19+ Unsur Seni Rupa Beserta Penjelasannya ( harus kalian ketahui)

19+ Unsur Seni Rupa Beserta Penjelasannya ( harus kalian ketahui)

Unsur Seni Rupa – Dalam dunia seni pasti memiliki unsur – unsur dan fungsinya sendiri. Hal-hal yang termasuk seni rupa contohya adalah seni lukis, seni grafis, seni pahat, seni film, arsitektur, desain grafis, desain interior, kriya kulit, kriya bambu dan sebagainya. Dibawah ini akan dijelaskan seputar seni rupa sejarah rinci. Okee langsung saja kita simak artikel ini dengan seksama. Selamat Membaca.

Pengertian Seni Rupa

Unsur Seni Rupa
Unsur Seni Rupa

Pengertian Seni Rupa merupakan suatu cabang seni yang menghasilkan karya seni dimana bentuk dan kualitasnya bisa dirasakan oleh indera manusia, khususnya indera penglihatan dan indera peraba.

Ada juga yang mengatakan pengertian seni rupa merupakan cabang kesenian yang menghasilkan suat karya yang bisa dinikmati oleh masyarakat secara umum karena bisa mempunyai bentuk dan wujud nyata dan bisa dilihat.

Dengan kata lain, fine art ialah suatu karya seni yang fokus terhadap keindahan visual dan juga sentuhan. Bagi orang-orang tertentu, karya seni ini bisa menjadi suatu hiburan tersendiri cuma dengan melihat ataupun menyentuhnya saja.

Pembagian Seni Rupa

Unsur Seni Rupa
Unsur Seni Rupa

Melalui cabang seni ini seseorang bisa menunjukkan ekspersi pada dirinya kepada orang lain. Berdasarkan bentuknya, seni rupa bisa dibagi menjadi dua, yaitu;

1. Seni Rupa 2 Dimensi

yakni karya seni yang cuma bisa dilihat dari satu sudut pandang saja dan memiliki dimensi panjang dan lebar.Contoh; seni lukisan, seni relief, seni grafis, dan lainnya.

2. Seni Rupa 3 Dimensi

yakni karya seni yang berbentuk seperti bangun ruang dan mempunyai isi dimana dimensinya terdiri dari panjang, lebar, dan tinggi. Contoh; seni patung, seni arsitektur, seni kriya, seni keramik, dan lainnya.

Fungsi Seni Rupa

Unsur Seni Rupa
Unsur Seni Rupa

Berikut ini adalah fungsi dari Seni Rupa yang perlu kalian ketahui, antara lain:

1. Fungsi Individu

Seni rupa bisa berfungsi sebagai pemuas kebutuhan individu, khususnya bagi seorang seniman. terdapat kepuasan batin yang dirasakan oleh seorang seniman saat bisa mengekspresikan dirinya menggunakan karya seni yang mereka ciptakan.

2.  Fungsi Sosial

Selain kepuasan individu, kepuasan batin juga bisa dirasakan oleh masyarakat para pecinta seni dari suatu seni rupa yang mereka lihat. Itu sebabnya terdapat banyak orang yang membeli suatu karya seni yang mereka sukai walaupun harganya mahal.

Selain fungsi individu dan sosial, seni rupa juga mempunyai fungsi lainnya yaitu;

  • Sebagai media pemenuh kebutuhan emosional individu, contohnya untuk mengekspresikan diri demi kepuasan batin.
  • Sebagai media peribadatan ataupun media untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta.
  • Sebagai media komunikasi di pada suatu kelompok masyarakat.
  • Memberikan kursus kepada masyarakat, baik secara tersirat ataupun secara tersurat.
  • Sebagai media untuk mengenang ataupun melestarikan budaya bangsa Indonesia.

Unsur – Unsur Seni Rupa

Unsur Seni Rupa
Unsur Seni Rupa

Berikut ini adalah Unsur-Unsur Seni Rupa yang harus kalian ketahaui, antara lain:

1. Titik

Titik ialah salah satu dari unsur-unsur seni rupa yang paling kecil. Unsur ini wajib terdapat di sebuah karya seni rupa. Semua bentuk karya seni rupa berawal dari unsur yang terkecil ini. Titik bisa menjadi perhatian apabila terdiri dari beberapa titik ataupun mempunyai warna yang berbeda dengan yang lainnya.

