasi

Berdasarkan UU no.25 tahun 1992 tentang perkoperasian, fungsi-fungsi koperasi yaitu:

  1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  2. Berperan serta secara aktif dalam upaya meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
  3. Memperkukuh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai guru utamanya.
  4. Berupaya untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Peran Koperasi

Tujuan Koperasi
Tujuan Koperasi
  1. Koperasi dapat mengurangi tingkat pengangguran
  • Kehadiran koperasi diharapkan bisa menolong nasib mereka yang membutuhkan pekerjaan, karena dengan adanya koperasi tentu dibutuhkan banyak pekerja untuk mengelola usahanya.
  1. Koperasi bisa mengembangkan kegiatan usaha masyarakat
  • Sebagai contoh, koperasi yang bergerak pada bidang usaha pengadaan alat-alat pertanian yang dibutuhkan oleh petani. Dengan adanya koperasi tersebut, maka petani bisa membeli kebutuhan alat-alat pertanian di koperasi dengan harga lebih murah, sehingga bisa meningkatkan kegiatan usaha pertanian tersebut.
  1. Koperasi bisa berperan ikut meningkatkan pendidikan rakyat, terutama pendidikan perkoperasian dan dunia usaha.
  • Koperasi bisa memberikan pendidikan kepada para anggota koperasi dan bisa mengamalkan pengetahuannya tersebut kepada masyarakat sekitar.
  1. Koperasi bisa berperan sebagai media perjuangan ekonomi
  • Sesuai dengan prinsip koperasi bahwa koperasi wajib mempunyai kemandirian, sehingga mampu bersaing dengan badan usaha lainnya. Majunya koperasi tentu bisa memberi dorongan untuk meningkatkan tingkat hidup para anggota dan masyarakat.
  1. Koperasi Indonesia dapat berperan menciptakan demokrasi ekonomi
  • Demokrasi ekonomi yang dimaksud adalah menekankan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, sedangkan pemerintah hanya wajib memberi dorongan, pengarahan, dan bimbingan.
  1. Koperasi Indonesia berperan serta dalam membangun tatanan perekonomian nasional
  • Koperasi sebagai salah satu urat nadi perekonomian bangsa, yang harus dikembangkan bersama kegiatan usaha lainnya. Dengan memberdayakan koperasi, berarti juga bisa memberdayakan masyarakat, yang pada akhirnya akan bisa memberdayakan perekonomian nasional.

Jenis-Jenis Koperasi

Tujuan Koperasi
Tujuan Koperasi

Jenis-jenis koperasi bisa dibedakan berlandaskan fungsinya. berdasarkan UU RI No. 17 Tahun 2012, berikut ini merupakan jenis koperasi di Indonesia:

  1. Koperasi Produksi

Apa itu koperasi produksi? Koperasi produksi merupakan jenis koperasi dimana para anggotanya terdiri dari para produsen, baik itu produk barang ataupun jasa.

Jenis koperasi ini menyediakan bahan standar dan menjual barang-barang dari anggotanya dengan harga yang pantas. Contohnya, koperasi peternak lebah dimana produk yang dijual merupakan madu dan makanan olahan dari madu.

  1. Koperasi Konsumsi

Pengertian koperasi konsumen merupakan koperasi yang dibentuk dan diperuntukkan bagi konsumen barang dan jasa. Koperasi ini biasanya menjual bermacam produk kebutuhan sehari-hari seperti di toko kelontong.

Biasanya pembeli di koperasi konsumsi ini merupakan dari para anggotanya sendiri sehingga harga barang yang dijual condong lebih murah dibanding toko terhadap umumnya. Beberapa contoh koperasi konsumsi merupakan koperasi karyawan (KOPKAR), koperasi pegawai Republik Indonesia (KPRI), koperasi siswa/ mahasiswa, dan lain-lain.

  1. Koperasi Jasa

Apa itu koperasi jasa? Koperasi jasa merupakan jenis koperasi yang kegiatannya fokus terhadap layanan ataupun jasa kepada para anggota koperasi dan masyarakat.

Beberapa contoh layanan yang disediakan oleh koperasi jasa merupakan jasa angkutan, jasa asuransi.

  1. Koperasi Simpan Pinjam

Jenis koperasi ini juga dikatakan dengan koperasi kredit. Koperasi simpan pinjam dibentuk untuk mengkomodasi kegiatan simpan-pinjam bagi para anggota.

Anggota koperasi bisa meminjam anggaran pada jangka pendek kepada koperasi dengan syarat yang mudah dan bunganya rendah.

  1. Koperasi Serba Usaha (KSU)

Pengertian koperasi serba usaha merupakan koperasi yang menyediakan beberapa layanan sekaligus kepada para anggotanya. Misalnya, selain menyediakan jasa simpan pinjam, koperasi ini juga bisa menjual bermacam kebutuhan konsumen.

Nah, itulah penjelasan mengenai Tujuan Koperasi yang meliputi, Pengertian Koperasi,Prinsip Koperasi, Fungsi Koperasi, Peran Koperasi & Jenis-Jenis Koperasi yang perlu kalian ketahui. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Tujuan Koperasi

 

Leave a Comment