2. Garis

Garis ialah suatu unsur seni rupa yang menggabungkan sebuah titik. Garis juga bisa disebut sebagai goresan ataupun limit dari suatu benda, bidang, tekstur, ruang, warna dan lain-lain. Garis ini mempunyai dimensi yang memanjang dan dibuat dengan mengikuti suatu arah tertentu.

Ada beberapa jenis jenis garis di antaranya merupakan panjang, pendek, tebal, tipis, vertical, horizontal, miring, lurus, berombak, patah-patah dan lain sebagainya. Macam-macam garis ini memberikan sifat dan kesan yang berbeda-beda terhadap suatu karya seni rupa. Kesan yang bisa diberikan oleh unsur garis ini yakni kekar, megah, kuat, simple, agung, keras, lentur, kaku, dan masih banyak lagi.

3. Bidang

Bidang merupakan sebuah unsur yang ialah pengembangan dari unsur garis. Garis-garis tersebut digabungkan hingga membentuk suatu bidang. Hal ini berarti bahwa unsur bidang dibuat dengan mempertemukan pucuk dari masing-masing garis ataupun bisa juga dengan menjadikan sapuan warna terhadap pucuk garis tersebut. Unsur bidang ini menghasilkan beberapa sisi dari suatu karya seni rupa.

Bidang dibatasi dengan suatu kontur yang disebut sebagai dimensi. Bidang ini ialah unsur seni rupa 2 dimensi yang terdiri dari dimensi panjang dan lebar yang biasa disebut sebagai pipih. Bidang dasar pada sebuah karya seni rupa terdiri dari segi empat, segi tiga, lingkaran, trapezium, oval, dan lain sebagainya.

4. Bentuk

Secara bahasa bentuk dikatakan sebagai bangun (shape) ataupun bentuk plastis (form). Bentuk (shape) pada suatu karya seni rupa terdiri dari benda yang polos yang bisa dilihat oleh mata yang biasa kita kenal dengan kotak, bulat, ornamental, ataupun tidak beraturan. Sedangkan bentuk plastis (form) merupakan bentuk yang bisa dilihat dan dirasakan karena mempunyai nilai yakni seperti lemari, meja, kursi, guci, dan lain-lain.

Bentuk ialah unsur seni rupa yang berwujud 3 dimensi yang terdiri dari panjang, lebar, dan tinggi. Bentuk ini juga ialah salah satu unsur-unsur seni rupa yang bisa menghidupkan kesan terhadap suatu jenis karya seni rupa. Unsur seni rupa yang satu ini mampu memberikan sentuhan dan detail yang sempurna sehingga bisa menghasilkan suatu seni rupa yang paling indah.

5. Tekstur

Di pada dunia seni rupa, tekstur ialah keadaan ataupun sifat yang ditemukan pada suatu karya seni rupa. Tekstur pada karya seni rupa ini bisa memberikan sifat ataupun kesan kasar, halus, mengkilap, kusam, berpori, licin, dan masih banyak lagi. Kesan ini bisa anda rasakan baik dengan penglihatan ataupun dengan rabaan.

Secara umum, tekstur pada suatu karya seni rupa bisa dibedakan menjadi tekstur semu dan tekstur nyata. Yang dimaksud dengan tekstur semu merupakan tekstur yang memberikan kesan yang tidak sama antara indera penglihatan dan indera peraba. Sedangkan tekstur nyata merupakan tekstur yang membarikan kesan yang sama pada seni rupa baik dengan indera penglihatan ataupun inder peraba.

6. Warna

Warna merupakan salah satu unsur seni rupa yang paling penting dan berperan pada mewujudkan karya seni rupa yang lebih indah. Warna pada suatu karya seni rupa dibuat sesuai dengan tema yang ialah pesan yang hendak disampaikan oleh pembuat karya seni tersebut. Warna ini bisa menghidupkan suasana pada seni rupa seperti senang, sedih, marah, murung, dan lain sebagainya.

Perpaduan warna pada suatu karya seni rupa bergantung dari pembuat karya seni. Perpaduan ini dibuat secara bebas untuk menghidupkan karya seni rupa tertentu. tPada dasarnya, unsur warna dibedakan menjadi 3 yakni warna primer, warna sekunder, dan warna tersier yang bisa dipaparkan sebagai berikut:

  • Warna primer

Warna primer disebut juga sebagai warna dasar ataupun warna pokok. Warna ini tidak bisa didapatkan dari campuran warna lain. Warna primer terdiri dari warna merah, warna kuning, dan warna biru.

  • Warna sekunder

Warna sekunder merupakan warna yang bisa didapatkan dengan menggabungkan antara 2 warna primer. Contoh dari warna sekunder merupakan warna jingga yang ialah perpaduan dari warna primer merah dan warna primer kuning. terus warna hijau yang ialah perpaduan dari warna primer kuning dan biru. Warna ungu ialah perpaduan dari warna primer merah dan warna primer biru.

  • Warna tersier

Warna tersier merupakan warna yang dihasilkan dari gabungan warna primer dan sekunder. Contoh warna tersier merupakan kuning kehijauan yang ialah gabungan dari warna primer kuning dan warna sekunder hijau.

Selain warna primer, warna sekunder dan warna tersier, pada perkembangan karya seni rupa juga dikenal warna lain. Warna lain ini merupakan warna analogus dan warna komplementer yang bisa dipaparkan sebagai berikut:

  • Warna analogus

Warna analogus merupakan warna yang letaknya berdekatan dengan lingkaran spectrum warna. contohnya merupakan deretan warna ungu menuju ke warna merah, selain itu warna hijau berdekatan dengan warna kuning, dan lain sebagainya.

  • Warna komplementer

Warna komplementer merupakan warna kontras yang letaknya saling berseberangan pada lingkaran spectrum warna. Contoh dari warna komplementer merupakan warna kuning dengan warna ungu, warna hijau dengan warna merah, dan lain-lain.

7. Gelap Terang

Unsur gelap terang merupakan salah satu dari unsur-unsur seni rupa yang mempunyai banyak fungsi. pada karya seni rupa yang berbentuk 2 dimensi, unsur gelap terang ini bisa dipakai untuk memberikan kesan 3 dimensi terhadap karya seni rupa tersebut. Gelap terang juga bisa memberikan kesan kedalaman ataupun ruang dan memberikan perbedaan kontras pada seni rupa.

Unsur gelap terang ini menyebabkan suatu karya seni rupa bisa terlihat semakin nyata. pada pembuatan gelap terang yang harus diperhatikan merupakan intensitas cahaya dari obyek yang akan dijadikan sebagai seni rupa. Gelap terang bisa terjadi karena intensitas warna ataupun upaya pancar dan juga bisa bisa terjadi karena penggabungan warna hitam dan putih.

8. Ruang (Kedalaman)

Ruang ataupun kedalaman merupakan unsur yang mempunyai 2 sifat yakni semu ataupun ilusi dan nyata. Sifat terhadap unsur ruang ini bisa dirasakan oleh penikmat karya seni dan bergantung dari bentuk dimensi dari karya seni rupa yang dibuat.

Dalam karya seni rupa 3 dimensi unsur ruang mempunyai sifat nyata karena unsur ini bisa dirasakan langsung oleh orang yang menikmatinya. Sebaliknya, terhadap karya seni rupa 2 dimensi unsur ruang bersifat semu ataupun ilusi karena didapatkan dari gambar yang datar, pipih, menjorok, cekung, cembung, dekat, jauh, dan lain sebagainya.

9. Kesatuan

Unsur kesatuan merupakan salah satu unsur-unsur seni rupa yang bisa menyatukan komposisi dari karya seni rupa. Kesatuan ini bisa menghasilkan bentuk karya seni rupa yang serasi dan bergerak maju serta mempunyai estetika yang tinggi. Unsur kesatuan ini bisa didapatkan dari gabungan sejumlah unsur pada sebuah karya seni rupa yang dipadukan dengan gradasi, gelap terang, garis, dan bentuk terhadap karya seni.

10. Keselarasan

Unsur keselarasan merupakan unsur terhadap suatu karya seni rupa yang menghubungkan kedekatan antara unsur warna dan unsur bentuk. Unsur keselarasan ini bisa menghasilkan tampilan terhadap karya seni rupa menjadi lebih mempunyai nilai estetika dan keindahan.

11. Penekanan

Unsur penekanan merupakan unsur terhadap karya seni rupa yang bisa didapatkan dari 2 unsur yang berlawanan. contohnya saja suatu karya seni rupa mempunyai perbedaan pada unsur bentuk, warna, dan ukuran. Unsur penekanan ini dibuat supaya suatu karya seni rupa memberikan kesan yang tidak terus dan bisa menguatkan satu sama yang lain antar unsur-unsur yang ada.

12. Irama

Unsur irama disebut juga sebagai rhyme. Unsur irama pada karya seni rupa merupakan pengulangan satu ataupun lebih unsur yang ditemukan terhadap karya seni rupa secara teratur dan terus menerus. Kesan yang bisa diberikan oleh unsur irama pada karya seni rupa merupakan menghasilkan karya seni rupa yang dibuat menjadi bergerak sehingga bisa memberikan nilai estetika yang lebih baik.

Pengulangan pada unsur irama terhadap karya seni rupa bisa berupa pengulangan bentuk, pengulangan garis, bisa juga dengan pengulangan warna. apabila pengulangan bentuk diletakkan di zona yang sama maka akan memberikan kesan tidak aktif terhadap seni rupa. Seorang pembuat karya seni rupa harus pintar pada membuat pengulangan unsur-unsur ini untuk menghasilkan irama harmonis.

13. Gradasi

Unsur gradasi pada karya seni rupa berarti unsur yang bisa dihasilkan dengan menggabungkan susunan warna berlandaskan tingkat perpaduan yang akan digunakan. Gradasi ini dibuat dengan menyusun warna sesuai dengan tingkatannya berlandaskan kecerahan yang rendah hingga kecerahan yang tinggi. Bisa juga diusahakan dengan sebaliknya dari tingkat warna dengan kecerahan tinggi ke kecerahan yang rendah.

Gradasi ini ialah unsur yang paling penting pada menghasilkan karya seni rupa yang indah dan terlihat nyata. Unsur gradasi biasa dipakai pada pembuatan karya seni rupa 2 dimensi seperti karikatur, lukisan, mozaik. Unsur ini cocok dipakai untuk karya seni rupa 2 dimensi karena bisa menghidupkan karya seni tersebut.

14. Proporsi

Unsur proporsi merupakan unsur terhadap karya seni rupa yang dipakai untuk membandingkan bagian yang satu dengan bagian yang lain. Unsur ini bisa menghasilkan suatu karya seni rupa menjadi terlihat selaras sehingga nyaman dipandang. Unsur proporsi ini terdiri dari besar, kecil, panjang, pendek, luas, sempit, tinggi, rendah yang harus sangat diperhatikan pada proses pembuatannya supaya tampak seimbang apabila dilihat.

Unsur penekanan merupakan unsur terhadap karya seni rupa yang bisa didapatkan dari 2 unsur yang berlawanan. contohnya saja suatu karya seni rupa mempunyai perbedaan pada unsur bentuk, warna, dan ukuran. Unsur penekanan ini dibuat supaya suatu karya seni rupa memberikan kesan yang tidak terus dan bisa menguatkan satu sama yang lain antar unsur-unsur yang ada.

15. Keserasian

Unsur keserasian ini bisa dihasilkan dari persatuan bermacam unsur-unsur seni rupa yang lain seperti bentuk, garis, bidang yang berbeda. Unsur keserasian bisa menghasilkan karya seni rupa yang terlihat serasi pada bermacam sisi seperti komposisi, tekstur, gradasi, dan lain sebagainya.

16. Keseimbangan

Unsur keseimbangan ataupun balance merupakan unsur yang paling berkaitan dengan berat ringannya suatu karya seni rupa. Unsur keseimbangan ini bisa didapatkan dengan menjadikan karya seni rupa dengan susunan tertentu yang diatur sebaik mungkin sehingga menghasilkan suatu keteraturan dan keseimbangan terhadap tiap sisinya. Unsur ini bisa dibuat dengan trik formal/ simetris, asimetris/ informal, dan radial.

Unsur keseimbangan terhadap karya seni rupa terdiri dari 4 jenis yakni keseimbangan sentral (terpusat), keseimbangan diagonal, keseimbangan simetris, dan keseimbangan asimetris

17. Komposisi

Unsur komposisi merupakan unsur seni rupa yang bisa menentukan dasar keindahan pada suatu karya seni rupa. Unsur komposisi ini berkaitan dengan unsur-unsur seni rupa beda yang disususn secara teratur dan serasi. Dengan memperhatikan unsur komposisi pada pembuatan karya seni rupa maka akan tercipta suatu karya seni rupa yang paling ekspresif dan memberikan nilai estetika yang paling tinggi.

18. Aksuentasi

Unsur aksuentasi merupakan unsur yang terdapat pada suatu karya seni rupa yang berkaitan dengan posisi. Unsur ini bisa didapatkan dengan mengerjakan posisi obyek dari karya seni rupa yang dipadukan dengan unsur-unsur seni rupa beda seperti garis, bentuk, warna, serta lingkungan antara di mana obyek tersebut berada. Unsur ini bisa menjadikan suatu obyek karya seni rupa menjadi lebih menonjol dari lingkungan lain.

19. Perhatian

Pusat perhatian (center of interest) ialah unsur yang paling penting untuk menjadikan obyek yang terdapat pada suatu karya seni rupa menjadi lebih menarik. Unsur ini dibuat dengan usaha untuk menampilkan bagian tertentu dari karya seni rupa supaya terlihat lebih menonjol dari bagian yang lain.

Pusat perhatian (center of interest) ini biasa dipakai oleh pembuat suatu karya seni rupa untuk menyampaikan inti pesan yang tentu disampaikan suatu karya seni rupa. Pusat perhatian (center of interest) bisa dikatakan sebagai obyek utama yang terdapat di antara obyek-obyek pendukung dan penunjang pada suatu karya seni rupa.

20. Imajinasi

Suatu karya seni rupa diciptakan tidak jauh dari imajinasi sang penciptanya. Imajinasi ini terus direalisasikan menjadi suatu karya seni rupa yang bagus. Kemampuan imajinasi dari pencipta suatu karya seni rupa tentu menentukan hasil dari karya seni rupa yang dihasilkan. Semakin baik kemampuan imajinasi pencipta karya seni rupa maka hasil karya seni rupa yang diciptakan juga tentu menjadi semakin baik.

Jenis – Jenis Seni Rupa

Unsur Seni Rupa
Unsur Seni Rupa

Berikut ini adalah Jenis-Jenis Seni Rupa yang perlu kalian ketahui, antara lain:

1. Seni Rupa Murni

Ini merupakan suatu cabang seni yang menimbulkan karya yang lebih fokus terhadap nilai keindahan ataupun estetisnya saja, dan tidak memperdulikan nilai-nilai praktis dari karya yang dibuat. mengenai beberapa contoh yang termasuk ke pada jenis seni ini merupakan sebagai berikut;

  • Seni lukis
  • Seni grafis
  • Seni kaligrafi
  • Seni patung
  • Seni keramik

2. Seni Desain

Seni desain merupakan cabang seni yang berkaitan dengan proses kreatif pada merencanakan ataupun merancang bentuk. Beberapa yang termasuk di pada seni desain merupakan sebagai berikut;

  • Arsitektur
  • Desain interior
  • Desain busana
  • Desain visual
  • Desain busana

3. Seni Kriya

Seni kriya merupakan suatu karya seni yang diciptakan dengan menggunakan keterampilan tangan serta memperhatikan nilai seni dan aspek fungsional suatu karya yang dihasilkan. Beberapa yang termasuk seni kriya merupakan sebagai berikut:

  • Kriya rotan
  • Seni pahat dan ukir kayu
  • Kerajinan kriya bambu
  • Kriya keramik
  • Kriya loga

Nahh, itulah penjelasan mengenai Unsur Seni Rupa meliputi, Pengertian Seni Rupa, Pembagian Seni Rupa, Fungsi & Jenis yang bisa Anda jadikan sebagai referensi ataupun tugas kalian. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan Anda dan juga bisa bermanfaat bagi kita semua. Aamiin

Leave a Comment